Kemendikbud sebut Rokat Tasek perwujudan hubungan manusia dan pencipta
Elshinta
Minggu, 24 November 2019 - 14:53 WIB |
Kemendikbud sebut Rokat Tasek perwujudan hubungan manusia dan pencipta
Sumber foto: https://bit.ly/2KMHr0k

Elshinta.com - Direktur Kepercayaan dan Tradisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Chtistiyati Ariani mengatakan Rokat Tasek atau Petik Laut adalah budaya pesisir yang merupakan perwujudan hubungan antara manusia dengan pencipta alam.

"Hampir semua pesisir di Indonesia memiliki budaya petik laut, nelayan merupakan salah satu profesi yang memiliki risiko yang tinggi, sehingga mereka merasa perlu untuk melakukan hubungan yang baik dengan pencipta alam agar memperoleh keselamatan selama melakukan penangkapan ikan," kata Christi saat acara Gelar Tradisi Masyarakat Pesisir Rokat Tasek 2019 di Desa Pasongsongan, Sumenep, Minggu (24/11).

Dihimpun Antara, dalam pagelaran tersebut, masyarakat biasanya membuat acara seperti menghias kapal, dan menggelar tari-tarian sebagai rasa syukur.

Christi mengatakan pelaksanaan `Rokat Tasek` ini selain sebagai ungkapan permohonan keselamatan juga merupakan perwujudan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas berlimpahnya hasil tangkapan dan juga upaya untuk memelihara pengetahuan dan praktik lokal penjaga keharmonisan antara alam dengan aktivitas manusia.

Kearifan lokal melalui tradisi `Rokat Tasek` diharapkan dapat kembali menguatkan peran penting budaya, khususnya sebagai wahana dalam menciptakan keseimbangan hidup antara manusia dengan alam dan menguatkan ikatan sosial diantara masyarakat nelayan itu sendiri. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Habib Syech: Islam itu sejuk, bukan membuat keributan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:45 WIB
Tokoh agama Kota Surakarta Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf menegaskan Islam itu selalu membuat k...
Menag kecam intoleransi di Solo, minta jajarannya intensifkan dialog
Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:48 WIB
Kasus kekerasan dan intoleransi kembali terjadi di Indonesia. Pada Sabtu (8/8) malam, ratusan warga ...
 Diwarnai protokol kesehatan, Jamasan Keris Kiai Cinthaka Sunan Kudus digelar
Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:11 WIB
Prosesi penjamasan mencuci (pusaka) berupa keris Kiai Cinthaka Sunan Kudus yang berumur ratusan tahu...
Raja Galuh sesalkan pernyataan Menteri PMK
Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:26 WIB
Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menyesalkan pernyata...
Tekad MS Kalang Juang revitalisasi seni Sunda yang punah
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:28 WIB
Hilangnya beberapa seni tradisonal Sunda mengundang keprihatian pelaku seni. Diantaranya Seni Pertun...
Protokol kesehatan diharapkan cepat berubah dari kebiasaan jadi kebudayaan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:13 WIB
Pandemi COVID-19 menuntut masyarakat untuk menciptakan kebiasaan baru di tengah kehidupan. Kebiasaan...
Presiden salat Idul Adha di halaman Wisma Bayurini
Jumat, 31 Juli 2020 - 08:56 WIB
Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Jokowi, dan putra bungsu mereka, Kaesang Pangarep, melaksana...
MUI: Pelaksanaan salat id harus pertimbangkan kondisi faktual
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:55 WIB
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh mengatakan, pelaksanaan S...
Ingat protokol kesehatan, masyarakat diimbau tidak takbir keliling
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:01 WIB
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak menggelar takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Adha...
Masyarakat diimbau Salat Idul Adha di rumah, terutama yang di zona merah COVID-19
Kamis, 30 Juli 2020 - 07:49 WIB
Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Adha tahun ini di rumah d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV