Dolar turun untuk sesi kelima beruntun tertekan data ekonomi lemah
Elshinta
Jumat, 06 Desember 2019 - 06:56 WIB |
Dolar turun untuk sesi kelima beruntun tertekan data ekonomi lemah
Rupiah dan Dolar. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Kurs dolar AS turun untuk sesi kelima berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), tertekan oleh data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan dan kinerja kuat minggu ini oleh euro dan pound Inggris.

Federal Reserve, pada pertemuan kebijakan moneter terakhirnya, mengatakan pihaknya bertahan setelah memangkas suku bunga tiga kali tahun ini. Tetapi beberapa analis menyarankan Fed dapat mempertimbangkan kembali sikap itu jika data ekonomi AS terus memburuk.

"Anda melihat kekhawatiran bahwa ekonomi AS kembali melambat hanya karena beberapa angka buruk dari kedua data ISM (Institute for Supply Management)," kata Joe Trevisani, analis senior di FXStreet.com mengutip Antara, Jumat (6/12).

Sebagian besar mata uang diperdagangkan dalam kisaran ketat setelah berita utama yang saling bertentangan mengenai apakah perjanjian perdagangan AS-China dapat dicapai sebelum 15 Desember, ketika tarif tambahan AS mulai berlaku untuk barang-barang China.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penembakan di Texas sebabkan 14 orang terluka, satu tersangka buron
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:23 WIB
Empat belas orang terluka setelah dua pria saling melepaskan tembakan di distrik hiburan yang sibuk ...
Meksiko nyatakan COVID-19 menginfeksi seperempat populasinya
Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:51 WIB
Sekitar seperempat dari 126 juta orang Meksiko diperkirakan telah terinfeksi virus corona, kata keme...
AS akan bagikan 25 juta dosis vaksin COVID-19 kepada dunia
Jumat, 04 Juni 2021 - 18:36 WIB
Gedung Putih menyusun rencana pada Kamis bagi Amerika Serikat untuk berbagi 25 juta surplus dosis va...
Warga Brazil protes penanganan COVID-19 Presiden Bolsonaro
Minggu, 30 Mei 2021 - 16:01 WIB
Warga Brazil di sedikitnya 16 kota pada Sabtu (29/5) menggelar aksi protes terhadap penanganan pande...
California tawarkan hadiah Rp1,6 triliun untuk promosi vaksinasi
Jumat, 28 Mei 2021 - 07:45 WIB
California akan menawarkan $ 116,5 juta (Rp1,6 triliun) dalam bentuk tunai dan kartu hadiah kepada p...
Sekolah-sekolah di AS dianjurkan tetap wajibkan penggunaan masker
Minggu, 16 Mei 2021 - 13:35 WIB
Sekolah di Amerika Serikat perlu tetap mewajibkan penggunaan masker selama tahun akademik 2020-2021 ...
Ruang ICU hampir penuh, Kolombia tembus 80.000 kematian COVID-19
Sabtu, 15 Mei 2021 - 09:30 WIB
Kematian yang dikonfirmasi akibat COVID-19 di Kolombia melampaui 80.000 pada Jumat (14/5) dengan rua...
Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan...
AS akan hapus Xiaomi dari daftar hitam
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:20 WIB
Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan menghapus Xiaomi Corp dari daftar hitam pemerintah.
Tujuh orang tewas dalam penembakan di Colorado-Amerika Serikat
Senin, 10 Mei 2021 - 10:58 WIB
Seorang pria menembak hingga tewas enam orang, termasuk kekasihnya, dan kemudian membunuh dirinya se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV