Polda Lampung dan BI musnahkan puluhan ribu lembar uang palsu
Elshinta
Jumat, 13 Desember 2019 - 07:35 WIB |
Polda Lampung dan BI musnahkan puluhan ribu lembar uang palsu
Sumber Foto: https://bit.ly/2YIEHHb

Elshinta.com - Polda Lampung serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia memusnahkan temuan uang palsu sebanyak 28.761 lembar.

"Uang palsu ini merupakan hasil temuan kami dari pengaduan masyarakat dan kegiatan transaksi bank di sejumlah wilayah di Lampung dengan jumlah 28.761 lembar," ujar Deputi BI Hasiolan Siahaan, di Bandarlampung, Kamis (12/12) malam.

Dikatakan Hasiolan, uang palsu dengan jumlah 28.761 lembar bukan merupakan barang bukti sehingga kewenangan pemusnahan diberikan kepada pihak kepolisian.

Pemusnahan temuan uang palsu atas kerja sama Bank Indonesia, Polda Lampung, serta bea cukai dilakukan menggunakan Mesin Racik Uang Kertas (MRUK) dengan kapasitas 300 lembar per jam.

"Pemusnahan temuan uang palsu pada malam hari ini akan dilakukan menggunakan mesin racik uang kertas dan limbahnya akan dibentuk menjadi briket agar tidak dapat disalahgunakan kembali," ujar Kepala KPW Bank Indonesia Lampung, Budiharto Setyawan.

Menurutnya, hasil temuan uang palsu di Provinsi Lampung pada akhir tahun ini mengalami penurunan rasio di banding tahun 2018. "Bila kita amati Lampung sebagai gerbang pulau Sumatera hanya menjadi tempat transit bukan sebagai tempat pencetakan uang palsu, dan dari hasil temuan ada penurunan rasio di bandingkan tahun lalu," ujarnya.

Ditambahkan Budiharto, masyarakat dapat menekan peredaran uang palsu dengan cara melaksanakan 3D (dilihat, diraba, diterawang) bila menemukan lembar uang yang mencurigakan. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perempuan pelaku aborsi jadi tersangka kasus aborsi ilegal
Rabu, 23 September 2020 - 21:24 WIB
Polda Metro Jaya menetapkan seorang perempuan pelaku aborsi sebagai tersangka usai penggerebekan seb...
Polisi periksa CCTV Bandara Soetta terkait dugaan pelecehan
Senin, 21 September 2020 - 17:37 WIB
Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan memeriksa sejumlah rekaman televisi sirkuit tertutup (cl...
Polri kirim SPDP kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung
Senin, 21 September 2020 - 11:57 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Bareskrim mengirimkan Sura...
Polisi: Korban penganiayaan di Pesanggarahan karena coba melerai
Minggu, 20 September 2020 - 17:16 WIB
Nasib malang dialami Toto Handoyo (59) yang tewas terkena sabetan senjata tajam dalam peristiwa peng...
Truk pengangkut rokok ilegal senilai Rp1,4 miliar diamankan Bea Cukai Kudus
Minggu, 20 September 2020 - 08:39 WIB
Tim Penindakan Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah, kembali mendapati adanya sebuah kendaraan truck yang me...
Polisi: Jasad ABK di lemari pendingin tidak penuhi unsur pidana
Minggu, 20 September 2020 - 07:29 WIB
Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada unsur pidana terhadap penemuan lima jasad anak buah k...
Polres Sumedang tetapkan tiga tersangka gunting bendera merah putih
Kamis, 17 September 2020 - 17:11 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat menetapkan tiga orang yang diduga terlibat menjadi te...
Diduga ada unsur pidana dalam kebakaran Kejagung naik ke penyidikan
Kamis, 17 September 2020 - 16:14 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penanganan kasus kebakaran Gedun...
Danpuspomad: 57 oknum TNI AD tersangka perusakan Mapolsek Ciracas
Rabu, 16 September 2020 - 16:25 WIB
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) Letjen TNI Dodik Widjanarko mengatakan, ...
Prihatin nasib warga sipil, TNI tanggung korban penembakan KKB Papua
Rabu, 16 September 2020 - 14:39 WIB
Sebagai wujud keprihatinan TNI dan rasa kemanusiaan atas jatuhnya korban masyarakat sipil akibat kek...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV