Kiri Kanan
Tim gabungan Dinkes Magelang renovasi rumah penderita TB
Elshinta
Selasa, 26 November 2019 - 16:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tim gabungan Dinkes Magelang renovasi rumah penderita TB
Tim gabungan Dinkes Magelang renovasi rumah penderita TB. Foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim gabungan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Magelang, Jawa Tengah mendatangi rumah seorang pasien Tuberkulosis (TB), Lovend Cahya Christia (22), di Kampung Karanggading RT: 04 RW: 02 Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. Kedatangan mereka merupakan respon cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang atas laporan masyarakat terkait keberadaan pasien tersebut. 

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Magelang, Lilik Sunarto mengatakan, pasien Lovend telah berada di RSUD Tidar untuk penanganan medis yang lebih intensif tidak lama setelah adanya laporan warga. 

“Pasien sudah ditangani oleh dokter di RSUD Tidar. Sekarang kami datangi rumah tinggalnya dan ternyata kondisi rumah tidak sehat, minim sirkulasi udara," tuturnya kepada media, termasuk Kontributor Elshinta, Kurniawati.

Lilik menyebutkan, tim akan melakukan renovasi di beberapa titik rumahnya, antara lain dengan membuka akses pencahayaan dan membuat ventilasi agar aliran sirkulasi udara. Menurutnya, kondisi rumahnya lembab sehingga sangat berpotensi menimbulkan penyakit apalagi TB adalah penyakit yang sangat mudah menular.

"Kuman TB bisa mati jika kena matahari. Sirkulasi udara yang baik juga bisa mencegah penularan, apalagi Budhenya Lovend yang tinggal di rumah ini juga sakit TB tapi sudah sembuh, dan saudara laki-lakinya juga ada yang sakit," katanya.

Untuk di Kota Magelang sendiri penderita TB meningkat sejak tahun 2018. Tahun lalu, jumlah pasien baru TB Paru sebanyak 94 orang dan TB Ekstra Paru 2 orang. Sedangkan hingga September 2019, jumlah pasien baru TB Paru mencapai 128 orang, TB Ekstra Paru 17 orang dan TB Anak 29 orang,

"Semua tertangani untuk pengobatan," sebutnya. 

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono, yang ikut serta dalam  peninjauan itu mengatakan telah menginstruksikan tim untuk segera melakukan penanganan, mulai dari renovasi rumah hingga pengobatan pasien dan keluarganya.

Adapun tim terdiri dari Dinas Kesehatan, Bagian Kesra, Bagian Humas, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Satpol PP, Camat Magelang Selatan, dan kelurahan. Usai melihat kondisi tempat tinggal pasien, Joko meminta rumah tersebut direnovasi agar menjadi rumah sehat.

“Kami lihat kondisi pasien memprihatinkan. Termasuk kondisi tempat tinggalnya. Maka, saya minta rumah ini ditata agar menjadi rumah sehat. Kondisi sekarang minim pencahayaan, minim sirkulasi udara, dan lembab,” katanya.

Joko menegaskan, rumah ini harus berubah menjadi sehat, sehingga ketika pasien Lovend kembali ke rumah tinggal dan menjalani rawat jalan bisa lebih sehat. Tidak hanya fisik rumah, pihaknya juga siap membantu kebutuhan sehari-hari keluarga pasien tersebut, termasuk membebaskan biaya sewa atau kontrak rumah setahun ke depan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nge-gym solusi untuk jaga kebugaran tubuh
Minggu, 01 Desember 2019 - 12:03 WIB
Selama ini olahraga kebugaran dipersepsikan identik dengan harga yang relatif mahal dan repot.
Tangkal radikal bebas, konsumsi enam makanan kaya antioksidan ini
Sabtu, 30 November 2019 - 14:28 WIB
Antioksidan adalah komponen atau substansi yang mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. R...
Lions Ride 2019 akan digelar di BSD
Kamis, 28 November 2019 - 18:02 WIB
Tahun ini akan digelar Lions Ride merupakan program peduli diabetes dengan mengajak masyarakat lomba...
Waspada, rokok bisa picu mata bayi katarak
Kamis, 28 November 2019 - 16:42 WIB
Bagi Anda perokok aktif hendaknya saat ini mulai waspada karena aktivitas menghisap tembakau itu bi...
Waspada! Pencemaran udara tingkatkan risiko terkena glaukoma
Kamis, 28 November 2019 - 10:16 WIB
Sebuah studi dari UCL di Inggris menyatakan bahwa orang yang tinggal di kawasan dengan pencemaran ud...
Pascawabah Hepatitia A Dinkes Depok masih berlakukan Status KLB
Selasa, 26 November 2019 - 19:37 WIB
Pascawabah Hepatitis A di SMPN 20 Kota Depok, Jawa Barat, sekolah terpaksa meliburkan selama tiga ha...
Tim gabungan Dinkes Magelang renovasi rumah penderita TB
Selasa, 26 November 2019 - 16:15 WIB
Tim gabungan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Magelang, Jawa Tengah mendatangi rumah seorang pasien Tuber...
2019, tercatat 138 orang menderita HIV/AIDS di Bojonegoro
Selasa, 26 November 2019 - 14:08 WIB
Tahun 2019 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tercatat ada 138 penderita HIV/AIDS. Jumlah tersebut ...
Vaksinasi, cara hindari gangguan influenza selama musim liburan
Selasa, 26 November 2019 - 11:09 WIB
Ketua Indonesia Influenza Foundation Cissy B. Kartasasmita di acara Media Briefing World Flu Day 201...
 Hari Kesehatan Nasional, pelajar di Banjarmasin cuci tangan massal
Senin, 25 November 2019 - 07:27 WIB
Kepala Dinas Kesehatan  Ptovinsi Kalimantan Selatan Muslim, mengatakan sebanyak lima ratus siswa-s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once