Kemenhub sebut ada ketidaksesuaian manifest pesawat Garuda
Elshinta
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:53 WIB |
Kemenhub sebut ada ketidaksesuaian manifest pesawat Garuda
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti. Sumber foto: https://bit.ly/2rUHVuW

Elshinta.com - Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa Otoritas Bandar Udara melaporkan ada ketidaksesuaian antara pemberian persetujuan terbang (flight approval) dalam manifest dengan kondisi aktual pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 yang membawa komponen Harley Davidson.

“Laporannya ada ketidaksesuaian dengan flight approval. Ya, tidak sesuai dengan flight yang ada manifes di dalam safe flight approval,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti ketika ditemui Antara di Jakarta, Kamis (5/12).

Menurut Polana, ketidaksesuaian itu salah satunya adalah terkait adanya kargo yang dibawa dalam pesawat berupa komponen sepeda motor besar dengan manifes yang dilaporkan.

“Saya belum terima resmi laporannya. Tapi, misalnya di dalam flight approval tidak ada kargo, itu ada kargo,” jelasnya.

Diketahui, Garuda Indonesia mendatangkan pesawat baru, yakni Airbus A330-900 yang bertolak dari Toulouse, Perancis, pada Sabtu (16/11) dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada Minggu (17/11). Pihak Bea dan Cukai pada bagasi menemukan beberapa suku cadang motor besar yang tidak diproduksi di Indonesia. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saksi sebut Wawan tak pernah suruh `kondisikan` proyek
Sabtu, 18 Januari 2020 - 18:12 WIB
Mantan Staf PT Bali Pacific Pragama (PT BPP), M Lutfi Ishaq memastikan tak ada instruksi atau perint...
Penyuluhan dan konsultasi hukum gratis bagi warga binaan Lapas Tebing Tinggi
Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:19 WIB
Penyuluhan sekaligus Konsultasi hukum digelar secara gratis bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan...
Mahfud minta masyarakat percayakan polisi tangani dugaan korupsi di Asabri
Jumat, 17 Januari 2020 - 21:22 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat mempercayakan pen...
Menko Maritim: Asabri harus dikelola orang profesional
Jumat, 17 Januari 2020 - 15:47 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi  Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa pe...
KPK kirim surat panggilan pemeriksaan ke kediaman Harun Masiku
Jumat, 17 Januari 2020 - 15:17 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirimkan surat panggilan ke kediaman kader PDIP Harun Ma...
KPK terus koordinasi cari keberadaan Harun Masiku
Jumat, 17 Januari 2020 - 09:54 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (...
Polisi bongkar kasus penculikan dan penyekapan di Pulomas, begini `ceritanya`
Jumat, 17 Januari 2020 - 07:31 WIB
Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus penculikan dan penyekapan yang terjadi di kawasan Pulomas...
Wah, cabang Keraton Agung Sejagat juga ditemukan di Klaten
Jumat, 17 Januari 2020 - 06:57 WIB
Polda Jawa Tengah menemukan cabang Keraton Agung Sejagat pimpinan Totok Santosa yang berlokasi di se...
Pakar sebut kasus hukum Wahyu Setiawan mengarah penipuan 
Kamis, 16 Januari 2020 - 21:11 WIB
Pakar hukum dari Universitas Trisakti, Yenti Garnasih menyebutkan bahwa kasus hukum yang menjerat Ko...
DKPP minta Jokowi laksanakan pemberhentian Wahyu Setiawan seminggu
Kamis, 16 Januari 2020 - 20:46 WIB
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) meminta Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan putusan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV