Indonesia menuju pusat kendaraan listrik di ASEAN pada 2030
Elshinta
Senin, 02 Desember 2019 - 15:34 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Indonesia menuju pusat kendaraan listrik di ASEAN pada 2030
Sumber foto: https://bit.ly/2P4kU0r

Elshinta.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita akan terus menggenjot pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia. Dalam ajang IIMS Motobike 2019 dirinya menjelaskan, Pemerintah akan menargetkan pertumbuhan sepeda motor hingga 10 juta unit pada 2025. Dari angka tersebut, sebesar 20 persen atau sebanyak 2 juta unit adalah sepeda motor listrik.

Dari jumlah tersebut, diharapkan terjadi peningkatan hingga tahun 2029. Sehingga, pada 2030 Indonesia diproyeksikan menjadi pusat kendaraan listrik di kawasan ASEAN.

“Untuk merealisasikan target tersebut, kami secara agresif mengajak para produsen otomotif agar membuka kegiatan produksi di Indonesia. Pemerintah yakin bahwa Indonesia memiliki banyak keunggulan pada sektor otomotif, sehingga target pada tahun 2030 tersebut, bukan hal yang mustahil untuk dicapai,” sebut Menperin.

Target peningkatan produksi kendaraan listrik pun telah didukung melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Perpres No. 55/2019 mengamanatkan pengaturan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai termasuk sepeda motor listrik guna meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri.

“Dengan adanya regulasi tersebut, percepatan program diatur secara rinci, mulai dari litbang, TKDN, sampai dengan insentif yang akan diberikan,” ucapnya.

Tentunya hal itu menjadi peluang baru bagi industri manufaktur dan komponen dalam negeri untuk memulai aktivitas litbang dan desain kendaraan listrik serta komponen utama pendukungnya. Karena pada tahun 2025, pemerintah menargetkan 100% lokal konten pada produk otomotif Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kemenperin, Senin, pemerintah juga telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019, di mana salah satunya mengatur tentang super deduction tax bagi kegiatan riset, inovasi dan vokasi yang dapat diberikan pengurangan penghasilan bruto sampai 200%-300%. 

“Ini suatu yang sangat luar biasa, mudah-mudahan para produsen bisa memanfaatkan dengan baik kebijakan dari pemerintah tersebut. Bagi principal yang belum ada kegiatan produksi di sini, saya kira ini adalah momentum yang tepat untuk melakukan investasi di Indonesia,” terangnya.

Selain itu, Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) melakukan proyek demonstrasi dan studi bersama sepeda motor listrik dan mobile battery sharing di Kota Bandung dan Provinsi Bali sebagai salah satu langkah strategis dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masuk segmen pasar mobil LCGC, Honda tak takut citra turun
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:15 WIB
PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia, tegaskan tidak meremehk...
15 mobil paling laris sepanjang 2019, siapa juaranya?
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:49 WIB
Meski berhasil menembus angka di atas 1 juta unit, namun penjualan selama 12 bulan tahun lalu terkor...
Ghibli 2020, mobil sport anyar andalan Maserati
Kamis, 23 Januari 2020 - 09:42 WIB
Produsen kendaraan sport Italia, Maserati, secara resmi telah memperkenalkan Ghibli 2020 dalam tiga ...
Sepanjang 2019, RI ekspor 332 ribu mobil
Kamis, 23 Januari 2020 - 09:20 WIB
Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Rabu merilis data ekspor mobil sepanjang tahun...
Ini tampang `kuda besi` jawara kontes modifikasi Customaxi Bekasi
Rabu, 22 Januari 2020 - 16:08 WIB
Kontes itu menjadi lebih menarik dengan hadirnya kategori baru `Yamaha Heritage Build` yang melibatk...
Awas, ini gejala mobil alami kerusakan `turun mesin`
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:58 WIB
Memiliki sebuah kendaraan yang mengalami kerusakan berat apalagi sampai harus turun mesin atau Over ...
`Airbag` bermasalah, Toyota dan Honda tarik 6 juta mobil di seluruh dunia
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:09 WIB
Dua pabrikan mobil Jepang, Toyota dan Honda, menarik kembali dari peredaran (recall) lebih dari 6 ju...
Mobil swakemudi listrik ini dibuat tanpa setir dan pedal
Rabu, 22 Januari 2020 - 12:18 WIB
Kendaraan yang dinamai Cruise Origin itu dikembangkan bersama Honda Motor, yang mengambil saham mino...
Dibanderol mulai Rp295 juta, Kia Seltos bakal mengaspal di Indonesia
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:35 WIB
Produsen kendaraan asal Korea Selatan, KIA di bawah PT Kereta Indo Artha (KIA) sebagai agen pemegang...
Minat beli masyarakat di Korea Selatan lesu, Toyota rilis GR Supra
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:17 WIB
Toyota GR Supra yang hadir untuk pasar Korea Selatan menggunakan mesin 3.000 cc Turbo 6- silinder se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV