Kemendes PDTT kembangkan produk unggulan `Beras Organik` kawasan perdesaan
Elshinta
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:18 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kemendes PDTT kembangkan produk unggulan `Beras Organik` kawasan perdesaan
Wakil Menteri Desa, PDTT Budi Arie Setiadi. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi terus menggenjot pengembangan produk unggulan di kawasan perdesaan melalui pengembangan beras organik di Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Wakil Menteri Desa, PDTT Budi Arie mengatakan esensi dari pembangunan kawasan perdesaan adalah mendorong produksi ekonomi memiliki nilai tambah dengan memadukan sektor hulu dan hilir, memperkuat posisi tawar terhadap pasar, tidak hanya sebagai penerima harga tetapi sebagai penentu harga serta mencegah kompetisi tidak sehat dengan menguatkan kolaborasi antar desa.

"Kita patut bangga dan menyambut dengan gembira pembangunan kawasan perdesaan pengembangan pertanian beras organik yang terletak di lima kecamatan di Kabupaten Karanganyar ini," ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke Karanganyar (11/12).

Kawasan dengan prukades beras organik ini, mencakup 15 Desa yaitu Kecamatan Karangpandan (Desa Ngemplak, Tohkuning, Bangsri), Kecamatan Mojogedang (Desa Gentungan, Pereng, Pedem, Mojogedang, Sewurejo), Kecamatan Kerjo (Desa Kuto, Kwadungan, Karangrejo), Kecamatan Jenawi (Desa Balong dan Seloromo) dan Kecamatan Matesih (Desa Ngadiluwih dan Gatiwarno).

Wamendes Arie menjelaskan bahwa pengembangan kawasan perdesaan Beras Organik ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya pertanian organik yang tangguh, berdaya saing, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Selain itu bertujuan mendorong peningkatan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan PDRB, ekspor, penciptaan lapangan pekerjaan, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperjuangkan kepentingan dan perlindungan terhadap petani.

Lanjut Arie, pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan Beras Organik telah berjalan melalui pengembangan kelembagaan berbasis komunitas dan kawasan. Salah satunya melalui pelatihan, pendampingan, dan stimulan usaha/peralatan usaha.

"Pelatihan tentang manajemen pengelolaan kawasan perdesaan dan kewirausahaan dilakukan oleh Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta," terangnya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Kamis (12/12)

Sedangkan untuk pendampingan dilaksanakan oleh pendamping kawasan perdesaan, kader pemberdayaan masyarakat desa, pendamping lokal desa, dan pendamping desa. Di kawasan perdesaan beras organik telah bekerja dua pendamping kawasan, yaitu di bidang teknis dan ekonomi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Danki Satgas TMMD ke-107 kunjungi tokoh masyarakat Kampung Epem
Jumat, 27 Maret 2020 - 16:35 WIB
Untuk terus menjalin serta meningkatkan hubungan baik dengan warga masyarakat, anggota Satgas TMMD k...
Kemenko Maritim: Pemindahan ibu kota terus berjalan
Rabu, 25 Maret 2020 - 14:49 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi memastikan proses pemindahan ibu kota negar...
Gubernur sampaikan rencana pembangunan Kantor BIN
Selasa, 24 Maret 2020 - 20:55 WIB
Provinsi Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan memiliki masalah-masalah central, untuk itu dip...
Satgas TMMD 107 di Depok telah pasang u-ditch di Jalan Haji Muhari
Sabtu, 21 Maret 2020 - 09:56 WIB
Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 di Kota Depok yang dilaksanakan Kodim 0508 Depok, Ko...
Pembangunan 20 unit rumah Kampung Empe ditinjau Bupati Mappi
Jumat, 20 Maret 2020 - 17:48 WIB
Danki Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa pembangunan...
Komitmen proyek Jambaran-Tiung Biru on-stream Juli 2021
Kamis, 19 Maret 2020 - 21:44 WIB
Menjelang akhir triwulan pertama 2020 ini, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan PT Rekayasa Industri (REK...
Pastikan proyek bandara berjalan, AP I periksa kesehatan pekerja
Kamis, 19 Maret 2020 - 19:36 WIB
PT Angkasa Pura I (Persero) memastikan pengerjaan proyek pengembangan tujuh bandara tetap berjalan, ...
Dandim 1707/Merauke: Material untuk pembangunan 20 unit rumah kembali tiba di Kampung Epem
Rabu, 18 Maret 2020 - 19:57 WIB
Pembangunan 20 unit rumah semi permanen untuk masyarakat Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupate...
PUPR: Program Sejuta Rumah capai 115.590 unit triwulan I-2020
Rabu, 18 Maret 2020 - 13:14 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa kemajuan Program Sejuta Ruma...
Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707 Merauke awali pembangunan 20 rumah di Kampung Epem
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:34 WIB
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 1707/Merauke sudah berjalan dua hari, seja...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)