DPR Amerika Serikat sepakat makzulkan Trump karena penyalahgunaan kekuasaan
Elshinta
Kamis, 19 Desember 2019 - 09:39 WIB |
DPR Amerika Serikat sepakat makzulkan Trump karena penyalahgunaan kekuasaan
Ratusan warga berkumpul, berpartisipasi dalam sebuah reli mendukung pemakzulan dan pengunduran Presiden AS Donald Trump, di luar gedung federal di Seattle, Washington, Selasa (17/12). (Ant/REUTERS/Lindsey Wasson/wsj/cfo) - https://bit.ly/35F9yHe

Elshinta.com - Mayoritas anggota Dewan Perwakilan Amerika Serikat, pada Rabu (18/12) waktu setempat, sepakat untuk memakzulkan Presiden AS Donald Trump karena ia diduga telah menyalahgunakan kekuasaannya menekan Pemerintah Ukraina untuk menyelidiki seorang rival politik, demikian pantauan pada Kamis (19/12) pagi.

Selagi pemungutan suara berlanjut untuk artikel kedua, upaya menghalangi Kongres, hasil pungutan suara pertama berhasil melampaui batas minimal suara yang diperlukan untuk memakzulkan Trump sebanyak 216 suara "ya".

Seperti dilansir Antara, DPR AS telah merampungkan sesi debat panjang dan mulai mengumpulkan suara untuk memutuskan pemakzulan Presiden Trump. 

Ada dua sesi pemungutan suara yang akan menjadi dasar pemakzulan. Pertama, sesi pemungutan suara untuk artikel pertama dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang berlangsung selama 15 menit. Kedua, sesi pemungutan suara untuk artikel kedua dugaan upaya menghalangi Kongres. Dalam sesi itu, pemungutan suara akan berlangsung selama lima menit. (Sumber: Reuters) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
82 pekerja tambang di Peru positif virus corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 14:38 WIB
Perusahaan tambang tembaga Trevali Mining pada Jumat (3/7) mengungkapkan bahwa 82 pekerja positif  ...
Trump teken surat perintah terkait reformasi kepolisian
Rabu, 17 Juni 2020 - 13:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan surat perintah, Selasa (16/6), yang menurut dia a...
AS umumkan total 2.085.769 kasus COVID-19, dengan 115.644 kematian
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:58 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) Amerika Serikat pada Senin (15/6) kembali mengumu...
Kasus COVID-19 di AS capai 2 juta, Biden kecam Trump
Jumat, 12 Juni 2020 - 11:51 WIB
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengecam penanganan pandemi COVID-19 oleh Presiden ...
Protes atas kekerasan polisi merebak lagi di Meksiko
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:49 WIB
Para pria dan wanita bermasker yang memprotes kekerasan yang dilakukan polisi, merusak gedung-gedung...
Kapal perang AS berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Tiananmen
Jumat, 05 Juni 2020 - 14:36 WIB
Sebuah kapal perang Amerika Serikat berlayar melalui Selat Taiwan pada Kamis (4/6) hari yang sama de...
Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:40 WIB
Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dala...
AS ingin siagakan pasukan di Tunisia seiring aktivitas Rusia di Libya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:49 WIB
Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan salah satu Brigade Bantuan Pasukan Keamanan di Tunisia, m...
Wabah COVID-19 memburuk, AS batasi perjalanan dari Brazil
Senin, 25 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Minggu (24/5) bahwa pihaknya membatasi perjalanan da...
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:27 WIB
Regulator Amerika Serikat pada Jumat (1/5) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir sebagai obat un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV