Garbi siapkan tuntutan hukum kasus pengrusakan billboard
Elshinta
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Garbi siapkan tuntutan hukum kasus pengrusakan billboard
Garbi siapkan tuntutan hukum kasus pengrusakan billboard. Foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Kota Depok Bayu Adi Permana  akan menuntut secara hukum kasus pengrusakan billboard miliknya di Jalan Raya Margonda di dekat Balai Kota Depok, Jawa Barat. 

"Patut diduga Wali Kota Depok Idris menekan aparat di Dinas Perizinan atau Satpol PP untuk menurunkan billboard kami yang berisi pesan sosial tentang kemiskinan, pengangguran, kemacetan, pendidikan, dan kesehatan. Dan ada kalimat Bosan yang Lama Pilih yang Baru," ujar Bayu Adi Permana kepada wartawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik Raseukiy, Rabu (11/12).

Tentang pengrusakan baliho ini, Garbi sebut Bayu sudah beri kuasa hukum kepada Slamet Hasan untuk mengambil tindakan alternatif hukum yang perlu ke ranah pidana, perdata, PTUN, ke lembaga konsumen, atau ke ombudsman. 

Bayu akui, sudah ada pegawai Pemkot Depok yang menghubungi yang meminta maaf. Tapi, masalahnya adalah, Garbi sudah menderita kerugian secara materil dan immateril. 

Senada, Kuasa Hukum Garbi Slamet Hasan mengatakan. Sesuai Surat Keterangan Pajak Daerah (SKPD) sebebar Rp 4 juta lebih. Billboard itu mendapat izin dari tanggal 2 Desember 2010-2 Januari 2020. Pada praktiknya selama ini dari para agensi pemasangan reklame, langsung dapat dipasang walau belum ada segel reklame dari Dinas Perizinan Kota Depok. 

"Sebenarnya itu urusan antara agensi reklame dan DPMPTSP soal perizinan. Kan, agensi Alfa Retailindo sudah biasa urus iklan. Setahu kami selama ini yang berlangsung sudah bayar pajak sekaligus sudah bisa pasang. Kasus ini kami kaji, pekan depan sudah harus masuk ke tuntutan hukum," ujar Slamet.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
200 personel Polda Metro kawal demo di Kemenkumham
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:09 WIB
Polda Metro Jaya telah mengerahkan 200 personel untuk mengawal demonstrasi di depan Gedung Kementeri...
Polisi berharap demo di Kemenkumham berlangsung tertib
Rabu, 22 Januari 2020 - 12:44 WIB
Polda Metro Jaya berharap demo di depan Gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Rabu (22...
Petugas damkar evakuasi ular sanca dari dalam rumah warga
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:27 WIB
Seekor ular sanca batik dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari dalam rumah warga di Susukan, Keca...
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini 
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Wisatawan diprediksi padati Kepulauan Seribu saat libur Imlek 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:56 WIB
Ribuan wisatawan diperediksi akan memadati Kepulauan Seribu saat libur Imlek, 25 Januari nanti.
Usulan dua cawagub DKI telah diterima Anies Baswedan
Selasa, 21 Januari 2020 - 13:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima secara langsung surat usulan nama calon wakil gubernur ...
Komisi I DPR gelar raker bersama Kemhan bahas Natuna
Senin, 20 Januari 2020 - 11:47 WIB
Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Neger...
Waspada potensi hujan guyur Jakarta siang-sore
Senin, 20 Januari 2020 - 07:23 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Asabri bantah korupsi, Ombudsman: Jangan bantah, laporan tahunannya mana?
Minggu, 19 Januari 2020 - 18:29 WIB
Anggota Ombudsman A. Alamsyah Saragih menyatakan laporan tahunan keuangan PT Asabri dinilai membangk...
Ombudsman sebut laporan keuangan PT Jiwasraya dan Asabri `aneh`
Minggu, 19 Januari 2020 - 17:34 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan lima orang terkait dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV