LIPI segera teliti kandungan mikroplastik cemari laut Indonesia
Elshinta
Senin, 18 November 2019 - 17:30 WIB |
LIPI segera teliti kandungan mikroplastik cemari laut Indonesia
Plt Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI Nugroho Dwi Hananto. Sumber foto: https://bit.ly/2NWVx1u

Elshinta.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) segera meneliti kandungan mikroplastik yang mencemari lautan Indonesia sehingga dapat dicarikan alternatif penanganannya.

"Di samping kita meneliti plankton, kita juga meneliti mikroplastik termasuk jenisnya, bagaimana dinamikanya di dalam lautan dan sebagainya," kata Plt Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI Nugroho Dwi Hananto di Jakarta, Senin (18/11).

Dwi menjelaskan penelitian mikroplastik tersebut sejalan dengan riset lainnya yang segera dimulai pada 18 hingga 25 Desember 2019 di sejumlah titik yaitu Perairan Selatan Jawa, Selat Bali hingga ke Selat Makasar.

Pada riset itu, tim peneliti akan mengambil sampel air dan diekstrak untuk mengetahui apakah ada unsur mikroplastik di sejumlah perairan Tanah Air akibat sampah plastik yang sudah menjadi isu global.

"Tujuan dari penelitian mikroplastik ini juga untuk mengetahui langkah mitigasinya," ujar dia, dikutip Antara.

Terkait pemetaan awal sebaran titik mikroplastik yang paling banyak di perairan Indonesia, Dwi mengaku belum memiliki data tersebut. Namun, hal itu akan segera diketahui setelah adanya penelitian mendalam. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Atasi masalah sampah, Pemkab Boyolali terima bantuan mesin pencacah plastik
Minggu, 13 Juni 2021 - 14:15 WIB
Direktorat Jendral Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) melalui Bala...
Kawasan TPA Batulayang Pontianak ditanami pepohonan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 14:11 WIB
Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batulayang di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Pro...
LPHD Pasar Rawa masuk nominasi penerima Kalpataru 
Kamis, 10 Juni 2021 - 15:22 WIB
Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Sumatera Uta...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kabupaten Magelang gelar gerakan `Merti Kali Elo`
Kamis, 10 Juni 2021 - 14:48 WIB
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Lingkungan H...
Dukung program ekonomi hijau Jokowi, PT KHE bangun PLTA di Kaltara 
Kamis, 10 Juni 2021 - 12:35 WIB
Presiden Joko Widodo menegaskan tengah fokus mengembangkan ekonomi hijau (green economy), termasuk d...
Cegah karhutla, TNI-Polri dan Manggala Agni bersinergi gelar patroli terpadu
Rabu, 09 Juni 2021 - 18:10 WIB
Anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 1208-04/Jawai, melaksanakan kegiatan Patroli Terpadu Pencega...
Cara Jokowi hijaukan kawasan industri di Kaltara
Rabu, 09 Juni 2021 - 16:26 WIB
Menghidupkan industri di provinsi muda bukan sesuatu yang mudah, terlebih seiring dengan tuntutan ke...
Bappenas prediksi sampah makanan capai 112 juta ton/tahun pada 2024
Rabu, 09 Juni 2021 - 15:35 WIB
Kementerian PPN/ Bappenas memprediksi sampah makanan atau timbulan akibat food loss and waste (FLW...
Punya cadangan besar, gas metana hidrat jadi solusi energi bersih RI
Selasa, 08 Juni 2021 - 16:57 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan potensi cadangan gas metana hidrat di Indonesia diperkiraka...
Aktivis lingkungan minta Pemerintah Jepang tidak buang limbah nuklir
Selasa, 08 Juni 2021 - 15:07 WIB
Aktivis Indonesia Antinuklir Fukushima (IANFU) menggelar aksi peringatan Hari Laut Sedunia dengan tu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV