Kemenkes ingatkan penanganan Hepatitis A harus cari sumber penularan
Elshinta
Minggu, 24 November 2019 - 08:14 WIB |
Kemenkes ingatkan penanganan Hepatitis A harus cari sumber penularan
Arsip-Pasien bernama Fandri siswa kelas 3 SMPN 20 Depok penderita Hepatitis A menjalani rawat inap di RSUD Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11). Sumber Foto: https://bit.ly/2QKySXV

Elshinta.com - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu mengingatkan penanganan kasus Hepatitis A yang terjadi di Depok, Jawa Barat harus dicari sumber penularan oleh petugas setempat yang penting untuk ditelusuri.

“Yang paling penting bagaimana caranya sumber penularan itu (Hepatitis A) bisa berhenti. Itu yang dilakukan upaya-upaya bersama dengan Dinkes setempat,” kata Wiendra dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/11).

Menurut Wiendra, penanganan kasus sejumlah masyarakat terjangkit penyakit Hepatitis A di Depok dilakukan secara berjenjang yang dimulai dari Dinas Kesehatan Kota Depok. Dia mengatakan Dinas Kesehatan setempat sudah melakukan upaya seperti membuat posko kesehatan dan setiap hari melaporkannya.

"Cuma mungkin yang belum ditetapkan itu status dari Hepatitis A. Kalau kita melihat itu seharusnya sudah membuatkan penetapan KLB. Di dalam penetapan KLB ini kalau pemimpin daerah sudah menetapkan (KLB) maka leading sektor ada di pemerintah daerah, tapi kami pun sudah berkoordinasi bersama-sama mengatasi masalah ini,” ujarnya, dikutip Antara.

Wiendra mengatakan yang pertama harus dilakukan adalah mencari sumber penularan kasus. “Selanjutnya upaya yang dilakukan Dinkes sudah sesuai dengan SOP, misalnya yang positif (Hepatitis A) diobati sesuai dengan tata laksana, penjajakan makanan juga diperiksa. Orang yang pertama (terjangkit Hepatitis A) itu harus dicari untuk menentukan apa sebenarnya sumber penularan,” kata Wiendra.

Menurut dia, penanganan Hepatitis A tidak bisa selesai dengan cepat karena masa penularannya dalam rentang waktu 28-30 hari. Namun, Wiendra menjelaskan untuk sementara Kementerian Kesehatan dengan Dinas Kesehatan Depok terus melakukan upaya-upaya untuk menurunkan angka kasus Hepatitis A.

Upaya tersebut dilakukan di antaranya dengan mendirikan posko kesehatan, memeriksa kualitas makanan yang ada, dan sanitasi. Sebelumnya diberitakan siswa dan guru di SMPN 20 Depok terjangkit penyakit Hepatitis A pada Rabu (20/11). Meneteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan sebanyak 72 kasus ditemukan di Depok yaitu 38 laki-laki, 34 perempuan, dan dirawat tiga orang. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Jumat, 03 Juli 2020 - 23:15 WIB
Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam ...
 Apa saja kado yang membuat suami bahagia saat berulang tahun?
Kamis, 02 Juli 2020 - 23:15 WIB
Ulang tahun pasangan hidup memang merupakan momen yang istimewa. Seperti halnya wanita,pria pun diam...
Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang tinggal dua orang
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:12 WIB
 Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga hari ini t...
Pakar Kesehatan Masyarakat UI sebut polusi udara tingkatkan kematian penderita COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:12 WIB
Pakar Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Profesor Budi Haryanto menegaskan, berbagai pe...
 Agar wajah pria selalu sehat, tak bisa hanya dengan cuci muka saja
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:15 WIB
Cara merawat wajah pria dengan wanita tentu berbeda. Kulit pria cenderung lebih berminyak dan tebal ...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar minta warga tetap waspada saat normal baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:11 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad memint...
Ini manfaat biji basil, tingkatkan energi hingga redakan kram perut  
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:39 WIB
Belakangan ini nama basil atau sering disebut selasih menjadi naik daun lantaran banyak yang mulai m...
 Tahukah pria, kebiasaan sehat yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim?
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:15 WIB
Setelah berhubungan seks, banyak pasangan yang memilih langsung tidur. Ternyata kebiasaan ini bisa m...
Marmalade, inovasi Balitbangtan jadikan kulit jeruk nikmat disantap   
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:46 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menghasilkan inovas...
Gugus Tugas Purwakarta: Tak ada lagi pasien positif COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:37 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyatakan sudah ti...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV