Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Indonesia desak Malaysia minta maaf terkait insiden pemukulan suporter
Elshinta
Sabtu, 23 November 2019 - 06:17 WIB |
Indonesia desak Malaysia minta maaf terkait insiden pemukulan suporter
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2s9WScK

Elshinta.com - Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan pernyataan yang mendesak permohonan maaf dari Malaysia terkait insiden penganiayaan suporter Indonesia yang terjadi sebelum dan sesudah laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Malaysia versus Indonesia, Selasa (19/11).

Permintaan itu tertuang dalam surat bernomor 11.22.12/SET/XI/2019 yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Jumat (22/11) dan ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Belia dan Sukan Malaysia.

Pada alinea keempat surat tersebut tertulis, "Namun demikian, karena krusialnya kejadian di Kuala Lumpur tersebut, kami atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia menyampaikan sikap kekecewaan yang sangat mendalam dan mengutuk keras atas terjadinya insiden tersebut dan meminta dengan sangat kepada Pemerintah Malaysia untuk:

"1. melakukan proses hukum atas terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh oknum suporter Malaysia terhadap suporter Indonesia secara prosedural, obyektif dan transparan.

"2. menyampaikan permohonan ma'af secepatnya kepada Pemerintah Republik Indonesia, karena ketika insiden serupa terjadi di Stadion GBK pada tanggal 5 September 2019, maka langsung besok paginya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyampaikan permohonan ma'af. Itikad baik permohonan ma'af sesungguhnya pernah dilakukan oleh Menteri Sukan dan Belia Malaysia Khairy Jamaluddin pada tanggal 20 Agustus 2017 langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia saat berlangsung SEA Games 2017 di Kuala Lumpur akibat insiden bendera yang terbalik."

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyesalkan terjadinya kekerasan terhadap suporter Indonesia di Kuala Lumpur.

Menurut Kemenpora, kejadian tersebut bertentangan dengan esensi diterimanya permohonan maaf Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi pada tanggal 6 September 2019 baik melalui surat No. S.9.6.1/MENPORA/IX/2019 yang ditujukan kepada Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman maupun dalam pertemuan resmi secara langsung yang dilakukan di Jakarta pada tanggal itu.

“Dalam pertemuan tersebut, kedua Menteri sudah sangat berharap agar insiden yang pernah terjadi di Stadion GBK Jakarta pada tanggal 5 September 2019 tidak terulang kembali baik di Malaysia maupun Indonesia. Bahkan Menteri Belia dan Sukan Malaysia dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa tim nasional Indonesia yang akan bertanding di Kuala Lumpur pada tanggal 19 November 2019 akan diterima dengan baik dan penuh kekeluargaan,” tulis Kemenpora dalam suratnya, dihimpun Antara.

Sebagai penutup, Kemenpora RI berharap agar dampak sosial dan politik akibat insiden suporter di Malaysia tidak berkepanjangan karena berpotensi turut mengganggu hubungan diplomatik kedua negara yang sesungguhnya sudah baik selama ini.

Surat pemerintah Indonesia itu sendiri ditembuskan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia dan Ketua Umum PSSI.

Laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Indonesia versus Malaysia pada Selasa (19/11) di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, diwarnai insiden kericuhan suporter kedua tim. Setelah kejadian itu, Polisi Diraja Malaysia menahan tiga suporter Indonesia. Mereka ditangkap dengan dugaan menyebarkan ‘teror bom’ di media sosial. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seleksi Timnas Indonesia U-19 yang tak biasa dari Shin Tae Yong
Jumat, 17 Januari 2020 - 07:20 WIB
Seleksi pemain untuk masuk tim nasional Indonesia U-19 masih berlanjut. Ada yang berbeda dari kegiat...
PSSI ungkap yang dicari Shin Tae-Yong dari pemain timnas Indonesia
Kamis, 16 Januari 2020 - 08:23 WIB
Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan, manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong mencari ...
Shin Tae-Yong tuntut Timnas U-19 berlaga dengan intensitas tinggi
Rabu, 15 Januari 2020 - 08:40 WIB
Manajer pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-Yong menuntut Tim Nasional U-19, yang disiapkan unt...
Shin Tae Yong mulai program kepelatihan di Timnas Indonesia
Jumat, 10 Januari 2020 - 08:38 WIB
Telah tiba di Jakarta, manajer pelatih tim nasional, Shin Tae Yong memulai program kepelatihan untuk...
Soal pelatih timnas, Menpora: Sesuai arahan Jokowi
Senin, 30 Desember 2019 - 06:26 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali menyebutkan bahwa penunjukkan Shin Tae-Yong se...
Pelatih timnas senior Indonesia diperkenalkan besok
Jumat, 27 Desember 2019 - 12:20 WIB
PSSI akan memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai manajer dan pelatih tim nasional senior Indonesia, pa...
PSSI sudah menyiapkan pemain hadapi Piala Dunia U-20 2021
Senin, 16 Desember 2019 - 14:38 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan sudah menyiapkan para pemain yang akan berl...
Demi genjot prestasi, Kemenpora siapkan roadmap sepak bola nasional
Kamis, 12 Desember 2019 - 09:00 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyiapkan peta jalan pengembangan sepak bola nasio...
Indonesia tertinggal 0-1 dari Vietnam pada babak pertama
Selasa, 10 Desember 2019 - 20:08 WIB
Tim nasional Indonesia U-22 tertinggal 0-1 dari Vietnam pada babak pertama pertandingan final sepak ...
Pelatih: Timnas U-22 Indonesia siap hadapi Vietnam di final SEA Games
Senin, 09 Desember 2019 - 10:21 WIB
Pelatih Tim Nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri memastikan semua anak asuhnya siap bertempur mengh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV