Pusat layanan jantung kini hadir di RS Mardi Rahayu Kudus
Elshinta
Sabtu, 14 Desember 2019 - 20:15 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Pusat layanan jantung kini hadir di RS Mardi Rahayu Kudus
Sumber Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kematian akibat penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) semakin memprihatinkan karena lebih dari 75 persen kematian akibat penyakit tersebut terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di wilayah Kudus, Jawa Tengah, dan sekitarnya, dimana dari tahun ke tahun penderita penyakit jantung mengalami peningkatan, bahkan dalam setahun terakhir mencapai 100 persen. 

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus, dr Pujianto mengatakan, data pasien rawat inap penyakit jantung pada tahun 2018 60 pasien, kini pada tahun 2019 mengalami peningkatan signifikan yakni mencapai 120 pasien. Belum lagi pasien yang rawat jalan dari tahun lalu perbulan sekitar 600 pasien menjadi 1.200 pasien. "Ini menandakan peningkatan penyakit jantung terutamanya jantung koroner cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya, sehingga membutuhkan penanganan khusus agar tidak menimbulkan fatalitas dalam penanganan. Makanya kami buatkan khusus klinik jantung," katanya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (14/12).

Selama ini pasien penyakit jantung dari wilayah Kudus dan sekitarnya mengalami kendala ketika melakukan pengobatan dengan belum adanya rumah sakit yang mempunyai peralatan dan dokter spesialis yang memadai. Sehingga harus dirujuk di rumah sakit di Semarang. "Kondisi ini memberatkan pasien. Untuk itu agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat mudah maka pihaknya membuka layanan pemasangan stent atau ring di jantung. Kami untuk pertama kalinya pada tanggal 11 Desember 2019 kemarin telah melaksanakan pemasangan stent/ring jantung dan hasilnya baik,” paparnya.

Tidak hanya mengembangkan upaya kesehatan kuratif melalui layanan kateterisasi dan pemasangan ring di jantung, pihaknya juga terus melakukan upaya kesehatan promotif dan preventif melalui seminar bagi masyarakat umum. “Kami berkomitmen untuk secara rutin memberikan edukasi kesehatan melalui seminar gratis bagi masyarakat umum yang di lakukan di RS atau di institusi maupun perusahaan yang membutuhkan," imbunya. 

Dokter Agus Probo S mengatakan, penyakit jantung rentan menyerang orang-orang pada usia 35 tahun sampai 40 tahun, namun kemungkinan usia 20 tahunan juga bisa. Hal ini disebabkan gaya hidup yang tidak sehat seperti memakan makanan yang berlemak, bersantan dan perokok aktif. "Adapula faktor keturunan, kalau ini tidak bisa diubah," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Guru Besar UGM: Penemuan obat COVID-19 tidak mudah
Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:37 WIB
Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Zullies Ikawati menyampaikan bahwa ...
Apa sumber utama stres dalam sebuah pernikahan?
Rabu, 05 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Berbagi hidup dengan orang lain memang tak selalu mudah sehingga dibutuhkan kesabaran dan sikap sali...
Kasus positif COVID-19 Jakarta bertambah 357
Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta pada Rabu mencapai 23.266 kasus atau mengalami peningkatan 357...
Plt Walikota Medan positif Covid-19
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:56 WIB
 Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Akhyar Nasution dinyatakan positif terinfe...
Minuman kesehatan masa depan ini hadir di Indonesia
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:24 WIB
Kesehatan sangat mahal dan bahkan tidak ternilai harganya. Sibuk bekerja dan beraktivitas menyebabka...
Apa penyebab gairah seksual pada wanita menurun?
Selasa, 04 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Gairah seksual setiap orang berbeda-beda, baik gairah wanita maupun pria. Wanita kerap disebut lebih...
Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 4 Agustus 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secar...
KSAD Jenderal Andika katakan pasien positif Covid-19 di Secapa AD tersisa 188 orang
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:47 WIB
Dari total 1.308 pasien positif Covid 19 di Secapa AD, pada pagi ini sudah berkurang 1.120 orang ata...
Mengapa pria harus memeriksakan spermanya?
Senin, 03 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Memiliki kualitas sperma yang baik merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi pria. Karena ku...
 Kapan harus membersihkan alat vital dan bagaimana cara yang benar?
Kamis, 30 Juli 2020 - 23:15 WIB
Jangan anggap remeh manfaat dari kebiasaan membersihkan area kelamin bagi pria. Kerak cairan dan kot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV