Dideportasi Hong Kong, Wamenlu janjikan perlindungan hukum untuk Yuli
Elshinta
Kamis, 05 Desember 2019 - 13:18 WIB |
Dideportasi Hong Kong, Wamenlu janjikan perlindungan hukum untuk Yuli
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. Sumber foto: https://bit.ly/2YkJe2d

Elshinta.com - Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menjanjikan perlindungan hukum yang maksimal kepada pekerja migran Indonesia, Yuli Riswati yang dideportasi dari Hong Kong.

"Ya kita tentu memberikan perlindungan hukum kepada dia sehingga semua prosesnya berjalan baik," kata Mahendra usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima delegasi Dewan Bisnis AS-ASEAN di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (5/12).

Menurut Mahendra seperti dikutip Antara, bagi Kemenlu yang terpenting adalah keselamatan WNI di luar negeri.

"Dalam konteks hukum tentu kita melihatnya sesuai dengan kaidah yang ada di sana, jadi kita akan memberikan sejauh mungkin proses bantuannya, yang terbaik yang bisa kita berikan," tegasnya.

Ia menyebutkan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan KJRI di Hong Kong terkait masalah itu. Namun, mengenai alasan pendeportasian selain karena melebihi batas waktu izin tinggal, Mahendra enggan berkomentar lebih lanjut.

Sebelumnya Yuli Riswati, WNI yang 10 tahun bekerja di Hong Kong dideportasi akibat melebihi izin tinggal (overstay). Yuli sempat ditahan selama 28 hari di Pusat Imigrasi Castle Peak Bay sebelum menjalani sidang pada 4 November 2019 di mana ia didakwa melanggar ketentuan imigrasi Hong Kong yaitu melebihi izin tinggal. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dideportasi Hong Kong, Wamenlu janjikan perlindungan hukum untuk Yuli
Kamis, 05 Desember 2019 - 13:18 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menjanjikan perlindungan hukum yang maksimal kepada peker...
Menlu sebut Presiden beri perhatian perlindungan WNI di Korsel
Rabu, 27 November 2019 - 16:56 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perhatian terhad...
WNI Arab Saudi peringati Hari Pekerja Migran Indonesia dengan pertunjukan kesenian
Minggu, 24 November 2019 - 19:28 WIB
Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari 24 aliansi organisasi PMI di Arab Saudi memadati Balai N...
Kemendikbud sebut diaspora Indonesia bisa jadi ujung tombak promosi kebudayaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 09:33 WIB
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid menyebut para diasp...
Kirana Agustina arungi Samudra Atlantik perangi keberadaan plastik di laut
Minggu, 29 September 2019 - 08:29 WIB
Kirana Agustina (30) lulusan S2 di University College London terpilih menjadi perempuan Indonesia pe...
Nasir dukung ilmuwan diaspora ikut bangun SDM
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:25 WIB
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendukung ilmuwan diasp...
Oceans, kolaborasi musik hip hop New York dengan gamelan Bali
Senin, 10 September 2018 - 16:17 WIB
Penyanyi dan pencipta lagu musik indie Hip-Hop asal New York, Sandflower kembali meluncurkan single ...
Pemerintah ajak diaspora Indonesia di Korea wujudkan Industri 4.0
Minggu, 09 September 2018 - 10:13 WIB
Pemerintah mengajak perantau alias diaspora yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia di Kore...
Diaspora Indonesia ciptakan beras berprotein tinggi
Kamis, 24 Mei 2018 - 15:45 WIB
Dua diaspora Indonesia di Louisiana, Amerika Serikat, Herry dan Ida Utomo, berhasil menciptakan bera...
Ruksima, diaspora yang menuangkan imajinasinya ke dalam animasi stop-motion
Sabtu, 10 Maret 2018 - 22:40 WIB
Diaspora muda Indonesia bernama Ruksima yang tinggal di Los Angeles kini tengah mendalami bidang ani...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV