Hasniah, perempuan difabel rungu yang mahir merias
Elshinta
Jumat, 06 Desember 2019 - 10:37 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Hasniah, perempuan difabel rungu yang mahir merias
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/34SYh5O

Elshinta.com - Perempuan memang tidak bisa dipisahkan dari dunia kecantikan. Demikian pula dengan Hasniah. Siapakah Hasniah? Saat melihatnya, tidak akan menyangka jika Hasniah atau akrab disapa Nia ini adalah seorang difabel rungu yang sangat terampil dan penuh percaya diri saat memoleskan make up dengan teknik mumpuni.

Berlatih secara otodidak
Tata rias adalah bidang yang dipilih Nia saat ini. Dengan cara ini, ia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa penyandang disabilitas juga bisa berprestasi, berkarya, dan bermanfaat bagi orang lain. Nia sudah lama tertarik belajar make up dari tutorial Youtube, dan melatih keterampilannya secara otodidak. Bertahun-tahun ia memperhatikan tutorial demi tutorial, yang mengajarinya secara detail cara memulas make up sampai mahir seperti sekarang.

Nia mengaku tidak tahu apa-apa sama sekali tentang make up dan juga tak pernah ikut kelas make up. Ia belajar sendiri pelan-pelan dari dasar tentang cara memakai bedak agar tahan lama, mengaplikasikan maskara, bedak, lipstik, dan melukis alis. Nia belajar satu persatu dari melihat langkah-langkah yang ada dan mengikuti saja apa yang pertama harus dilakukan, lalu berikutnya apa hingga akhirnya mahir memoleskan make up berteknik mumpuni serta gaya yang modis. 

Sebagai orang yang memiliki kekurangan, Nia pun merasakan ada kalanya ia kurang percaya diri. Namun Nia berusaha fokus pada talenta yang dimilikinya dan selalu optimis. Saat nonton Youtube dan melihat para beauty influencer yang cantik-cantik membuatnya menanamkan pada diri sendiri bahwa ia juga bisa tampil secantik itu. Semangatnya pun menyala dengan belajar banyak trik make up, baik dari tutorial maupun dari beauty class yang digelar oleh Y.O.U makeup.

Saat awal belajar make up, hal yang paling sulit baginya adalah membuat alis. Ia belajar cukup lama untuk bisa menguasai cara merias alis. Menurut Nia, alis harus dibuat menyesuaikan bentuk wajah seseorang. Ia kemudian mempelajari cara membuat lengkungan alis agar bisa sesuai dan dapat membingkai mata orang yang diriasnya dan tak pernah berhenti belajar agar hasil riasannya semakin bagus. 

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2rVjr4J

Nia menyadari minatnya di bidang kecantikan dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk mengembangkan diri. Walau ada yang mengatakan make up adalah bakatnya, tapi bagi Nia bakat pun masih harus diasah dengan banyak latihan terus.
Karena memang menyukai make up, bisa melakukan apa yang disukai dan berkarya di bidang tersebut adalah hal yang membuatnya merasa cantik dan percaya diri. 

Melihat make up yang dipakainya terlihat menarik, teman-teman di lingkungan sosialnya pun memintanya mendandani mereka untuk berbagai keperluan. Agar komunikasi berjalan lancar, biasanya Nia meminta tolong klien untuk bicara lebih perlahan sehingga ia bisa mengerti apa kemauan mereka. 

Saat ini keterampilan Hasniah merias wajah baru tersalurkan di kalangan teman-temannya saja. Bulan Juni lalu, ia mendapat gelar Best Makeup dalam acara CSR Y.O.U Cosmetic. Nia semakin optimis untuk menekuni dunia make up artist profesional. Harapannya, ia ingin bisa merias wajah para selebriti tanah air.

Difabel pendengaran
Nia lahir pada 6 Oktober 1980 di Jakarta dan terlahir dengan kondisi normal. Ia kehilangan pendengarannya pada usia dua tahun. Penyebabnya adalah terjatuh dari tempat tidur. Kejadian itu yang membuatnya menjadi menyandang tuna rungu.
Nia diharuskan belajar bahasa isyarat dan membaca gerak bibir orang lain supaya fasih berbicara dengan orang lain. Hal ini tentu tidak mudah. Terlebih, tidak sedikit yang mengejeknya. Untungnya, anak bungsu dari empat bersaudara ini sangat mandiri. Ia bukan orang yang mudah patah semangat dan tak peduli pada ejekan orang.

Nia bersekolah sejak SD hingga SMA di SLB Santi Rama, Jakarta Selatan. Ketika duduk di kelas 2 SMA, ia mulai tertarik dengan make up karena ingin terlihat lebih cantik dan percaya diri. Selepas SMA dan bekerja, Nia mulai melengkapi alat dan produk make up. Tak hanya itu, ia juga mengikuti kelas make up yang digelar untuk umum. Kecintaan pada dunia make up semakin menjadi setelah menonton tutorial makeup yang ada di YouTube pun. Menurutnya, menonton YouTube memberikan manfaat besar bagi penyandang disabilitas sepertinya.

Saat ini, Nia bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang garmen sebagai penjahit. Hobi merias menjadi pekerjaan keduanya. Nia memang sudah mahir dalam hal teknik dan hasil akhir riasannya pun sangat bagus. Ia bahkan bisa menyulap wajahnya sendiri menjadi tampak glowing. Teman-temannya pun mengakui hal itu dan ia sudah beberapa kali dipercaya merias wajah beberapa klien. 

Saat ini,Nia juga tergabung sebagai anggota dalam Komunitas Cahaya Disabilitas dengan disabilitas pendengaran. Organisasi yang diketuai oleh Yeti Septiani ini, diketahui kerapkali mengikuti beragam pelatihan seperti crafting, bahasa Inggris, olahraga, dan lainnya.

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2PfX0zj

Ingin menjadi wanita independen 
Nia menuturkan, tata rias sendiri merupakan wujud dari ekspresi diri untuk mempercantik dan menghargai diri sendiri. Di samping itu, kemampuan tata rias juga bisa mempercantik orang lain.Keahlian penyuka kosmetik berupa liptint dan maskara tersebut dalam memulas aneka tata rias, rupanya bukan sekadar untuk hobi dan kepuasan diri saja. Lebih dari itu, ia menunjukkan jika dirinya adalah perempuan hebat yang berdaya dan bermanfaat untuk sesama. Baginya keterbatasan bukanlah alasan untuk tidak mandiri atau merasa terhambat. 

Nia memegang teguh motto hidupnya untuk menjadi wanita independen yang tidak perlu bergantung pada siapa pun. Ia tidak mau keterbatasan yang dimilikinya dijadikan alasan yang bisa menjadi penghambat untuk berkarier di dunia tata rias. (dari berbagai sumber)
 

 

 

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tak hanya selegram, Nay memiliki bisnis kuliner
Jumat, 04 September 2020 - 21:03 WIB
Tak sedikit selebgram, influencer atau youtubers yang kemudian melebarkan sayap dengan mengembangkan...
Era Soekamto, aktif kampanyekan budaya lewat kebaya
Rabu, 29 April 2020 - 06:00 WIB
Dalam pandangan Era Soekamto, sosok Kartini adalah seorang figur wanita yang sangat kritis dan mindf...
 Sosok Niki Zefanya, penyanyi asal Indonesia yang masuk daftar 30 Under 30 Asia dari Forbes
Selasa, 07 April 2020 - 10:53 WIB
Isyana Sarasvati dan Niki Zefanya, masuk dalam daftar bergengsi 30 Under 30 Asia 2020 oleh Forbes. ...
Sosok Pricilia Carla Yules, Miss Indonesia 2020
Jumat, 21 Februari 2020 - 13:54 WIB
Pricilia Carla Yules asal Sulawesi Selatan resmi dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2020 pada malam p...
Zahra Amalina, duta pariwisata spa pertama di Indonesia
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:00 WIB
Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, salah satunya adalah di industri sp...
Sosok Apriyani Rahayu, anak desa yang mengharumkan nama bangsa
Senin, 20 Januari 2020 - 12:53 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses meraih gelar juara di Indon...
Naila Novaranti, wanita pertama Indonesia yang menaklukan tujuh benua dengan terjun payung
Senin, 30 Desember 2019 - 11:55 WIB
Penerjun payung dunia dari Indonesia, Naila Novaranti berhasil menaklukan benua Antartika pada 5 Des...
Profil Albertina Ho, Srikandi Hukum yang menjadi Dewan Pengawas KPK
Senin, 23 Desember 2019 - 12:18 WIB
Dewan pengawas yang terdiri dari lima orang merupakan struktur baru di KPK. Ketua dan anggota dewan ...
Sosok Lili Pintauli Siregar, Pimpinan KPK yang baru
Jumat, 20 Desember 2019 - 17:57 WIB
Presiden Joko Widodo telah melantik lima orang Pimpinan KPK baru untuk periode 2019-2023 pada Jumat,...
Hasniah, perempuan difabel rungu yang mahir merias
Jumat, 06 Desember 2019 - 10:37 WIB
Perempuan memang tidak bisa dipisahkan dari dunia kecantikan. Demikian pula dengan Hasniah. Saat mel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV