Polri tingkatkan pengamanan di Monas pasca-ledakan
Elshinta
Kamis, 05 Desember 2019 - 06:15 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Polri tingkatkan pengamanan di Monas pasca-ledakan
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono. Sumber foto: https://bit.ly/34U89w4

Elshinta.com - Polri meningkatkan patroli pengawasan di sekitaran Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pasca-insiden ledakan granat asap, Selasa (3/12). 

“Kan sudah ada di sana dari Polsek Gambir yang melaksanakan kegiatan, dari Polsek Gambir ditingkatkan patrolinya saja,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono di Mako Polairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (4/12) kemarin.
 
Menurut Argo, Polda Metro Jaya telah melakukan sejumlah langkah khusus. Hal itu demi mengungkap siapa pemilik dari granat asap tersebut.

“Ditunggu aja nanti penyidik akan memberikan hasilnya,” ucap Argo, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri. 

Salah satu upaya terbaru, ungkap Argo, Polda Metro Jaya membentuk tim satuan tugas khusus (Satgassus) untuk mengusut kejadian ledakan yang menyebabkan dua anggota TNI menjadi korban itu.

“Tentunya dari Polda Metro Jaya sudah membuat Satgas, satuan untuk mengungkap atau mendalami kasus tersebut,” kata dia. 

Ledakan terjadi di Monas pada Selasa pagi, mengakibatkan dua aparat TNI atas nama Serka Fajar dan Praka Gunawan mengalami luka-luka.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy menyimpulkan bahwa ledakan itu disebabkan oleh granat asap yang meledak. Tetapi, asal muasal benda itu bisa berada di Monas belum diketahui.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota DPR: Perlu ketegasan sikap soal Natuna
Selasa, 21 Januari 2020 - 16:46 WIB
Masuknya kapal Tiongkok ke laut Natuna menjadi permasalahan besar dalam pandangan ancaman kedaulata...
Belum ada keputusan Presiden soal WNI teridentifikasi teroris
Selasa, 21 Januari 2020 - 13:32 WIB
Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara mengatakan, belum ada keputusan dari Presiden Joko Widodo ...
Susi Pudjiastuti angkat bicara soal sengketa Natuna
Selasa, 21 Januari 2020 - 07:38 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti menegaskan, politisi memiliki per...
Prabowo klaim tak hanya Tiongkok yang melanggar wilayah Indonesia
Selasa, 21 Januari 2020 - 06:55 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, tidak hanya Tiongkok, ada beberapa negara lain yang ...
Kapolres Indramayu minta Bhabinkamtibmas pahami tugas
Senin, 20 Januari 2020 - 19:14 WIB
Kapolres Indramayu, Jawa Barat, AKBP Suhermanto memberikan pembinaan dan pelatihan teknis bagi anggo...
Dandim 0705/Magelang lepas anggota pindah satuan baru
Senin, 20 Januari 2020 - 16:27 WIB
Tiga personel Kodim 0705/Magelang, dilepas untuk bergabung dalam Satgaster tahun 2020. Ketiganya aka...
Buruh demo tolak RUU Omnibus Law, Polda Metro siagakan 6.013 polisi
Senin, 20 Januari 2020 - 14:16 WIB
Polda Metro Jaya menerjunkan 6.000 personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa menolak Rancangan ...
Satgas Yonif 755 Kostrad dan anak-anak disabilitas gelar upacara bendera
Senin, 20 Januari 2020 - 13:46 WIB
Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 755/Yalet/20/3/Kostrad menumbuhkan jiwa nasionalisme ...
Jelang Imlek, Polda Bali tingkatkan pengamanan
Senin, 20 Januari 2020 - 11:36 WIB
Menyambut perayaan Imlek yang jatuh pada 25 Januari 2020, Kepolisian Daerah (Polda) Bali akan mening...
Kapolda Sumut minta personel tingkatkan pelayanan publik dan hindari narkoba
Jumat, 17 Januari 2020 - 15:57 WIB
Irjen Martuani menekankan kepada seluruh personil untuk tidak menggunakan narkotika. 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV