Budaya menghargai dan memperlakukan wanita dengan baik perlu ditingkatkan
Elshinta
Selasa, 03 Desember 2019 - 16:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Budaya menghargai dan memperlakukan wanita dengan baik perlu ditingkatkan
Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin), Aris Wahyudi. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin), Aris Wahyudi menyampaikan data mengejutkan, bahwa sebanyak 72 persen perempuan Indonesia merasa tidak dihargai oleh pasangannya. Angka tersebut diperoleh dari hasil survei yang dilakukan Gerbukcin dengan melibatkan 100 perempuan yang sudah menikah dengan beragam latar belakang dan suku. 

"Dalam survei kita, 72% wanita merasa diperlakukan sebatas sebutuhnya bukan seutuhnya, tidak pernah dirayu atau dimanja," kata Aris kepada wartawan di Epicentrum Walk, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Melihat fenomena itu, Aris mengaku prihatin dan mencoba ingin menjadikan wanita tidak hanya sekedar diberikan ruang akses sosial semata melainkan lebih bagaimana disikapi layaknya wanita yang disayangi dan dilindungi. Dan studi kasusnya ia mencontoh budaya gantleman di Inggris di mana dirinya pernah tinggal di sana.

"Pria Inggris memang budayanya menjadikan pria gentleman karena cara memperlakukan seorang wanita mereka itu. Budaya seperti membukakan pintu bagi wanita, memberikan jaket saat wanita kedinginan bahkan berlutut saat meminta dinikahi wanita. Budaya itu yang kita mau contoh," ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (3/12)

Ia juga secara tegas menyatakan bahwa gerakannya itu ingin mengimpor budaya gentleman Inggris di Indonesia. Apalagi melindungi dan memperlakukan wanita dengan spesial itu juga tidak bertentangan dengan ajaran agama apapun.

"Kami bisa dikatakan importir budaya tapi budaya yang positif. Budaya bagaimana menghargai dan memperlakukan wanita dengan baik," terangnya.

Aris juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki target 5 tahun ke depan yang akan mereka capai. Yakni menjadikan para lelaki di Indonesia menjadi pria gantleman. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jalani kehamilan saat pandemi COVID-19, ini yang harus dilakukan
Kamis, 07 Mei 2020 - 17:13 WIB
Menjaga kehamilan agar tetap sehat selama pandemi COVID-19 dapat dilakukan dengan menerapkan langkah...
Sitty Hikmawatty hormati keputusan pemberhentian tidak hormat
Selasa, 28 April 2020 - 19:37 WIB
Mantan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitty Hikmawatty menerima dan menyatakan...
Alasan wanita lebih rentan kena penyakit kardiovaskular
Minggu, 19 Januari 2020 - 10:58 WIB
Usia pembuluh darah termasuk arteri besar dan kecil pada wanita lebih cepat menua ketimbang pria dan...
Kasus kekerasan terhadap perempuan disabilitas di DIY tertinggi di Kabupaten Sleman
Kamis, 09 Januari 2020 - 20:55 WIB
Kasus kekerasan terhadap perempuan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih ...
Kapan harus cuci bra?
Rabu, 08 Januari 2020 - 14:38 WIB
Pakaian dalam termasuk bra juga perlu dicuci rutin agar terjaga kebersihannya. Namun, ada pendapat y...
Menteri PPA katakan perempuan tidak bisa dipisahkan dari sejarah  
Senin, 23 Desember 2019 - 20:55 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, p...
Berat badan turun, risiko kena kanker payudara lebih rendah
Kamis, 19 Desember 2019 - 08:46 WIB
Wanita dengan obesitas (atau kelebihan berat badan) yang berat badannya turun setelah usia 50 tahun ...
Budaya menghargai dan memperlakukan wanita dengan baik perlu ditingkatkan
Selasa, 03 Desember 2019 - 16:15 WIB
Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin), Aris Wahyudi menyampaikan data mengejutkan, bahwa sebany...
Singkirkan 2.300 karya, tiga designer menangkan ajang design pattern hijab
Senin, 02 Desember 2019 - 12:02 WIB
Setelah berhasil menyisihkan sebanyak 2.300 karya design pattern hijab yang masuk ke pihak panitia, ...
Menlu: Tak ada perdamaian tanpa keterlibatan perempuan
Jumat, 29 November 2019 - 17:29 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tidak akan ada perdamaian atau stabilitas tanpa keterli...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV