Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Indahnya Bunga Tabebuya yang mekar di Magelang
Elshinta
Sabtu, 23 November 2019 - 08:54 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Indahnya Bunga Tabebuya yang mekar di Magelang
Sumber Foto: Kurniawati/Radio Elshinta

Elshinta.com - Bunga pohon Tabebuya di Kota Magelang mulai bermekaran beberapa waktu terakhir. Di sejumlah ruas jalan protokol tampak bunga yang mekar berwarna putih dan merah jambu. Sebuah kombinasi yang cantik serasa berada di Jepang.

Deretan pohon itu pun menarik warga untuk menepi lalu berswafoto mengabadikan pohon yang berasal dari Brasil itu. Salah satunya terlihat di Jalan Sarwo Edie Wibowo, tepat di depan Kantor Pemerintah Kota Magelang, Sabtu (23/11) pagi.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, menyebutkan sejak ditanam 2010 silam pohon ini telah tumbuh dan berkembang di beberapa titik di Kota Magelang. Biasanya dalam setahun bunga ini mekar setahun dua kali, pada bulan Maret dan Oktober.  "Tahun ini istimewa karena tiga kali mekar, pada Maret, Oktober dan November," kata Kepala Bidang Pengelolaan PJU, Pertamanan dan Pemakaman, DLH, Kota Magelang, Uswatun Hasanah, kepada Kontributor Elshinta, Kurniawati.

Dijelaskannya, pada 2010 pohon hanya di tanam di empat titik, yakni di Jalan Pahlawan (35 pohon), Jalan Piere Tendean (20), Jurangombo (25) dan Jalan Sudirman (20). Tahun berikutnya, pohon ditambah di titik strategis di Kota Magelang antara lain di Jalan Tentara Pelajar, PJKA Kebonpolo, Jalan Daha, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Kapten Suparman, Jalan Sriwijaya, Taman Shoppin dan sebagainya. "Total ada 2007 pohon, walaupun memang ada beberapa pohon yang kita pangkas dan tebang untuk perawatan," paparnya.

Menurut ibu yang biasa dipanggil Ana itu, pohon Tabebuya termasuk pohon yang mudah ditanam sampai perawatannya. Hanya diberi pupuk setiap bulan, disiram dan dipangkas secara berkala. Menurutnya, butuh sekitar 1-2 tahun bunga akan mekar sejak bibit ditanam. "Awalnya kita tanam bibit, tapi kita coba tanam batangnya saja tapi yang sudah tua ternyata bisa hidup. Saat ini kita coba tanam di Kebun Bibit Senopati," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengaku senang melihat wajah Kota Magelang yang kian waktu semakin cantik. Selain bersih, juga karena adanya bunga pohon Tebabuya yang bermekaran di sepanjang jalan protokol. Pemkot Magelang sendiri telah mencanangkan gerakan warga menaman pohon atau tanaman untuk menguatkan slogan Kota Magelang sebagai Kota Sejuta Bunga.

"Semakin hari kita lihat kota kita ini semakin bersih dan cantik, ditambah ada bunga Tabebuya ini. Tinggal tugas kita bersama untuk menjaganya, jangan di rusak, syukur-syukur kita ikut menanamnya. Ndak usah harus Tabebuya, tanaman lainnya juga bisa di pekarangan rumah saja cukup," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungan kapal pesiar tidak berkontribusi besar bagi Raja Ampat
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:56 WIB
Kunjungan kapal pesiar belum sepenuhnya membawa dampak yang baik bagi pemerintah dan masyarakat di K...
Genjot pariwisata Berau, Bandara Kalimarau siapkan transportasi bagi turis
Kamis, 23 Januari 2020 - 08:24 WIB
Sebagai pintu masuk utama untuk menikmati keindahan destinasi wisata di Kabupaten Berau, maka Unit ...
Wisatawan mancanegara lalui Bandara Ngurah Rai Bali tumbuh tiga persen 
Rabu, 22 Januari 2020 - 20:34 WIB
Selama periode bulan Januari hingga Desember tahun 2019 yang lalu, wisatawan mancanegara (wisman) da...
Ketika Negeri Hitler melirik `halal tourism`
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:58 WIB
Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman ternyata mulai melirik potensi wisata muslim (halal touri...
 Membidik `halal tourism` di Eropa
Selasa, 21 Januari 2020 - 20:43 WIB
Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman mulai melirik potensi wisata muslim (halal tourism). Ini ...
Bandara YIA beroperasi, Kulon Progo garap Pantai Glagah `go international`
Senin, 20 Januari 2020 - 18:48 WIB
Hadirnya Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo diharapkan meningka...
Disporapar prediksi wisatawan hadiri Cap Go Meh 2020 lebih ramai
Senin, 20 Januari 2020 - 10:47 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Natalia memprediksi wisatawan yang...
Eks lokalisasi terbesar di Lumajang bakal disulap jadi obyek wisata
Jumat, 17 Januari 2020 - 18:56 WIB
Eks lokalisasi di Sumbersuko, Kabupaten Lumajang Jawa Timur bakal direnovasi dan menjadi obyek wis...
Pulau Karya miliki spot wisata Pantai Cikaya
Kamis, 16 Januari 2020 - 17:57 WIB
Kawasan timur Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara kini dijadikan spot wisa...
Nikmati eksotis lereng Gunung Semeru pengunjung tak perlu bayar tiket
Minggu, 12 Januari 2020 - 10:14 WIB
Objek wisata alam yang dikembangakan di wilayah lereng gunung Semeru oleh Kelompok Sadar Wisata (Pok...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV