Kerja sama RI-Korea diharapkan dongkrak pertumbuhan startup
Elshinta
Senin, 02 Desember 2019 - 14:18 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Kerja sama RI-Korea diharapkan dongkrak pertumbuhan startup
Sumber foto: https://bit.ly/2R8vtlS

Elshinta.com - Kementerian Perindustrian mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan di bidang ekonomi khususnya dalam upaya menumbuhkan perusahaan rintisan (startup). Langkah sinergi ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi kedua negara di tengah ketidakpastian kondisi global saat ini.

Menurut Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, kolaborasi yang akan dijalankan secara bilateral itu tidak sekadar mengidentifikasi sejumlah tantangan dan peluangnya saja, tetapi juga untuk membangun ekosistem inovasi bersama yang bisa mendukung pertumbuhan, sustainability, dan bahkan upaya meningkatkan keuntungan bagi startup dan unicorn di kedua negara hingga ASEAN.

“Oleh karena itu, kami mengapresiasi penyelenggaraan ASEAN - RoK Startup Expo 2019. Dari ajang tersebut, kami berharap terjadinya sharing informasi, pengalaman, dan best practices dalam penyusunan regulasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Selain itu, Agus meyakini, kegiatan itu dapat menghubungkan stakeholders yang relevan. “Jadi, bisa saling berkolaborasi mengenai pameran teknologi inovasi dan produk antar startup, atau bahkan mencakup perluasan jaringan antar startupunicorn, dan investor,” imbuhnya.

Agus menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi startup di ASEAN dan Korea untuk bersama-sama mendominasi dan memimpin lanskap startup dunia. “Kami ingin melahirkan startup dan unicorn yang lebih besar, lebih tangguh, dan berorientasi pasar,” tandasnya.

Diketahui, pada tahun 2013, hanya terdapat 39 perusahaan rintisan di seluruh dunia yang dikategorikan sebagai unicorn.

“Enam tahun kemudian, pada pertengahan 2019, TechCrunch melaporkan sudah ada sebanyak 452 unicorn dan startup di seluruh dunia dengan valuasi kumulatif mencapai USD1,6 Triliun. Pertumbuhan unicorn sangat cepat pada 2018, karena dalam waktu 15 bulan, lebih dari 170 startup di seluruh dunia mencapai status tersebut,” tuturnya.

Menperin juga menyampaikan dengan bangga, bahwa 4 dari 10 unicorn di ASEAN berasal dari Indonesia, yakni Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak. “Mereka adalah sejumlah perusahaan yang paling banyak mendapatkan modal dan merupakan startup paling kompetitif,” ujarnya.

Dilansir dari laman resmi Kemenperin, Agus optimis unicorn dari Indonesia mampu bersaing dengan unicorn lainnya di ASEAN seperti Grab, Sea, Lazada, dan Razer dari Singapura, Revolution Precrafted dari Filipina, dan VNG dari Vietnam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kerja sama RI-Korea diharapkan dongkrak pertumbuhan startup
Senin, 02 Desember 2019 - 14:18 WIB
Kementerian Perindustrian mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan di bidang ekono...
4 tips sederhana untuk sukses memulai bisnis startup
Jumat, 25 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Para milenial ramai-ramai terjun ke bidang bisnis startup. Potensi yang besar membuat sejumlah kalan...
Ini minuman dan kuliner khas inovasi anak Presiden
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:32 WIB
Tren ragam kuliner mancanegara mulai menjadi santapan sehari-hari hingga gaya hidup masyarakat urban...
Startup asal Jerman ini bernama Kontool, warganet Indonesia geger
Selasa, 03 September 2019 - 17:55 WIB
Jagat maya kembali heboh. Kali ini lantaran kehadiran startup asal Jerman yang dinamai Kontool. Kare...
BAKTI ajak startup e-commerce dan UMKM digital gali potensi daerah 3T
Selasa, 03 September 2019 - 16:14 WIB
Badan Aksesibililitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika me...
Ngampooz, startup besutan anak bangsa untuk segala masalah di kampus
Senin, 26 Agustus 2019 - 09:25 WIB
Satu lagi aplikasi yang hadir untuk menjawab kebutuhan banyak orang. Kali ini aplikasi ini mampu men...
Dapat kucuran Rp71 M, startup Goola milik Gibran siap ekspansi ke Asia Tenggara
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:30 WIB
Perusahaan rintisan bidang kuliner Goola, yang memproduksi kreasi minuman tradisional Indonesia, men...
Startup asal Indonesia ini ikuti netpreneur training di markas Alibaba
Selasa, 13 Agustus 2019 - 10:19 WIB
Program ini merupakan kerja sama dengan Kadin Indonesia dan didukung Badan Ekonomi Kreatif (Bekfraf)...
Hai pelaku startup! Ini 6 tips untuk menggaet dana dari investor
Rabu, 17 Juli 2019 - 13:05 WIB
Saat membangun sebuah bisnis, termasuk perusahaan rintisan atau startup, tentu harus memikirkan baga...
Seperti apa prospek bisnis startup di masa depan? Ini kata Edvan M. Kautsar
Rabu, 17 Juli 2019 - 11:50 WIB
Membangun bisnis di bidang teknologi memiliki prospek yang amat sangat cerah di masa yang akan datan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV