BPIP sosialisasikan Pancasila kepada siswa SMA
Elshinta
Sabtu, 14 Desember 2019 - 14:39 WIB |
BPIP sosialisasikan Pancasila kepada siswa SMA
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Lia Kian saat membuka sosialisasi Pancasila di Yogyakarta. Sumber Foto: https://bit.ly/34iXcDn

Elshinta.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menyosialisasikan Pancasila kepada ratusan siswa seluruh Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) guna memberikan pemahaman tentang dasar negara dan pandangan hidup bangsa tersebut.

"Kegiatan ini sangat tepat, karena berdasarkan data yang ada, sebanyak 127 juta penduduk berada di rentang usia 17 sampai 40 tahun, atau masuk kategori milenial anak-anak muda," kata Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Lia Kian saat membuka sosialisasi di Yogyakarta, Sabtu (14/12).

Sosialisasi Pancasila dengan tema "Gotong Royong Membumikan Pancasila di kalangan Milenial" tersebut diikuti ratusan siswa kelas X, XI dan XII atau setingkat pelajar sekolah menengah atas (SMA) sederajat dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) serta daerah lainnya. Pada kesempatan tersebut, para siswa GSNI juga dikenalkan dengan lagu Indonesia Raya tiga Stanza yang juga ciptaan WR Supratman. Lagu dikenalkan dan diajak dinyanyikan bersama karena menurut BPIP dalam liriknya penuh makna apalagi di stanza ke dua dan tiga.

Menurut dia, generasi milenial sekarang ini sedang menghadapi arus globalisasi, arus westernisasi, arus informasi, oleh karena itu BPIP hadir bagaimana mengenalkan kembali kepada para siswa nasional tentang pentingnya pembumian Pancasila. "Pancasila itu adalah dasar negara, Pancasila pandangan hidup bangsa, Pancasila adalah filsafat bangsa, memang ada sebuah kealpaan masa lalu apabila kita lihat 10 tahun lalu adik-adik sedikit sekali mengenal Pancasila dalam pendidikan Pancasila," katanya, dihimpun Antara.

Karena itu, lanjut dia, pada fase ini Pancasila beserta dengan nilai-nilai nya harus terus dikenalkan lebih jauh kepada generasi milenial, termasuk generasi saat ini, karena itu sesuai visi bersama dan program Presiden Jokowi salah satu adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). "Proses pembumian Pancasila ini maka kita diskusikan bersama, menjadi perenungan bersama bagi kita semua. Tentunya ini juga sebagai proses mencari jati diri, proses saling mengenal Pancasila yang diperkenalkan oleh Presiden Soekarno," katanya.

Selain mengenalkan pancasila, BPIP juga menanamkan kepada para siswa atau ketika mahasiswa nanti agar menjadi seorang pelajar yang baik dan aktif berorganisasi, sehingga selain menguasai pengetahuan dan teknologi juga harus hidup dalam sebuah organisasi agar peka terhadap kondisi bangsa. "Kalaupun menjadi seorang yang kutu buku, haruslah kutu buku yang linier dengan akselerasi berorganisasi. Jadilah siswa yang organisatoris, karena akan hampa dan hambar kalau IPK 4 tetapi ketika anda selesai sarjana tidak bisa ngapa-ngapain atau tidak bisa berbuat apa-apa," katanya. Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa turut membantu mengajar anak sekolah di gereja
Senin, 21 September 2020 - 16:35 WIB
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan, bahwa dalam ke...
Nadiem tegaskan penyederhanaan kurikulum belum dilakukan hingga 2022
Minggu, 20 September 2020 - 20:29 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan penyederhanaan kurikul...
Universitas Ma Chung lakukan wisuda online di masa pandemi COVID-19
Minggu, 20 September 2020 - 18:39 WIB
Sekitar 208 orang mahasiswa Universitas Ma Chung ikuti wisuda secara daring, Minggu (20/9).
IKASA UNJ: Pelajaran sejarah disampaikan atas nama NKRI, jangan diotak-atik 
Minggu, 20 September 2020 - 14:10 WIB
Polemik terus bergulir terkait rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang akan...
Polsek Secanggang gratiskan wifi untuk anak sekolah belajar daring
Minggu, 20 September 2020 - 08:26 WIB
Bantu anak sekolah belajar dalam jaringan (daring), Polsek Secanggang, Polres Langkat, Sumatera Utar...
17.000 mahasiswa UB ikuti PKKMB secara online terbagi dalam 64 klaster
Sabtu, 19 September 2020 - 14:29 WIB
Sebanyak 17.000 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang angkatan 2020 mengikuti Pengenalan Kehidupan ...
Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ: Penghapusan pelajaran sejarah bentuk pelemahan pondasi bangsa
Sabtu, 19 September 2020 - 12:36 WIB
Seperti disampaikan Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ, Humaidi, M. Hum, draft kurikulum b...
 7.300 maba UM ikuti PKKMB secara daring
Jumat, 18 September 2020 - 20:11 WIB
Sebanyak 7.300 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur mengikuti Program Pengenal...
 Dirjen Pendidikan Islam: Tatap muka madrasah harus di zona hijau
Jumat, 18 September 2020 - 18:57 WIB
Madrasah yang akan memulai pelajaran tatap muka wajib di masa pandemi Covid-19 wajib mematuhi aturan...
Standar pendidikan untuk PAUD dan PJJ dikembangkan BSNP
Jumat, 18 September 2020 - 18:26 WIB
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengembangkan standar nasional pendidikan untuk jenjang Pen...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV