Projo sebut wacana jabatan Presiden tiga periode langkah mundur   
Elshinta
Jumat, 06 Desember 2019 - 07:27 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Projo sebut wacana jabatan Presiden tiga periode langkah mundur   
Projo sebut wacana jabatan Presiden tiga periode langkah mundur. Foto: Sigit Kurniawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Ormas Pro Jokowi (Projo) menyatakan menolak wacana penambahan periode masa jabatan presiden menjadi tiga kali. Hal itu ditegaskan Sekjen Projo, Handoko dalam jumpa pers jelang Kongres II Projo, di Kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (5/12). 

Menurut Handoko, wacana penambahan periode masa jabatan presiden tersebut merupakan sebuah langkah mundur, dan sangat berlawanan dengan semangat penguatan sistem demokrasi dan hakekat kedaulatan rakyat.

"Meskipun kami pendukung militan Jokowi, kami menolak wacana periode presiden menjadi tiga kali dan presiden dipilih MPR," kata Handoko, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Sigit Kurniawan.   
  
Projo, lanjut Handoko, berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas demokrasi.

Selain itu, sistem pemerintahan presidensial yang diyakini sebagai faktor utama pembentukan pemerintahan yang kuat, juga sangat penting untuk mendapatkan dukungan serta penguatan.

"Kami tetap berkomitmen terus, agar pilkada atau pilpres dilakukan dengan pemilihan langsung. Ini proses demokrasi yang terbaik, tidak terjadi distorsi," tegasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Habib Syech: Islam itu sejuk, bukan membuat keributan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:45 WIB
Tokoh agama Kota Surakarta Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf menegaskan Islam itu selalu membuat k...
Menag kecam intoleransi di Solo, minta jajarannya intensifkan dialog
Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:48 WIB
Kasus kekerasan dan intoleransi kembali terjadi di Indonesia. Pada Sabtu (8/8) malam, ratusan warga ...
 Diwarnai protokol kesehatan, Jamasan Keris Kiai Cinthaka Sunan Kudus digelar
Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:11 WIB
Prosesi penjamasan mencuci (pusaka) berupa keris Kiai Cinthaka Sunan Kudus yang berumur ratusan tahu...
Raja Galuh sesalkan pernyataan Menteri PMK
Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:26 WIB
Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menyesalkan pernyata...
Tekad MS Kalang Juang revitalisasi seni Sunda yang punah
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:28 WIB
Hilangnya beberapa seni tradisonal Sunda mengundang keprihatian pelaku seni. Diantaranya Seni Pertun...
Protokol kesehatan diharapkan cepat berubah dari kebiasaan jadi kebudayaan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:13 WIB
Pandemi COVID-19 menuntut masyarakat untuk menciptakan kebiasaan baru di tengah kehidupan. Kebiasaan...
Presiden salat Idul Adha di halaman Wisma Bayurini
Jumat, 31 Juli 2020 - 08:56 WIB
Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Jokowi, dan putra bungsu mereka, Kaesang Pangarep, melaksana...
MUI: Pelaksanaan salat id harus pertimbangkan kondisi faktual
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:55 WIB
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh mengatakan, pelaksanaan S...
Ingat protokol kesehatan, masyarakat diimbau tidak takbir keliling
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:01 WIB
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak menggelar takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Adha...
Masyarakat diimbau Salat Idul Adha di rumah, terutama yang di zona merah COVID-19
Kamis, 30 Juli 2020 - 07:49 WIB
Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Adha tahun ini di rumah d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV