Presiden minta Menko Polhukam kawal pemberantasan korupsi besar belum terjamah
Elshinta
Rabu, 11 Desember 2019 - 14:37 WIB |
Presiden minta Menko Polhukam kawal pemberantasan korupsi besar belum terjamah
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. Foto via @RadioElshinta

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD ikut mengawal pemberantasan korupsi mengingat banyak kasus korupsi besar yang sama sekali belum terjamah.

"Saya diminta ikut mengawal pemberantasan korupsi yang sungguh-sungguh," kata Mahfud MD seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12).

Ia menyebutkan, Presiden Jokowi memberi penekanan pada upaya pemberantasan korupsi di berbagai sektor. "Supaya lebih efektif ke depannya, karena banyak sekali yang besar-besar belum terjamah," tegasnya, dikutip Antara.

Lebih lanjut, Menko Polhukam menyebutkan tidak ada hal yang luar biasa yang dibahas bersama Presiden Jokowi pada Rabu ini. "Laporan rutin kegiatan Menko Polhukam saja, progresnya gimana. cuma gitu aja, enggak ada yang spesifik, enggak ada yang biasa," tuturnya.

Ia mengaku melaporkan berbagai hal dan rencana yang dilakukan kementerian yang dipimpinnya seperti perkembangan RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, Tim Saber Pungli, Bakamla. "Banyak lah laporan-laporan, tapi tidak ada yang luar biasa, ini laporan rutin," pungkasnya. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Purwakarta dalami kasus dugaan beras PKH bercampur biji plastik
Rabu, 30 September 2020 - 16:36 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Jawa Barat masih mendalami kasus dugaan beras Program Keluarga...
Kasus pelecehan saat rapid test di Bandara Soetta, Polda Metro telusuri korban lain 
Rabu, 30 September 2020 - 11:07 WIB
Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pemerasan dan pelecehan yang dilakukan tersangka EFY terhadap...
Komisi III duga kaburnya napi hukuman mati di Lapas Tangerang karena dapat `blue print`
Selasa, 29 September 2020 - 09:57 WIB
Komisi III DPR RI menduga kaburnya narapidana hukuman mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53) karena...
Napi hukuman mati kabur, Ditjen PAS pastikan siapa pun terlibat ditindak
Sabtu, 26 September 2020 - 12:12 WIB
Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Banten, Andika Dwi Prasetya terancam dico...
Mantan KaBAIS: Revisi UU Kejaksaan tak kurangi kewenangan penyidikan Polri
Jumat, 25 September 2020 - 21:25 WIB
Revisi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dinilai tidak akan mengurangi kewenangan ...
Ditanya kasus penipuan RO, Jampidum bungkam
Jumat, 25 September 2020 - 18:46 WIB
Kasus penipuan RO sudah dinyatakan lengkap (P21), bahkan sudah diikuti pelimpahan tahap II. Namun, s...
Febri Diansyah: Kondisi KPK sudah berubah
Jumat, 25 September 2020 - 12:04 WIB
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengungkapkan, sa...
Kasus pelecehan dan penipuan di bandara, polisi periksa delapan saksi
Kamis, 24 September 2020 - 08:41 WIB
Penyidik Kepolisian telah memeriksa delapan saksi dalam perkara dugaan pelecehan dan penipuan yang d...
Sidang korupsi skandal pembelian MTN oleh Bank Sumut sampai malam, `Fee`4 persen dipertanyakan
Selasa, 22 September 2020 - 15:26 WIB
Sidang lanjutan secara video conference (vidcon) perkara korupsi Rp202 miliar terkait skandal pembel...
KPK: Pengurangan vonis koruptor oleh MA perparah korupsi
Senin, 21 September 2020 - 17:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pengurangan masa hukuman para terpidana korupsi berdas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV