Teten minta daerah fokus kembangkan produk unggulan
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 11:30 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Teten minta daerah fokus kembangkan produk unggulan
Sumber foto: https://bit.ly/350PKOs

Elshinta.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, setiap daerah harus fokus dalam mengembangkan produk unggulan daerahnya masing-masing.

"Produk unggulan itu artinya sudah memiliki demand, berbahan baku lokal, dan memiliki kekhasan khusus sebagai faktor pembeda dengan produk daerah lain. Terlebih lagi, kita kaya akan komoditi bernilai tinggi di berbagai daerah," kata Teten dalam kegiatan Smesco Jambi Tuntas Festival 2019.

Dilansir dari laman resmi Kemenkop, Senin, Menkop dan UKM mengatakan, Jambi harus mulai mengembangkan produk unggulan di luar yang sudah ada seperti kelapa sawit, batubara, dan karet. "Komoditas seperti itu sangat rentan bila terjadi perubahan iklim ekonomi global seperti yang terjadi saat ini. Saya usulkan, Jambi jangan hanya mengandalkan itu, tapi harus memperkuat produk-produk unggulan lain dari koperasi dan UMKM," sebutnya.

Teten berharap, Pemprov Jambi mulai fokus pada produk unggulan apa yang akan dikembangkan dan diperkuat. "Wisata alam di Jambi, juga bisa menjadi salah satu produk unggulan yang bisa dikembangkan. Wisata alam yang ada di Jambi harus dikelola dengan baik agar bisa mendatangkan wisatawan," ungkapnya.

Bagi Teten, destinasi wisata bisa menjadi windows produk unggulan daerah. "Ini potensi bagi daerah untuk membuat produk daerah berbeda dengan daerah lain. Kalau mau bersaing, ya harus membuat produk yang berbeda," tegasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dorong UKM naik kelas, Kemenkop gandeng komunitas pekerja kreatif
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:18 WIB
Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kre...
Jumlah warung tradisional capai 3,5 juta, Teten: Tantangan warung itu besar, harus mulai serba pintar
Senin, 16 Desember 2019 - 15:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan warung tradisional yang kini jumlahnya 3,5 juta wa...
Jurus Teten untuk pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM menyusun Strategi Pemberdayaan UMKM dalam lima tahun ke depan. Strategi...
Teten minta daerah fokus kembangkan produk unggulan
Senin, 09 Desember 2019 - 11:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, setiap daerah harus fokus dalam mengembangkan pro...
Pemuda ini buka peluang usaha kuliner dari keripik pisang
Senin, 02 Desember 2019 - 08:39 WIB
Pisang adalah salah satu jenis buah kaya akan kandungan Vitamin C, Vitamin B6, magnesium serta kalor...
INDEF: KUMKM sebagai `juru selamat` perekonomian nasional
Rabu, 27 November 2019 - 09:48 WIB
Peran pemerintah dinilai vital untuk bisa menjadikan KUMKM (Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah)...
Suku bunga KUR turun, diharapkan dorong pertumbuhan koperasi dan UMKM
Jumat, 15 November 2019 - 09:09 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meyakini keputusan Pemerintah untuk menurunkan suku bunga Kre...
Dongkrak daya saing, Kemenperin fokus berikan KUR ke IKM penghasil substitusi impor
Kamis, 14 November 2019 - 12:58 WIB
Kementerian Perindustrian akan terus memfasilitasi lebih banyak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ya...
Peluang di era disrupsi, ini tiga jurus Teten gairahkan UKM dan koperasi
Senin, 11 November 2019 - 10:25 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan di era disrupsi sebenarnya bisa menjadi peluang un...
Melihat potensi industri refraktori yang dipacu Kemenperin
Senin, 11 November 2019 - 09:31 WIB
Salah satu subsektor yang sedang dipacu, yakni industri refraktori. Hasil produknya digunakan sebaga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV