Presiden sebut masalah BPJS terletak pada institusinya
Elshinta
Jumat, 29 November 2019 - 16:55 WIB |
Presiden sebut masalah BPJS terletak pada institusinya
Presiden Indonesia Joko Widodo di RSUD Subang, Jawa Barat, Jumat (29/11). Sumber foto: https://bit.ly/37LkEfm

Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo menyebut masalah yang muncul dalam kasus BPJS terletak pada institusinya dan bukan pada rumah sakit maupun masyarakat pemegang kartu.

Presiden mengatakan bahwa yang paling penting dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan adalah dengan memperbaiki BPJS itu sendiri.

“Kalau BPJS yang memang harus diselesaikan kan di BPJS-nya bukan di rumah sakitnya, bukan di pemegang BPJS-nya. Di institusi BPJS-nya bagaimana agar defisit bisa dikendalikan,” kata Presiden di RSUD Subang, Jawa Barat, Jumat (29/11).

Menurut Presiden sebagaimana dihimpun Antara, BPJS harus mampu mengendalikan defisit, terutama mengingat pemerintah sudah mengeluarkan anggaran yang besar.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa dalam sidak layanan BPJS di instalasi perawatan kelas 3, yakni Ruang Asoka RSUD Subang hampir 90 persen pasien yang ditemui menggunakan Kartu Indonesia Sehat. Dari jumlah tersebut, kata Kepala Negara, sekitar 70 persen merupakan masyarakat penerima bantuan iuran (PBI), dan 20 persen sisanya merupakan peserta mandiri.

"Ada 133 juta orang yang dicover oleh pemerintah dari kartu BPJS yang gratis, 96 juta orang oleh pemerintah pusat dan sisanya itu pemerintah daerah. Gede banget ini. Jadi kenaikan BPJS itu yang 133 juta itu artinya dicover oleh APBN dan APBD. Itu yang harus menjadi catatan," imbuh Jokowi. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kolonel Pnb Budi Achmadi Jabat Komandan Lanud Silas Papare
Sabtu, 30 Mei 2020 - 21:57 WIB
Komandan Lanud Silas Papare resmi serah terima jabatan dari pejabat lama Marsma TNI Ir.Tri Bowo Budi...
Cirebon akan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru
Sabtu, 30 Mei 2020 - 21:41 WIB
Kota Cirebon, Jawa Barat akan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang rencananya diberlakukan ...
Kota Malang masuk masa transisi `new normal`
Sabtu, 30 Mei 2020 - 21:28 WIB
Setelah masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Malang berakhir hari ini, mak...
Pangdam Hasanuddin terima bantuan Almatkes COVID-19 dari Sekjen Kemhan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 21:12 WIB
Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka menerima bantuan Almatkes COVID-19 secara simbo...
Gugus Tugas: 11 indikator kesehatan daerah bisa beraktivitas semula
Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:39 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebutkan terdapat...
Anggota KKB dari Yambi nyatakan kembali ke NKRI
Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:27 WIB
Cari Jalan Telenggen, salah satu anggota anggota KKB Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, menyatakan kembal...
Mal di Bandung tidak termasuk yang dilonggarkan saat PSBB proporsional
Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:14 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan pusat perbelanjaan atau mal tidak ter...
Anggota DPR: Pastikan protokol kesehatan ketat di pasar tradisional
Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:40 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meminta Kementerian Perdagangan (Kemenda...
Banyumas terjunkan tim pemburu pengendara yang tidak memakai masker
Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:28 WIB
Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menerjunkan tim pemburu untuk mengejar pengendara kendar...
Pasien positif COVID-19 yang sembuh di NTT bertambah
Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:15 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dominikus Minggu Mere mengatakan ada satu pasien...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV