Cegah perubahan iklim, agama berpotensi besar gerakkan umat berkontribusi
Elshinta
Selasa, 10 Desember 2019 - 08:01 WIB |
Cegah perubahan iklim, agama berpotensi besar gerakkan umat berkontribusi
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid. Sumber foto: https://bit.ly/2YyW90X

Elshinta.com - Tak hanya menggerakkan manusia pada hal yang abstrak, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid mengungkapkan agama memiliki potensi besar menggerakkan umat manusia untuk berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim dan itu sudah dibuktikan dengan sejumlah aksi nyata di berbagai belahan dunia.

"Sebut saja soal surga dan neraka yang secara fisik tidak diketahui," ujar Yenny seusai menjadi pembicara di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim COP25 UNFCCC di Madrid, Spanyol, Senin (9/12).

Di sisi lain, perubahan iklim yang secara nyata terjadi, belum mampu menggerakan umat manusia secara masif untuk melakukan aksi mencegah pelepasan emisi gas rumah kaca (GRK).

"Saya mengajak semua untuk hijrah melakukan tindakan dalam pengendalian perubahan iklim," imbuh dia, dikutip Antara.

Menurut Yenny, upaya menggerakan umat manusia agar beraksi dalam pengendalian perubahan iklim keliru jika hanya menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan. Seharusnya umat manusia juga disentuh hati dan perasaannya agar melakukan aksi kongkret.

Besarnya potensi agama dalam pengendalian perubahan iklim karena sekitar 80 persen umat manusia yang ada di bumi saat ini memeluk agama. Yenny menuturkan, agar peran agama bisa opimal maka organisasi keagamaan dan para pemuka agama harus dilibatkan sebagai pihak dalam pengendalian perubahan iklim. 

"Pemimpin keagamaan bisa menyebarkan dakwah baru tentang perubahan iklim," tandas Yenny. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember ditengah pandemi Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57 WIB
Seorang Kapolsek di Majalengka berhasil membudidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember. Hasilnya ...
Menteri LHK namai `Fitri` untuk orang utan di Bogor lahir saat Lebaran
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:56 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memberi nama `Fitri` untuk anak orang uta...
Jalankan protokol kesehatan, program 10 Rumah Aman KSP jadi inspirasi warga Madiun 
Senin, 18 Mei 2020 - 18:37 WIB
Program 10 Rumah Aman yang diinisiasi Kantor Staf Presiden terus berkembang. Di Madiun, Jawa Timur ...
KLHK catat penurunan hotspot di awal 2020 dibandingkan tahun lalu
Jumat, 08 Mei 2020 - 19:12 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat penurunan titik panas (hotspot) dalam per...
KKP tindak tegas perusak ekosistem laut di NTB-Sulteng
Minggu, 26 April 2020 - 15:14 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menindak tegas pelaku destructive fishing atau perusak ekos...
Warga Tarakan pasang portal untuk antisipasi penyebaran COVID-19
Rabu, 15 April 2020 - 19:12 WIB
Sebagai upaya pencegahan dan memutus penularan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Tarakan. RT 1...
Personel Pamtas Yonif 411 Kostrad dan warga Kampung Kondo gelar karya bakti
Rabu, 01 April 2020 - 10:35 WIB
Sebagai wujud kepedulian terhadap keindahan dan kebersihan kampung, personel TNI Satgas Pamtas RI-PN...
Ajak petani ramah lingkungan, Satgas TMMD ajari pembuatan pupuk cair  
Jumat, 27 Maret 2020 - 18:58 WIB
Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 107 di Desa Kedungsari kecamatan Gebog K...
Waspada COVID-19, Polsek Soreang bersih-bersih fasilitas umum
Sabtu, 14 Maret 2020 - 12:37 WIB
Jajaran Polsek Soreang Kabupaten Bandung Jawa Barat, melakukan bersih-bersih di sejumlah objek fasil...
Ayo bersama-sama lawan COVID-19!
Jumat, 13 Maret 2020 - 08:06 WIB
 Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan, untuk mencegah penyebaran COVID-19, perlu adanya kesadaran ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV