UU berlaku, KPK diminta umumkan penyidik yang mundur
Elshinta
Sabtu, 07 Desember 2019 - 08:49 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
UU berlaku, KPK diminta umumkan penyidik yang mundur
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2sLyKgH

Elshinta.com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus meminta KPK agar mengumumkan penyelidik dan penyidik KPK yang menanggalkan tugas dan kewajibannya. 

Hal itu mengacu ke perintah UU baru KPK Nomor 19 Tahun 2019, khususnya Pasal 70 C. Dalam pasal itu dinyatakan pada saat UU baru mulai berlaku, semua tindakan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi yang proses hukumnya belum selesai harus dilakukan berdasarkan ketentuan UU baru tersebut.

"Sejak tanggal 17 Oktober 2019, sebagian besar penyelidik dan penyidik KPK harus menanggalkan tugas dan kewajibannya. Karena UU KPK yang baru mulai berlaku sejak tanggal itu. Tapi kenyataannya hingga sekarang, KPK belum memetakan dan mengumumkan siapa saja Penyelidik dan Penyidik KPK yang harus menanggalkan tugas," kata Petrus di Jakarta, Jumat (6/12), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin.

Ia menjelaskan pengumuman itu sangat penting agar publik, terutama pihak-pihak yang dipanggil KPK, baik sebagai saksi maupun tersangka tidak dipanggil oleh penyidik yang menanggalkan tugas. Jika itu terjadi maka proses penyidikannya cacat hukum atau ilegal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
200 personel Polda Metro kawal demo di Kemenkumham
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:09 WIB
Polda Metro Jaya telah mengerahkan 200 personel untuk mengawal demonstrasi di depan Gedung Kementeri...
Polisi berharap demo di Kemenkumham berlangsung tertib
Rabu, 22 Januari 2020 - 12:44 WIB
Polda Metro Jaya berharap demo di depan Gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Rabu (22...
Petugas damkar evakuasi ular sanca dari dalam rumah warga
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:27 WIB
Seekor ular sanca batik dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari dalam rumah warga di Susukan, Keca...
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini 
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Wisatawan diprediksi padati Kepulauan Seribu saat libur Imlek 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:56 WIB
Ribuan wisatawan diperediksi akan memadati Kepulauan Seribu saat libur Imlek, 25 Januari nanti.
Usulan dua cawagub DKI telah diterima Anies Baswedan
Selasa, 21 Januari 2020 - 13:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima secara langsung surat usulan nama calon wakil gubernur ...
Komisi I DPR gelar raker bersama Kemhan bahas Natuna
Senin, 20 Januari 2020 - 11:47 WIB
Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Neger...
Waspada potensi hujan guyur Jakarta siang-sore
Senin, 20 Januari 2020 - 07:23 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Asabri bantah korupsi, Ombudsman: Jangan bantah, laporan tahunannya mana?
Minggu, 19 Januari 2020 - 18:29 WIB
Anggota Ombudsman A. Alamsyah Saragih menyatakan laporan tahunan keuangan PT Asabri dinilai membangk...
Ombudsman sebut laporan keuangan PT Jiwasraya dan Asabri `aneh`
Minggu, 19 Januari 2020 - 17:34 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan lima orang terkait dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV