BPBD catat satu orang terluka dan 15 bangunan rusak akibat angin kencang di Jember
Elshinta
Selasa, 10 Desember 2019 - 16:32 WIB |
BPBD catat satu orang terluka dan 15 bangunan rusak akibat angin kencang di Jember
Sumber Foto: https://bit.ly/2PuxN43

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Jawa Timur mencatat satu warga terluka dan 15 unit bangunan rusak akibat angin kencang dan tanah longsor yang menerjang beberapa kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (9/12) sore hingga malam.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo di Jember, Selasa (10/12).

"Pendataan terus diperbarui pada Selasa pagi, sehingga jumlah titik wilayah terdampak bencana angin kencang dan tanah longsor tercatat sebanyak enam desa/kelurahan yang tersebar di lima kecamatan," kata Heru.

Angin kencang menerjang di Kecamatan Sumbersari (Kelurahan Antirogo dan Kelurahan Tegalgede), Kecamatan Sukorambi (Desa Dukuh Mencek), Kecamatan Tanggul (Jalan Raya Tanggul-Kencong) dan Kecamatan Rambipuji (Desa Rambigundam), sedangkan tanah longsor terjadi di Kecamatan Patrang (Kelurahan Slawu).

"Satu orang mengalami luka di bagian kepala atas nama Bu Toya (65), warga Jalan Timur Tegalgede karena tertimpa asbes dan kayu saat terjadi angin kencang di Kelurahan Tegalgede pada Senin (9/12) sore," tuturnya.

Saat ini, lanjut dia, kondisi korban yang mengalami luka di bagian kepala sudah mendapat perawatan di rumah sakit dan sudah agak membaik, sehingga diharapkan korban bisa segera pulih dan beraktivitas seperti sedia kala.

"Dampak kerusakan secara rinci, yakni 10 rumah rusak ringan dan sedang, satu puskesmas pembantu rusak ringan, tiga tempat usaha rusak ringan, dan satu sekolah rusak ringan, sehingga total ada 15 unit bangunan yang rusak baik rusak ringan maupun sedang," katanya.

Heru menjelaskan hujan yang turun disertai angin kencang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Jember yang menyebabkan beberapa pohon tumbang dan merusak beberapa bangunan, kemudian akses jalan macet dua arah, jaringan PLN dan Telkom putus tertimpa pohon, serta terjadi longsor di satu titik di Kelurahan Slawu.

BPBD Jember juga sudah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin kencang dan longsor di Kabupaten Jember, sehingga diharapkan dapat meringankan warga yang terdampak bencana alam.

"Saya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana angin kencang dan angin puting beliung yang bisa terjadi selama beberapa hari ke depan, sehingga dapat meminimalisir korban," ujarnya, demikian Antara (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gelombang tinggi karena pasang dihantam topan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:15 WIB
Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut, menjelaskan fenomena gelombang tinggi yang ramai...
YANU Indonesia bantu rehab rumah warga di Cirebon
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:11 WIB
Pasangan lansia suami istri Ratima (74) dan Kurni’ah (65), dapat tersenyum kembali, usai mengalami...
Gempa M 5 guncang Maluku
Kamis, 28 Mei 2020 - 06:15 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa dengan Magnitudo 5 di ...
Gelombang tinggi sebabkan banjir rob di Pantai Payangan Jember
Rabu, 27 Mei 2020 - 21:36 WIB
Gelombang tinggi menyebabkan banjir rob menerjang kawasan pesisir pantai selatan hingga merusakkan s...
BMKG: Waspadai banjir ROB di Pesisir Barat Lampung dan Pesisir Selatan Jawa hingga NTT
Rabu, 27 Mei 2020 - 14:37 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau akan adanya fenomena banjir ROB (ban...
Nelayan di Gunung Kidul diimbau tidak melaut karena gelombang tinggi
Selasa, 26 Mei 2020 - 10:19 WIB
Tim pencarian dan penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Kabupaten Gunung Kidul, Dae...
Pemkot Samarinda tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 26 Mei 2020 - 09:45 WIB
Pemerintah Kota Samarinda telah menerbitkan surat keputusan penetapan status keadaan tanggap darurat...
30.894 warga Samarinda terdampak banjir
Senin, 25 Mei 2020 - 15:25 WIB
Sebanyak 30.894 jiwa (warga) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Lebaran kedua ini masih terdam...
Warga terdampak banjir di Samarinda mulai mengungsi
Senin, 25 Mei 2020 - 12:50 WIB
Para korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, ak...
Gempa tektonik magnitudo 5,5 melanda Maluku Barat Daya
Sabtu, 23 Mei 2020 - 11:10 WIB
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,5  melanda kawasan Maluku Barat Daya, Maluku, Sabtu (23/5) p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV