Menko Perekonomian: Kartu Pra Kerja untuk pencari kerja, pekerja berhenti kerja, dan yang akan pindah kerja
Elshinta
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:33 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Menko Perekonomian: Kartu Pra Kerja untuk pencari kerja, pekerja berhenti kerja, dan yang akan pindah kerja
Kartu Pra Kerja. Sumber foto: https://bit.ly/35mIZ9y

Elshinta.com - Pemerintah menegaskan bahwa Kartu Pra Kerja disiapkan untuk para pencari kerja, pekerja yang berhenti kerja, maupun yang akan pindah kerja. 

Kartu Pra Kerja disiapkan untuk warga negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang dalam pendidikan formal, dan programnya akan juga didorong untuk pekerja migran Indonesia. 

“Jadi fokusnya adalah pemerintah mempersiapkan dana untuk melakukan pelatihan. Nah, pelatihan sumber pelatihan yang ada di dalam negeri,” demikia dijelaskan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/12). 

Pemerintah, lanjut Airlangga, sudah menyiapkan beberapa pelatihan termasuk di dalamnya lembaga-lembaga yang sudah ada dimiliki oleh pemerintah maupun swasta. Dimana lembaga-lembaga tersebut akan menyiapkan pelatihan dan pelatihannya bisa mencakup masalah teknik industri tertentu, termasuk industri digital, terkait dengan lifestyle, termasuk untuk fotografi, perawatan, kemudian terkait dengan properti, pertanian, penjualan, perbankan, industri kreatif, industri pertanian dan yang lain. 

Menurut Menko Perekonomian, lembaga-lembaga tersebut pada prinsipnya adalah menjadi official partner daripada Kartu Pra Kerja, yang nanti disiapkan terkait dengan platform digital, mulai dari pilihan terhadap latihan, mengikuti pelatihan online maupun offline, dan juga mendapatkan insentif. 

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan demand side-nya terkait dengan kebutuhan usaha terhadap pekerja, jadi baik itu dalam project strategis nasional maupun investor yang masuk di BKPM ataupun di kementerian-kementerian sektor atau bahkan project-project swasta. 

Terkait time schedule untuk program Kartu Pra Kerja, menurut Menko Perekonomian, diharapkan pada Desember ini Peraturan Presiden (Perpres)-nya sudah  selesai. Kemudian di bulan Januari, pemerintah akan menyiapkan project management office atau PMO, dan kemudian di bulan Februari diharapkan sudah ada penjelasan publik dalam bentuk website. 

“Kemudian bulan Maret dan awal April akan ada pilot atau uji coba di dua kota, rencananya di Jakarta dan di Bandung, dan basisnya adalah aplikasi. Kemudian di bulan April sampai Agustus adalah perluasan implementasi di berbagai kota dan launching daripada itu nationwide itu direncanakan di bulan Agustus,” jelas Airlangga. 

7 Juta Kuota 

Menko Perekonomian menjelaskan, pemerintah akan membangun suatu learning ecosystem, kemudian lembaga pelatihannya, perbankannya. Kemudian dari segi providers dari pemerintah, dari employer-nya baik itu Kadin, Apindo maupun pengusaha. 

“Nah yang sedang disiapkan dalam ekosistem itu adalah platform digital, financial technology, kemudian dari job portal-nya,” ujar Airlangga. 

Mengenai jumlah peserta, Menko Perekonomian mengemukakan, rencananya yang jadi basis anggaran itu 3 sampai 7 juta. Dengan total anggaran Rp10 triliun, yang murni untuk pelatihan tenaga kerja. 

“Jadi kalau modal kerja nanti kita punya program yang kredit usaha rakyat dan yang lain. Jadi kita tidak campur antara pelatihan dan program-program lain. Ini murni untuk pelatihan,” tegas Airlangga, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terkait produksi obat dan perkembangan uji klinis vaksin COVID-19, ini penjelasan Kemenkes
Selasa, 04 Agustus 2020 - 09:10 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penelitian dan Pengemba...
Bersama petugas Puskesmas Pembantu, Prajurit Yonif 125 bagikan kelambu anti nyamuk kepada warga perbatasan
Selasa, 04 Agustus 2020 - 08:12 WIB
Bekerja sama dengan Petugas Puskesmas Pembantu dalam melakukan upaya pencegahan penyakit malaria, P...
20 warga Nagan Raya reaktif corona setelah mandikan jenazah positif COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:48 WIB
Sebanyak 20 orang warga di Desa Serbajadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh terkon...
Lima tenaga medis RSPPB Langkat terpapar COVID-19 
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:37 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat menyatakan, terkait isu pemberitaan tenaga kesehatan dan non keseh...
Fraksi PDIP DPRD Sumut bantu 500 pcs alat rapid test ke Pemkab Langkat
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:25 WIB
Fraksi PDIP DPRD Provinsi Sumatera Utara bantu alat rapid test ke Pemkab Langkat, yang diterima oleh...
Satgas: Belum ada lembaga atau orang lakukan konspirasi lewat pandemi
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:59 WIB
Penulis Buku Sejarah Pandemi Arie Rukmantara yang juga Koordinator Media Center Satuan Tugas Penanga...
BPBD imbau pengguna jalan waspada saat melintas Jalur Cipanas-Puncak
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:35 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau pengguna jalan yang melint...
Wapres: Sosialisasi protokol kesehatan harus masif
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:26 WIB
Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk aktif melakukan sosialisasi...
Polda Jateng mulai gunakan Absen Online dan Digital Mapping
Senin, 03 Agustus 2020 - 19:47 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Tengah mulai menggunakan aplikasi `Absen Online` dan aplikasi `Digital Mappin...
Penyemprotan padi untuk tingkatkan produksi di tengah pandemi COVID-19
Senin, 03 Agustus 2020 - 19:27 WIB
Puluhan petani dan Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro bersama Petrokimia Gresik melakukan penyempr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV