Menhan AS: Saat ini militer di Timur Tengah miliki cukup kemampuan
Elshinta
Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:38 WIB |
Menhan AS: Saat ini militer di Timur Tengah miliki cukup kemampuan
Iring-iringan kendaraan militer Amerika Serikat terlihat di pinggiran Dohuk, Irak (21/10). Sumber Foto: https://bit.ly/2sWZawl

Elshinta.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper pada Jumat mengatakan ia yakin militer AS yang saat ini berada di Timur Tengah memiliki cukup kemampuan untuk mencegah konflik, menepis laporan media bahwa penambahan pasukan utama sedang dipertimbangkan di tengah ketegangan dengan Iran.

Esper, yang berbicara di hadapan awak media, tidak mengesampingkan rotasi pasukan atau bahkan penambahan sedikit di masa mendatang. "Namun tidak ada masalah mengenai jumlah 14.000 itu hanya laporan yang keliru," kata Esper saat terbang ke California untuk menghadiri forum pertahanan di Perpustakaan Reagan.

"Setiap komandan menginginkan kemampuan yang lebih dan lebih, di mana pun berada. Namun saat ini kami yakin kami telah memiliki cukup kemampuan untuk mencegah apa yang mesti kita cegah."

Esper menambahkan dia secara rutin meninjau permintaan pasukan namun menekankan bahwa "saat ini tidak ada permintaan 14.000 pasukan untuk dikerahkan."

Pernyataan Esper soal isu tersebut merupakan yang paling luas sejak Pentagon pada Rabu membantah keras laporan Wall Street Journal bahwa AS sedang mempertimbangkan pengiriman sebanyak 14.000 pasukan tambahan ke kawasan tersebut."

Amerika Serikat menerjunkan sekitar 14.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah sejak Mei, ditambah lagi dengan bomber dan personel pertahanan udara, guna mencegah apa yang Washington sebut sebagai aksi provokatif Iran.

Keterbukaan Pentagon untuk mempertimbangkan pasukan tambahan tak mengejutkan lagi, mengingat perencanaan rutin yang dimaksudkan untuk mengatasi potensi peningkatan tensi dengan Iran, yang sedang bergelut dengan sanksi AS dan aksi turun ke jalan, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump teken surat perintah terkait reformasi kepolisian
Rabu, 17 Juni 2020 - 13:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan surat perintah, Selasa (16/6), yang menurut dia a...
AS umumkan total 2.085.769 kasus COVID-19, dengan 115.644 kematian
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:58 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) Amerika Serikat pada Senin (15/6) kembali mengumu...
Kasus COVID-19 di AS capai 2 juta, Biden kecam Trump
Jumat, 12 Juni 2020 - 11:51 WIB
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengecam penanganan pandemi COVID-19 oleh Presiden ...
Protes atas kekerasan polisi merebak lagi di Meksiko
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:49 WIB
Para pria dan wanita bermasker yang memprotes kekerasan yang dilakukan polisi, merusak gedung-gedung...
Kapal perang AS berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Tiananmen
Jumat, 05 Juni 2020 - 14:36 WIB
Sebuah kapal perang Amerika Serikat berlayar melalui Selat Taiwan pada Kamis (4/6) hari yang sama de...
Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:40 WIB
Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dala...
AS ingin siagakan pasukan di Tunisia seiring aktivitas Rusia di Libya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:49 WIB
Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan salah satu Brigade Bantuan Pasukan Keamanan di Tunisia, m...
Wabah COVID-19 memburuk, AS batasi perjalanan dari Brazil
Senin, 25 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Minggu (24/5) bahwa pihaknya membatasi perjalanan da...
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:27 WIB
Regulator Amerika Serikat pada Jumat (1/5) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir sebagai obat un...
Sebagian besar petugas kesehatan AS terinfeksi corona di tempat kerja
Rabu, 15 April 2020 - 13:06 WIB
Lebih dari separuh petugas kesehatan AS terinfeksi dengan virus corona jenis baru saat melakukan kon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV