Pekerja migran keluhkan sistem kerja kontrak
Elshinta
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pekerja migran keluhkan sistem kerja kontrak
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menemui para pekerja migran Indonesia (PMI) di Sony Company, Malaysia. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Malaysia, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menemui para pekerja migran Indonesia (PMI) di Sony Company. Pada kesempatan itu Ida mengajak dialog dengan karyawan dari Indonesia di perusahaan tersebut.  

Dalam pertemuan ini Ida mengapresiasi PMI sebagai penyumbang devisa negara. Untuk itu, menurut mantan anggota DPR RI ini, negara wajib memberikan perlindungan terhadap PMI. "Saat ini kita sudah punya Undang-Undang yang lebih baik untuk memastikan perlindungan terhadap PMI yaitu Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia" kata Ida Fauziyah dalam siaran persnya yang diterima redaksi elshinta.com, Kamis (12/12).

Ida juga menyampaikan beberapa program dari pemerintah terkait dengan pemberdayaan untuk purna-PMI, seperti program Desa Migran Produktif (Desmigratif), pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mantan PMI, dan lain-lain. 

"Tentu ibu-ibu dan mbak-mbak semua akan pulang kampung dan menjadi wirausaha" tutur Menaker perempuan pertama di era reformasi ini.

Para pekerja yang semuanya perempuan menyambut baik kunjungan ini. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai keluhan dan masukan kepada pemerintah RI.

Salah satu PMI asal Malang meminta kepada pemerintah untuk menghapus sistem kerja kontrak. Di kesempatan yang sama PMI asal Lombok meminta kepada pemerintah untuk mempermudah permodalan usaha bagi purna-PMI.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Thailand perpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:58 WIB
Pemerintah Thailand pada Selasa memperpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli untuk menceg...
Mulai pulih, Malaysia fokus pulihkan pariwisata domestik
Jumat, 12 Juni 2020 - 20:12 WIB
Setelah mulai pulih dari pandemi COVID-19, Malaysia memasuki masa transisi untuk menerapkan fase nor...
Mahathir dikeluarkan dari Partai Bersatu
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia  Mahathir Mohamad dikeluarkan dari keanggotaan Partai Pribumi Bersa...
Masuk Malaysia per 1 Juni dikenakan biaya karantina
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:12 WIB
Rapat Majelis Keselamatan Negara (MKN) telah membuat keputusan untuk mengenakan biaya karantina hote...
95 WNI direpatriasi secara mandiri dari Filipina
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:58 WIB
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan  secara mandiri dari Filipina semasa pandemi C...
20 WNI sembuh dari COVID-19 di Singapura
Senin, 20 April 2020 - 20:10 WIB
Kedutaan Besar RI di Singapura mencatat, terdapat 20 warga negara Indonesia yang sembuh dari COVID-1...
Malaysia tutup sistem `autogate` di pintu masuk negara 
Kamis, 05 Maret 2020 - 11:15 WIB
Pemerintah Malaysia menutup sementara semua sistem autogate dan e-gate di semua pintu masuk seluruh ...
Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:45 WIB
Pemerintah Filipina tengah menjalankan penyelidikan atas dugaan kasus virus korona yang menimpa seor...
Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Rabu, 08 Januari 2020 - 19:58 WIB
Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah terancam hukuman ...
Menhan RI-Filipina tingkatkan kerjasama pertahanan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 13:56 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Filipina untuk bertemu Menteri Pertaha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV