DKTJ nilai ERP adalah solusi tepat atasi kemacetan di Jakarta
Elshinta
Senin, 18 November 2019 - 17:45 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
DKTJ nilai ERP adalah solusi tepat atasi kemacetan di Jakarta
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OknBus

Elshinta.com - Sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) akan diterapkan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Pengguna kendaraan pribadi akan dikenakan biaya jika mereka melewati suatu area atau koridor yang macet pada periode waktu tertentu.

Selain ganjil genap, penerapan ERP juga dinilai mampu mengurangi kemacetan di DKI Jakarta.

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DKTJ), Iskandar Abubakar mengatakan bahwa yang terpenting adalah kendaraan tersebut harus sudah memiliki nomor elektronik. Sehingga ketika melewati ruas jalan tersebut maka langsung terdeteksi nomor kendaraannya.

"Jadi yang paling utama adalah menggunakan sistem yang benar-benar handal, yang bisa menangkap setiap kendaraan yang masuk ke dalam kawasan ERP," kata Iskandar kepada Elshinta, Senin (18/11).

Menurutnya kebijakan ganjil genap hanya dapat berlaku dalam waktu jangka pendek. Jika sistem ganjil genap diterapkan dalam waktu jangka panjang, maka akan ada kecenderungan masyarakat untuk membeli kendaraan kedua.

"Pada akhirnya efektivitas dari sistem ganjil genap ini akan berkurang," paparnya.

Berbeda dengan ERP, karena tergantung dengan besaran tarif yang berlaku di ruas jalan tersebut. "Semakin tinggi tarif yang ada, maka semakin berkurang orang untuk menggunakan kendaraan pribadi," ujarnya.

Dikatakan Iskandar, bahwa dengan adanya ERP ini memancing masyarakat untuk terus beralih menggunakan transportasi umum. Terlebih transportasi umum saat ini sudah sangat baik.

Ia menyatakan bahwa sistem ERP ini salah satu langkah yang bagus untuk ditempatkan di DKI Jakarta guna menjadi solusi mengatasi kemacetan yang selama ini ada.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Metro Jaya akan berlakukan kembali penilangan 15 jenis pelanggaran lalin 
Selasa, 14 Juli 2020 - 06:54 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan memberlakukan kembali penilangan terhadap pelanggar lal...
Wagub DKI berharap MPLS tumbuhkan semangat baru di tengah pandemi
Senin, 13 Juli 2020 - 20:38 WIB
Sesuai Kalender Pendidikan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Tahu...
Puluhan ekor hewan kurban di Jakpus diperiksa petugas KPKP
Senin, 13 Juli 2020 - 18:37 WIB
Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat melakukan pemeriksaan ...
Erick Thohir beri apresiasi dua petugas KRL penemu uang Rp500 juta
Senin, 13 Juli 2020 - 16:36 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan sikap jujur petugas KRL dapat menginspirasikan pegawai BUMN l...
Menko PMK jelaskan istilah `new normal`
Senin, 13 Juli 2020 - 15:36 WIB
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan penggunaan istil...
DPR pertanyakan Ditjen Imigrasi terkait paspor Djoko Tjandra
Senin, 13 Juli 2020 - 14:46 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani mempertanyakan mengapa pihak Direktorat Jenderal Imi...
Bus bantuan efektif urai padatnya penumpang KRL Stasiun Bogor hari ini
Senin, 13 Juli 2020 - 09:10 WIB
Bus bantuan sebanyak 150 unit yang disediakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI...
Penambahan kasus COVID-19 di DKI Jakarta tertinggi
Minggu, 12 Juli 2020 - 20:11 WIB
Provinsi DKI Jakarta mengalami penambahan kasus tertinggi selama menangani kasus positif COVID-19, y...
KPK nilai Perpres Kartu Prakerja sudah muat rekomendasinya
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:12 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi menilai Peraturan Presiden (Perpres) baru mengenai Kartu Prakerja sudah...
Katedral selenggarakan misa langsung pertama setelah tiga bulan PSBB
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:41 WIB
Gereja Katedral Jakarta kembali menggelar misa langsung pertama dengan dihadiri umat Kristen setelah...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV