Menteri Malaysia puji rencana penghapusan UN di Indonesia
Elshinta
Sabtu, 14 Desember 2019 - 07:45 WIB |
Menteri Malaysia puji rencana penghapusan UN di Indonesia
Sumber Foto: https://bit.ly/35lh8H4

Elshinta.com - Menteri Pendidikan Malaysia, Dr Mazlee Bin Malik memuji rencana Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem Makarim yang akan menghapus Ujian Nasional (UN) pada 2021.

"Saya kira itu tindakan wajar dan bijak dari Kemendikbud Indonesia dan ini bukan sesuatu yang baru karena di negara-negara maju sudah lama dilaksanakan demikian pula di Malaysia dan Singapura," ujar Mazlee ketika diwawancarai di Kementerian Pendidikan Malaysia, Putrajaya, Jumat (13/12).

Mazleen melihat pembinaan holistik para pelajar sebagai tolak ukur yang paling penting.

"Seorang pelajar itu harus menargetkan karirnya untuk lulus bukan hanya dilihat dari ujiannya semata-mata namun juga pencapaian kemahiran aktivitas dan juga ruang kreatifitas serta inovasi," jelasnya.

Untuk mendatang, ujar dia di Malaysia akan menggunakan big data dan kecerdasan buatan (artificial inteleligent) untuk memprofil setiap murid.

"Berdasarkan ini ketika mereka dihadapkan untuk mengambil jurusan ada informasi awal hingga penghujungnya yang bisa memberitahu bidang mana yang paling cocok. Ini akan diberlakukan satu tahun lagi," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut dia juga menceritakan kalau di Kelas 1, 2 dan 3 Sekolah Dasar (Darjah) pihaknya tidak melakukan ujian wajib.

"Kita tidak ada ujian wajib tetapi yang kita adakan adalah penilaian secara terintegrasi kepada setiap murid. Ini yang berlaku di negara-negara maju. Jadi pada peringkat tiga tahun di awal kita tumpukan pada membaca malah dalam sekolah-sekolah Malaysia kita adakan sudut-sudut pidato dimana setiap murid akan dinilai kemahirannya berpidato di khalayak umum sama halnya yang kecil bacaan mereka," terangnya.

Dia mengatakan apa yang mereka baca dibagikan oleh guru untuk dinilai secara bertahap sehingga pada penghujungnya anak-anak tidak sekedar bisa membaca tetapi faham apa yang mereka baca dan mampu mengolahkan apa yang mereka baca.

"Selain itu mereka mempunyai kemahiran kritikal mampu menilai apa yang mereka baca dan sejauh mana keperluan bagi kehidupan mereka. Ini yang paling dasar," ujarnya.

Yang kedua, lanjut dia untuk menggalakkan budaya membaca pihaknya meminta kepada semua pihak di kementerian untuk melakukan penilaian kepada pejabatnya (pegawai) untuk kenaikan pangkat harus disertai dengan bahan bacaan mereka.

"Buku apa yang telah mereka baca dan konteks bahan bacaan juga penting, kita tidak menafikan konten fiksi karena bermanfaat untuk membangun ruang kreatif tetapi juga bacaan fakta atau saintifik," sebutnya.

Karena itu bagi anak-anak SD, ujar dia diutamakan literasi saintifik dan keutamaan mereka berfikir secara saintifik karena kalau mereka tidak dibiasakan berfikir secara saintifik maka mereka akan kesulitan menyelesaikan masalah secara saintifik. "Jadi dari awal kita ingin membangun santifik mindset atau saintifik mentalitiy," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua perempuan Rohingya termasuk ibu hamil tewas diserbu militer
Sabtu, 25 Januari 2020 - 18:16 WIB
Dua perempuan termasuk satu ibu hamil tewas dan tujuh lainnya terluka setelah pasukan Myanmar menemb...
Dokter Tiongkok yang berada di garis depan wabah virus corona meninggal
Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:49 WIB
Dokter di salah satu rumah sakit di Provinsi Hubei di Tiongkok, yang menjadi pusat wabah virus coron...
Metode tradisional suku asli bisa cegah kebakaran hutan Australia 
Kamis, 23 Januari 2020 - 17:55 WIB
Ketika kebakaran hutan melanda bagian tenggara Australia, penduduk asli Australia mengatakan metode ...
Mahkamah Internasional akan keluarkan putusan soal Myanmar
Kamis, 23 Januari 2020 - 12:46 WIB
Mahkamah Internasional, Kamis (23/1), akan mengeluarkan putusan soal permintaan langkah darurat yang...
Pasukan Israel tembak mati tiga warga Palestina
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:08 WIB
Pasukan Israel menembak dan menewaskan tiga warga Palestina yang melemparkan alat peledak ke arah me...
Aksi protes damai berubah jadi kerusuhan di Lebanon
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:37 WIB
Aksi protes damai di Lebanon berubah menjadi kekerasan untuk malam kedua pada Rabu (15/1), membuat p...
Ketua DPR RI tekankan peran strategis perempuan di hadapan Parlemen Asia-Pasifik
Rabu, 15 Januari 2020 - 10:48 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin delegasi DPR RI pada Sidang Tahunan ke-28 Asia Pacific Parliame...
Polisi Teheran bantah lakukan penembakan terhadap massa
Senin, 13 Januari 2020 - 16:36 WIB
Aparat Kepolisian di ibu kota Iran, Teheran, tidak melakukan penembakan terhadap massa dan petugas t...
Kendaraan yang ditumpangi Momota tabrak truk di Malaysia
Senin, 13 Januari 2020 - 10:25 WIB
Pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota termasuk di antara empat orang yang cedera ringan dalam...
Menlu Pakistan berangkat ke Iran, Saudi di tengah ketegangan
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:50 WIB
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi pada Minggu berangkat menuju Iran dan Arab Saudi u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV