IPSI apresiasi UNESCO tetapkan pencak silat jadi Warisan Budaya Tak Benda
Elshinta
Jumat, 13 Desember 2019 - 19:16 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
IPSI apresiasi UNESCO tetapkan pencak silat jadi Warisan Budaya Tak Benda
Anggota Dewan Pakar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Aizzudin Abdurrahman. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota Dewan Pakar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Aizzudin Abdurrahman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UNESCO yang telah menetapkan Pencak Silat sebagai warisan budaya dunia tak benda. 

"Syukur Alhamdulillah, terima kasih kepada UNESCO dan seluruh pihak yang telah berjuang menjadikan pencak silat ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda," kata Aizzudin yang akrab disapa Gus Aiz dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (13/12). 

Gus Aiz menerangkan, Pencak Silat merupakan salah satu warisan khasanah, tradisi dan budaya yang luhur asli nusantara. Memiliki nilai-nilai karakter dan spirit perjuangan dalam mempertahankan Bangsa Indonesia ini jauh sebelum merdeka, bukan sekadar olah kanuragan dan sebagai salah satu cabang olah raga.

"Dengan tetapkannya sebagai warisan budaya dunia, menjadi motivasi positif untuk mengembangkan pencak silat lebih mendunia sekaligus perguruan-perguruan lebih profesional dengan melakukan pembinaan sejak dini, khususnya mempertebal serta menggali nilai-nilai filosofis bangsa Indonesia, khususnya yang bersumber dari Pancasila," jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang dirilis Kedutaan Besar Indonesia di Bogota, Jumat (13/12), pencak silat ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda dalam sidang Ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, yang berlangsung di Bogota, Kolombia, 9-14 Desember 2019.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
James tolak pakai jersey bertuliskan pesan sosial saat restart NBA
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:58 WIB
Bintang basket Los Angeles Lakers LeBron James mengaku akan tetap memakai jersey dengan tulisan `Jam...
Kejuaraan balap skuter listrik siap meluncur pada 2021
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:21 WIB
Ajang eSkootr Championship (eSC) akan menjadi kejuaraan balap skuter listrik pertama ketika memulai ...
Tips aman dan nyaman bersepeda di masa adaptasi kebiasaan baru
Senin, 06 Juli 2020 - 11:06 WIB
Di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), banyak orang mulai menggunakan sepeda tidak hanya sebagai sar...
NBA izinkan pesan sosial disematkan di atas nomor punggung
Sabtu, 04 Juli 2020 - 11:29 WIB
 NBA dan asosiasi pemain profesional, NBPA, mencapai kesepakatan untuk mengizinkan para pemain meny...
Pelatih sekaligus ayah Khabib Nurmagomedov meninggal dunia
Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:55 WIB
Pelatih sekaligus ayah juara kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap, meninggal dunia pada ...
Papua habiskan dana APBD Rp3,8 triliun untuk bangun venue PON
Jumat, 03 Juli 2020 - 21:37 WIB
Pemerintah Provinsi Papua menghabiskan dana APBD lebih dari Rp3,8 triliun untuk membangun dan mereno...
LA Clippers kontrak center veteran Joakim Noah
Senin, 29 Juni 2020 - 08:58 WIB
Los Angeles Clippers mengumumkan pada Minggu waktu setempat mereka telah mengontrak center yang pern...
Pengprov Muaythai Jabar tak tolerir `jual beli atlet`
Minggu, 21 Juni 2020 - 11:42 WIB
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Jawa Barat, Rahiyang Mandalajati Evi Silv...
Penyelenggara belum bisa beri kepastian soal London Marathon 2020
Jumat, 19 Juni 2020 - 21:12 WIB
Direktur Perlombaan London Marathon Hugh Brasher menyatakan belum dapat memberikan kepastian mengena...
PSSI bentuk satuan tugas tim nasional
Kamis, 18 Juni 2020 - 21:12 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membentuk satuan tugas (satgas) tim nasional termasuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV