MemoRI 13 Desember
13 Desember 1957: Dinyatakan kepada dunia bahwa pemerintah Indonesia juga menguasai lautnya
Elshinta
Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
13 Desember 1957: Dinyatakan kepada dunia bahwa pemerintah Indonesia juga menguasai lautnya
Deklarasi Djuanda. Sumber foto: https://bit.ly/2sXuNpj

Elshinta.com - Deklarasi yang menyatakan kepada dunia bahwa pemerintah Indonesia juga menguasai lautnya dicetuskan, 13 Desember 1957. Deklarasi dicetuskan oleh Perdana Menteri Indonesia saat itu, Djuanda Kartawidjaja, dan dikenal sebagai Deklarasi Djuanda. 

Deklarasi Djuanda menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mengutip Wikipedia, sebelum Deklarasi Djuanda, wilayah negara Republik Indonesia mengacu pada Ordonansi Hindia Belanda 1939, yaitu Teritoriale Zeeën en Maritieme Kringen Ordonantie 1939 (TZMKO 1939). Dalam peraturan zaman Hindia Belanda ini, pulau-pulau di wilayah Nusantara dipisahkan oleh laut di sekelilingnya dan setiap pulau hanya mempunyai laut di sekeliling sejauh 3 mil dari garis pantai. Ini berarti kapal asing boleh dengan bebas melayari laut yang memisahkan pulau-pulau tersebut.

Namun setelah Deklarasi Djuanda, seluruh wilayah laut di antara pulau dan sekitar Indonesia merupakan wilayah kekuasaan Indonesia.

Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa Indonesia menganut prinsip-prinsip negara kepulauan (Archipelagic State) yang pada saat itu mendapat pertentangan besar dari beberapa negara, sehingga laut-laut antarpulau pun merupakan wilayah Republik Indonesia dan bukan kawasan bebas. 

Deklarasi Djuanda selanjutnya diresmikan menjadi Undang-Undang No.4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Akibatnya, luas wilayah Republik Indonesia berganda 2,5 kali lipat dari 2.027.087 km² menjadi 5.193.250 km² dengan pengecualian Irian Jaya yang walaupun wilayah Indonesia tetapi waktu itu belum diakui secara internasional.

Berdasarkan perhitungan 196 garis batas lurus (straight baselines) dari titik pulau terluar (kecuali Irian Jaya), terciptalah garis maya batas mengelilingi RI sepanjang 8.069,8 mil laut.

Setelah melalui perjuangan yang penjang, deklarasi ini pada tahun 1982 akhirnya dapat diterima dan ditetapkan dalam konvensi hukum laut PBB ke-III Tahun 1982 (United Nations Convention On The Law of The Sea/UNCLOS 1982). Selanjutnya delarasi ini dipertegas kembali dengan UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982 bahwa Indonesia adalah negara kepulauan.

Sejak tahun 2001, 13 Desember dikenang sebagai Hari Nusantara lantaran wilayah pulau-pulau di Indonesia dianggap dapat bersatu berkat Deklarasi Djuanda.

Isi dari Deklarasi Djuanda yang ditulis pada 13 Desember 1957 menyatakan:
1. Bahwa Indonesia menyatakan sebagai negara kepulauan yang mempunyai corak tersendiri
2. Bahwa sejak dahulu kala kepulauan nusantara ini sudah merupakan satu kesatuan
3. Ketentuan ordonansi 1939 tentang Ordonansi, dapat memecah belah keutuhan wilayah Indonesia.

Dari deklarasi tersebut mengandung suatu tujuan:
1. Untuk mewujudkan bentuk wilayah Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan bulat
2. Untuk menentukan batas-batas wilayah NKRI, sesuai dengan asas negara Kepulauan
3. Untuk mengatur lalu lintas damai pelayaran yang lebih menjamin keamanan dan keselamatan NKRI.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pimpinan DPD pantau Bandara Internasional Juwata, Kaltara antisipasi virus corona
Rabu, 29 Januari 2020 - 15:57 WIB
Menyikapi wabah virus corona yang merebak akhir-akhir ini. Pimpinan Komite II Dewan Perwakilan Daer...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat sore hingga petang hari ini
Rabu, 29 Januari 2020 - 15:36 WIB
 BMKG merilis peringatan dini cuaca Jawa Barat, Rabu (29/1) pukul 15.00 WIB. Hujan berpotensi terja...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat siang hingga sore ini
Rabu, 29 Januari 2020 - 13:55 WIB
Hujan berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat, Rabu (29/1) dengan intensitas sedang hingga lebat.
29 Januari 2014: Puting beliung rusak 87 rumah di Banyuwangi
Rabu, 29 Januari 2020 - 06:06 WIB
Angin puting beliung menerjang tiga dusun di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwang...
LPSK dukung penuh anak korban eksploitasi di Penjaringan  
Selasa, 28 Januari 2020 - 21:34 WIB
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Antonius PS Wibowo menegaskan, siap menduku...
Polsek dan Muspika Kasokandel, Majalengka renovasi rumah tidak layak huni 
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:55 WIB
Polsek Kasokandel, Polres Majalengka bersama unsur Muspika setempat dibantu warga merenovasi rumah t...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang ini
Selasa, 28 Januari 2020 - 15:27 WIB
Hujan berpotensi mengguyur wilayah Jabodetabek pada Selasa (28/1).
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hingga jelang sore 
Selasa, 28 Januari 2020 - 12:56 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada Selasa (28/1) siang hingga jelang sore.
28 Januari 2019: Amankan lapangan terbang di Nduga, satu anggota TNI gugur
Selasa, 28 Januari 2020 - 06:06 WIB
Seorang prajurit TNI dari satuan Yonif Raider Kostrad 751/VJS, Praka Nasrudin gugur akibat tertembak...
Warga di Kecamatan Kota Kudus resah dengan serbuan ulat bulu 
Senin, 27 Januari 2020 - 20:33 WIB
Belasan keluarga di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, merasa resah dengan serbuan ulat b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV