Kiri Kanan
Jaksa Agung sebut putusan First Travel tak sesuai tuntutan
Elshinta
Minggu, 17 November 2019 - 17:15 WIB |
Jaksa Agung sebut putusan First Travel tak sesuai tuntutan
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Sumber foto: https://bit.ly/2qopKgC

Elshinta.com - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menganggap putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terhadap perkara penipuan dan pencucian uang di perusahaan agen umrah First Travel tidak sesuai dengan tuntutan jaksa.

Meski putusan kasasi MA telah menetapkan bahwa aset sitaan barang bukti First Travel untuk dilelang, menurut Burhanuddin, seharusnya aset harta tersebut dikembalikan kepada korban. Dengan demikian, ia menganggap putusan tersebut bermasalah.

"Padahal kami tuntutannya (aset barang bukti) dikembalikan kepada korban, putusan itu kan jadi masalah," ungkap Burhanuddin di Bandung, Minggu (17/11), dilaporkan Antara.

Dalam perkara itu, Pasal 378 dan 372 KUH Pidana yang diterapkan jaksa mengacu kepada fakta bahwa para jemaah gagal berangkat umrah meski sudah membayar sejumlah uang. Dari perkara tersebut, diketahui bahwa uang tersebut digunakan oleh bos First Travel untuk belanja barang-barang mewah.

Sedangkan permasalahan itu dimulai dari putusan tingkat kasasi di MA yang menetapkan bahwa seluruh harta First Travel bukan dikembalikan ke jemaah, melainkan ke negara.

Ia menyebut pihaknya sedang mencari upaya hukum yang bisa ditempuh, karena putusan tersebut memiliki kekuatan hukum tetap. "Justru itu sedang kami bahas. Upaya hukum apa yang bisa kembali dilakukan," pungkasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua MPR minta Erick pidanakan mantan Dirut Garuda
Minggu, 08 Desember 2019 - 06:32 WIB
Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta Menteri BUMN Erick Th...
Semua pihak harus hormati putusan MA dalam kasus BMG
Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:07 WIB
Putusan yang membebaskan mantan Direktur Keuangan Pertamina, Frederick ST. Siahaan dalam kasus dugaa...
KPK dapat turun tangan usut penyelundupan Garuda Indonesia
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:45 WIB
Pakar hukum pidana Indriyanto Seno Adji menilai KPK melalui Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pe...
Ketua MPR minta Erick pidanakan mantan dirut Garuda
Jumat, 06 Desember 2019 - 06:32 WIB
Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta Menteri BUMN Erick Th...
Kemenhub sebut ada ketidaksesuaian manifest pesawat Garuda
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:53 WIB
Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa Otoritas Bandar Udara melaporkan ada ketidaksesuaian ant...
Kasus Garuda, Menteri BUMN tunggu keputusan Bea Cukai
Kamis, 05 Desember 2019 - 18:19 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku masih menunggu hasil investigasi Bea dan Cukai terkait dugaan peny...
Kemenhub akan beri sanksi Garuda jika terbukti bersalah
Kamis, 05 Desember 2019 - 18:07 WIB
Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan sanksi kepada maskapai Garuda Indonesia jika terbukti bersa...
KPK panggil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI saksi Imam Nahrawi
Kamis, 05 Desember 2019 - 12:07 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas seba...
Satgas khusus dibentuk selidiki pemilik granat asap meledak di Monas
Kamis, 05 Desember 2019 - 06:46 WIB
Polda Metro Jaya membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus untuk mengusut pemilik granat asap yang ...
Lima sindikat belasan kilo sabu asal Malaysia dihukum seumur hidup
Rabu, 04 Desember 2019 - 21:12 WIB
Lima orang sindikat sabu belasan kilo asal Malaysia dihukum seumur hidup dalam persidangan yang ber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)