Ini dampak buruknya bila anak terlalu diatur
Elshinta
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:06 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
Ini dampak buruknya bila anak terlalu diatur
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/34bEgX1

Elshinta.com - Setiap orang tua tentu sayang kepada anak-anaknya dan berusaha memenuhi apa yang anak inginkan. Agar anak tidak melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki, tak jarang orang tua terkadang membuat aturan-aturan. Namun seringnya peraturan itu dibuat tanpa melakukan diskusi terlebih dahulu dengan sang buah hati.

Padahal dalam memutuskan sesuatu yang menyangkut pribadi anak semestinya meminta pendapat anak, agar aturan yang dibuat tidak berdampak sebaliknya kepada anak. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut dampak negatif jika anak terlalu diatur:

Kehilangan kebebasan
Ketika dikekang dan terlalu diatur bisa membuat anak-anak merasa tidak nyaman tinggal di rumah. Selain itu perasaan jenuh dan bosan bisa muncul sehingga justru memunculkan masalah baru.

Masa kecil merupakan bagian dalam fase perkembangan anak yang sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian anak ketika dewasa kelak. Perlakukan anak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.  

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/38u1pr5

Kemampuan tidak berkembang
Jika terlalu diatur dan overprotektif maka anak akan kesulitan untuk menemukan potensi dalam dirinya. Padahal untuk bisa menemukan potensi hebat dalam diri anak membutuhkan dukungan orang tua dalam mengakomodasi segala keperluan anak, sehingga anak bisa dengan leluasa mengeksplorasi kemampuannya.

Sulit bersosialisasi
Jika orang tua terlalu membatasi ruang bergaul, teman,masyarakat  maka membuat pribadi anak menjadi kaku saat bersosialisasi. Anak menjadi kurang cakap dalam membangun komunikasi yang baik dengan orang lain. Hal tersebut akan berpengaruh pada pribadi anak sampai dewasa. 

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2Pd1VC3

Individualis
Karena terlalu dikekang maka anak akan lebih banyak menghabiskan waktu sendiri dan bisa memicu munculnya sikap individualisme pada diri anak. Ia menjadi sosok yang tidak peka dengan keadaan sosial dan muncul sikap egois.

Hubungan dengan orang tua tidak nyaman
Anak yang terus menerus ditekan dan diatur lama kelamaan bisa memunculkan sikap antipati terhadap orang tuanya dan bisa menjadi bibit-bibit munculnya kebencian seorang anak kepada orang tuanya.

Terpengaruh hal negatif
Anak yang terlalu dikekang biasanya akan melampiaskan segala hasrat atau kekesalan yang ada dipikirannya ketika memiliki kesempatan berada di luar rumah. Pikiran anak yang labil dan tidak dibekali pendidikan karakter yang kuat akan lebih mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2YCx4SI

Suka melamun
Hal negatif lain penyebab terlalu mengatur anak adalah anak akan banyak melamun, pendiam, sulit bersosialisasi, dan merasa tidak nyaman ketika berada dilingkungan yang ramai. Bisa jadi anak akan membandingkan kehidupan yang dialaminya dengan anak lain yang dianggapnya bebas melakukan hal apapun yang dia ingin lakukan.

Tidak menjadi dirinya sendiri
Aturan yang ketat membuatnya lebih banyak harus mengalah dan mengikuti aturan yang berlaku. Anak juga menjadi ketergantungan dan tidak dapat menghadapi masalahnya sendiri.

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/36skBDE

Penakut 
Keterlibatan orang tua dalam segala hal yang dilakukan anak menjadikan anak hidup dalam bayang-bayang orang tua. Akibatnya, anak takut untuk melakukan hal-hal di luar pengawasan orang tua. Anak yang dibesarkan oleh orangtua yang selalu mengekang dan melarang akan tumbuh jadi pribadi yang berkecil hati, takut mengambil risiko, dan tidak punya inisiatif.

Berbohong
Anak juga butuh ruang gerak dan bila tak terpenuhi maka akan mencari celah dan akhirnya berbohong supaya bisa lolos dari kekangan orangtua. Selain itu, bila hal yang dilakukan anak tidak sesuai dengan keinginan orang tua, maka anak memilih untuk berbohong sebagai upaya untuk menghindari hukuman. 


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Orang tua jangan malu, bila harus belajar dari anak
Selasa, 31 Maret 2020 - 11:05 WIB
Orang tua percaya bahwa mereka memiliki banyak pengalaman dan wajar bila anak-anak harus belajar dar...
 Gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja berikut ini, manakah yang paling tepat?
Kamis, 19 Maret 2020 - 09:39 WIB
Pada fase remaja, tidak jarang orang tua mengalami tantangan dalam berkomunikasi dengan anaknya. Kom...
 Bagaimana mengendalikan emosi saat menghadapi anak?
Senin, 16 Maret 2020 - 11:27 WIB
Wajar jika orang tua pernah marah atau merasa kesal dengan perbuatan anaknya. Menahan kesabaran mema...
Hidayat Nur Wahid: RUU Ketahanan Keluarga sejalan dengan HAM dalam UUD NRI 1945
Kamis, 12 Maret 2020 - 17:35 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari FPKS Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA mengataka...
Mengapa sulit berkomunikasi dengan anak yang sedang beranjak remaja?
Rabu, 11 Maret 2020 - 11:19 WIB
Perbedaan pandangan antara orang tua dengan anak yang sedang beranjak remaja seringkali memicu perde...
Bagaimana melatih anak dalam mengatur waktu demi masa depannya kelak?
Senin, 09 Maret 2020 - 11:23 WIB
Semakin besar, anak akan memiliki banyak kegiatan terutama jika sudah mulai bersekolah. Untuk itu, o...
 Bagaimana membangun komunikasi yang baik dengan anak?
Senin, 02 Maret 2020 - 13:49 WIB
Kualitas komunikasi orang tua kepada anak memengaruhi perkembangan mereka. Cara bicara orang tua den...
Bagaimana cara mengajarkan anak agar menjadi teman yang baik?
Kamis, 27 Februari 2020 - 11:15 WIB
Teman adalah sosok yang penting bagi kehidupan anak. Memiliki teman dan menjalin persahabatan memung...
Saat anak susah disuruh belajar, atasi dengan cara ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:17 WIB
Orang tua jangan langsung memarahi anaknya ketika susah untuk urusan belajar karena hal itu bisa mem...
Ini alasannya mengapa kerajinan tangan bermanfaat bagi perkembangan anak
Senin, 17 Februari 2020 - 12:02 WIB
Membuat kerajinan tangan dapat mengasah kreativitas dan kemampuan motorik yang sangat baik bagi perk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)