Menteri PPPA dorong semua anak Indonesia miliki akta kelahiran
Elshinta
Kamis, 28 November 2019 - 09:33 WIB |
Menteri PPPA dorong semua anak Indonesia miliki akta kelahiran
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2P3NXBx

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA), Gusti Ayu Bintang Puspayoga mendorong semua anak Indonesia harus memiliki akta kelahiran karena merupakan salah satu hak anak sesuai dengan Konvensi Hak Anak.

"Semua kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) harus memastikan semua anak di wilayahnya memiliki akta kelahiran," kata Bintang dalam penutupan Jambore Nasional Kader Masyarakat Indonesia Bersama Lindungi Anak (Kami Berlian) di Ancol, Jakarta, Rabu (27/11) malam.

Bintang menyontohkan yang dilakukan Ketua Forum Anak Desa Kombapari, Kabupaten Sumba Timur, Roslinda yang memperjuangkan anak-anak di desanya agar bisa memiliki akta kelahiran sehingga memberikan mereka kesempatan untuk bisa bersekolah lebih tinggi.

"Kalau mau sekolah harus ada akta kelahiran. Yang tidak punya akta tidak bisa," papar Menteri PPPA, dihimpun Antara.

Sementara itu, Deputi Pelindungan Anak Kementerian PPPA, Nahar mengatakan Jambore Nasional Kami Berlian diikuti para pegiat PATBM yang diharapkan gerakan itu dapat semakin meluas.

"Saat ini PATBM sudah ada di 764 desa/kelurahan di 148 kabupaten/kota. Dengan gerakan ini yang semakin meluas, kami yakin Indonesia Layak Anak 2030 bisa dicapai," tutur Nahar. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah siapkan tambahan paket makanan untuk jamaah haji 
Selasa, 21 Januari 2020 - 16:55 WIB
Pemerintah tahun ini menyiapkan paket makanan tambahan untuk jamaah haji selama pelaksanaan ibadah h...
 Pemerintah harus bijak sikapi soal `Kerajaan` di Indonesia
Selasa, 21 Januari 2020 - 14:37 WIB
Di tengah maraknya fenomena `Kerajaaan` di Indonesia, bagi Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan ...
Jokowi merasa tidak `dibentak` orang NTT
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo mengaku tidak merasa `dibentak` oleh orang Nusa Tenggara Timur (NTT) saat peray...
Siasati ajakan aliran sesat, MUI Lumajang minta warga lebih hati-hati
Senin, 20 Januari 2020 - 18:36 WIB
`Merupakan imbauan kami MUI Kabupaten Lumajang agar masyarakat tidak mudah terbawa oleh paham paham ...
Pendiri MER-C dr Joserizal Jurnalis meninggal dunia
Senin, 20 Januari 2020 - 07:11 WIB
Innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun, kabar duka datang dari MER-C. Pendiri sekaligus Dewan Pembina ...
Polres Klaten klarifikasi pengikut Keraton Agung Sejagat
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:54 WIB
Polres Klaten telah mengklarifikasi para pengikut anggota Keraton Agung Sejagat, ada puluhan orang y...
Yenny Wahid sebut soal Keraton Agung Sejagat fenomena `halu`
Jumat, 17 Januari 2020 - 08:22 WIB
Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid menyebut munculnya Keraton Agung Sejagat ya...
Kemenag bakal pangkas uang saku jemaah haji
Selasa, 14 Januari 2020 - 19:37 WIB
Kementerian Agama mengusulkan pengurangan uang saku jemaah haji menjadi 1.000 riyal (Rp 3,6 juta) da...
Legislatif sebut ada nilai budaya dan historikal di Festival Danau Toba
Selasa, 14 Januari 2020 - 18:58 WIB
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara menegaskan bahwa pihaknya tidak setuju jika Gubernur Sumat...
Kemenag akan tetapkan BPIH 2020 pada Februari 
Senin, 13 Januari 2020 - 13:16 WIB
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2020 sudah dibahas di internal Kementerian Agama (Kemenag)....
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV