Baliho diturunkan sepihak, Garbi gugat Wali Kota Depok
Elshinta
Jumat, 06 Desember 2019 - 07:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Baliho diturunkan sepihak, Garbi gugat Wali Kota Depok
Baliho diturunkan sepihak, Garbi gugat Wali Kota Depok. Foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) protes kepada Pemkot Depok lantaran menurunkan baliho ormas ini secara sepihak oleh Satpol PP. Padahal, disebutkan Kahumas Garbi, Bramastyo Bontas sudah membayar pajak reklame dan mengantongi izin pemasangan reklame dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Disebutkan Bram, masalah pengurusan baliho ini dilakukan oleh PT Alfa Retailindo. Selanjutnya Garbi akan menggugat perdata Pemkot Depok dan Alfa Retailindo ke PN Kota Depok. Pemasangan baliho sudah sesuai prosedur tapi diturunkan secara sepihak oleh pihak Pemkot.

"Kami punya semua bukti dokumen perizinan dan bukti pembayaran pajak. Kami segera menggugat perdata kepada Pemkot Depok dan Alfa Retailindo ke pengadilan Depok. Ini merugikan kami sebagai warga masyarakat," ujar Bramantyo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik Raseukiy, Kamis (5/12/2019)

Billboard bergambar Ketua Garbi Depok Bayu Adi Permana telah terpasang sejak Selasa (2/12) di Jalan Margonda Raya sektor 3 tak jauh dari Balai Kota Depok. Tetapi, baru sehari terpasang, keesokan harinya, billboard berisikan aspirasi Garbi soal masalah kemiskinan, kemacetan, pelayanan, upah minimum, kesehatan dan pendidikan. Dan ditambah kalimat 'Bosan yang Lama, Ganti yang Baru'

"Masalahnya pesan dalam baliho tersebut tidak disukai oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris. Merusak pemandangan kata Pak M Fahmi, pejabat di Satpol PP seperti diucapkan kepada dari Alfa Retailindo seperti disampaikan kepada kami," ujar Bramastyo Bontas

Senada, Pengurus Biro Hukum Grabi Kota Depok Slamet  billboard berukuran 10 x 5 meter tersebut dicopot Rabu siang atas suruhan Kasat Pol PP melalui Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Depok Muhammad Fahmi. Sedangkan masa pajak baliho itu sampai tanggal 2 Januari 2020. 

"Ini kesewenangan dari Pemkot Depok. Kami sudah melakukan prosedur yang benar dalam memasang billboard ini tidak melanggar apapun, ini bukan kampanye karena juga belum musim kampanye, itu hanya aspirasi dan kami sudah mendapatkan stiker tanda lunas pajak reklame Tindakan penurunan Baliho tersebut merupakan salah satu bentuk kezaliman," kata Slamet. 

Sementara itu, Kasat Pol PP Lienda Ratnanurdiany menjawab bahwa untuk sementata baliho itu diturunkan dengan bel dapat menunjukkan izin pemasangan reklame baru punya bukti pembayaran retribusi kepada Badan Keuangan Daerah Kota Depok.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Underpass Senen dibangun, Dishub DKI lakukan rekayasa lalu lintas
Kamis, 23 Januari 2020 - 11:24 WIB
Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas sehubungan dengan pembangunan underpass...
Siapkan payung, Jakarta diguyur hujan siang ini
Kamis, 23 Januari 2020 - 07:24 WIB
Warga Ibu Kota bersiaplah membawa payung saat akan beraktivitas di siang hari karena Badan Meteorolo...
200 personel Polda Metro kawal demo di Kemenkumham
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:09 WIB
Polda Metro Jaya telah mengerahkan 200 personel untuk mengawal demonstrasi di depan Gedung Kementeri...
Polisi berharap demo di Kemenkumham berlangsung tertib
Rabu, 22 Januari 2020 - 12:44 WIB
Polda Metro Jaya berharap demo di depan Gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Rabu (22...
Petugas damkar evakuasi ular sanca dari dalam rumah warga
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:27 WIB
Seekor ular sanca batik dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari dalam rumah warga di Susukan, Keca...
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini 
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Wisatawan diprediksi padati Kepulauan Seribu saat libur Imlek 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:56 WIB
Ribuan wisatawan diperediksi akan memadati Kepulauan Seribu saat libur Imlek, 25 Januari nanti.
Usulan dua cawagub DKI telah diterima Anies Baswedan
Selasa, 21 Januari 2020 - 13:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima secara langsung surat usulan nama calon wakil gubernur ...
Komisi I DPR gelar raker bersama Kemhan bahas Natuna
Senin, 20 Januari 2020 - 11:47 WIB
Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Neger...
Waspada potensi hujan guyur Jakarta siang-sore
Senin, 20 Januari 2020 - 07:23 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV