Kemenko Perekonomian minta selesaikan karhutla lewat pencegahan
Elshinta
Sabtu, 30 November 2019 - 18:50 WIB |
Kemenko Perekonomian minta selesaikan karhutla lewat pencegahan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2rGwZAO

Elshinta.com - Kementerian Koordinator Perekonomian mengusulkan agar penyelesaian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa diprioritaskan pada deteksi dini (early warning) dan pencegahan.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdalifah mengatakan, kalau melihat polanya, umumnya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla terjadi dalam 3-4 bulan dalam setahun. Seharusnya, lanjut dia, delapan bulan tersisa dapat dimanfaatkan untuk membangun kluster pengendalian karhutla dengan melibatkan masyarakat.

"Kebakaran tidak sekedar mematikan api kemudian mencari tersangka dan menghukumnya. Perlu dipertimbangkan, suatu kawasan terkelola dengan baik agar kebakaran tidak perlu terjadi berulang," ungkap Musdalifah saat ditemui Antara, Sabtu (30/11).

Menurut Musdalifah, karhutla di Indonesia tidak terkait dengan pembukaan lahan sawit. Selain faktor manusia, bencana alam seperti el Nino serta peran dari tanggung jawab pengelola kawasan menjadi penting dalam penanganan karhutla.

Selama ini, lanjutnya, hanya karena sentimen kelompok tertentu, semua kesalahan ditimpakan pada industri sawit. Pihak-pihak ini perlu memahami bahwa Indonesia perlu membangun aktivitas industrinya melalui sawit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Sebagai pemerintah saya punya kepentingan untuk menjaga pertumbuhan sawit nasional," pungkasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masuk zona hijau, PSBB di Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang hingga 26 Juli
Senin, 13 Juli 2020 - 11:35 WIB
Walaupun sudah memasuki zona hijau, mulai hari ini PSBB di Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang ...
Konsumsi pangan Kota Yogyakarta turun hingga 50 persen akibat pandemi
Senin, 13 Juli 2020 - 11:27 WIB
Usai melakukan pemantauan kondisi stok pangan dan pola konsumsi masyarakat saat terjadi pandemi COVI...
Presiden minta penanganan COVID-19 di delapan provinsi diprioritaskan
Senin, 13 Juli 2020 - 11:12 WIB
Presiden Joko Widodo meminta penanganan COVID-19 di delapan provinsi termasuk Jawa Timur, DKI Jakart...
Presiden tekankan pentingnya pengendalian lalu lintas di perbatasan
Senin, 13 Juli 2020 - 10:56 WIB
Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya pengendalian lalu lintas warga di perbatasan dalam upaya ...
Pekanbaru sediakan sebelas ribu hewan kurban
Senin, 13 Juli 2020 - 09:43 WIB
Persediaan hewan kurban di Kota Pekanbaru dalam menyambut Idul Adha 1441 H mencukupi atau mencapai 1...
Pesan berantai Kota Bogor jadi lautan merah COVID-19, ini faktanya
Senin, 13 Juli 2020 - 09:31 WIB
Sebuah pesan di aplikasi percakapan WhatsApp beredar dari satu pengguna ke pengguna lain terkait sit...
Cegah penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan di mal
Senin, 13 Juli 2020 - 08:12 WIB
Bagi sebagian orang, pergi ke pusat perbelanjaan seperti departement store atau mal menjadi salah sa...
13 Juli 1949, PDRI serahkan `mandat` kepemimpinan RI pada Soekarno 
Senin, 13 Juli 2020 - 08:10 WIB
Setelah berjalan hampir tujuh bulan, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) akhirnya berakhi...
PSBB Tangerang Raya diperpanjang lagi, target Banten zona hijau COVID-19
Senin, 13 Juli 2020 - 07:47 WIB
Gubernur Banten, Wahidin Halim kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk w...
Peneliti: Masyarakat lebih cemas tertular COVID-19
Senin, 13 Juli 2020 - 07:19 WIB
Peneliti Alvara Research Center, Hasanuddin Ali mengatakan, masyarakat yang merasa cemas tertular CO...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV