Tersangka suap proyek Meikarta Bartholomeus minta KPK transparan dan jujur
Elshinta
Jumat, 13 Desember 2019 - 06:59 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Tersangka suap proyek Meikarta Bartholomeus minta KPK transparan dan jujur
Sumber Foto: https://bit.ly/34doJWQ

Elshinta.com - Tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta, Bartholomeus Toto (BTO) meminta agar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikap terbuka dan transparan ke publik. Bartholomeus menginginkan agar penyidik terbuka terkait adanya dugaan dua alat bukti yang membuatnya ditahan.

"Saya akan sangat senang jika ‎penyidik dan pimpinan KPK mau terbuka ke publik secara transparan dan jujur apa yang menyebabkan saya ditahan seperti ini," kata Toto usai diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/12), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Asep Rosidin.

‎Bartholomuest Toto mengatakan, dirinya hanya dijebak oleh anak buahnya Edi Dwi Soesianto (Edi Soes) dalam perkara ini. Ed‎I Soes, kata Toto, memberikan keterangan yang berbeda dengan apa yang disampaikan penyidik KPK. "Rekaman ada pada saya. Intinya satu, Edi Soes dipaksa oleh penyidik untuk memberikan keterangan bahwa saya yang memberikan uang Rp10 miliar," ujarnya.

Toto secara tegas membantah telah memberikan suap sebesar Rp10 miliar untuk Neneng Hasanah Yasin. Ia juga menyangkal sama sekali tidak ada kaitannya dengan pengurusan perizinan proyek Meikarta.

"Yang kita tahu, Edi Soes sudah jadi tersangka di Polretabes Bandung ya. Jadi kasus saya ini bukan OTT, tidak ada sama sekali uang yang diambil dari saya, tidak ada bukti uang keluar Rp10 miliar dari Lippo Cikarang," ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Petugas damkar evakuasi ular sanca dari dalam rumah warga
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:27 WIB
Seekor ular sanca batik dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari dalam rumah warga di Susukan, Keca...
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini 
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Wisatawan diprediksi padati Kepulauan Seribu saat libur Imlek 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:56 WIB
Ribuan wisatawan diperediksi akan memadati Kepulauan Seribu saat libur Imlek, 25 Januari nanti.
Usulan dua cawagub DKI telah diterima Anies Baswedan
Selasa, 21 Januari 2020 - 13:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima secara langsung surat usulan nama calon wakil gubernur ...
Komisi I DPR gelar raker bersama Kemhan bahas Natuna
Senin, 20 Januari 2020 - 11:47 WIB
Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Neger...
Waspada potensi hujan guyur Jakarta siang-sore
Senin, 20 Januari 2020 - 07:23 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Asabri bantah korupsi, Ombudsman: Jangan bantah, laporan tahunannya mana?
Minggu, 19 Januari 2020 - 18:29 WIB
Anggota Ombudsman A. Alamsyah Saragih menyatakan laporan tahunan keuangan PT Asabri dinilai membangk...
Ombudsman sebut laporan keuangan PT Jiwasraya dan Asabri `aneh`
Minggu, 19 Januari 2020 - 17:34 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan lima orang terkait dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya ...
Pohon tumbang timpa rambu lalu lintas dan jaringan listrik di Menteng
Sabtu, 18 Januari 2020 - 10:53 WIB
Sebuah pohon setinggi empat meter tumbang menimpa tiang rambu lalu lintas penunjuk arah serta kabel-...
Omnibus Law bukan untuk permudah Tenaga Kerja Asing ke Indonesia
Sabtu, 18 Januari 2020 - 07:47 WIB
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menegaskan bahwa Omnibus Law Cipta Lap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV