Sosok Lili Pintauli Siregar, Pimpinan KPK yang baru
Elshinta
Jumat, 20 Desember 2019 - 17:57 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Sosok Lili Pintauli Siregar, Pimpinan KPK yang baru
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2ScPsAg

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo telah melantik lima orang Pimpinan KPK baru untuk periode 2019-2023 pada Jumat, (20/12) di Istana Negara. Salah satu nama yang terpilih adalah Lili Pintauli Siregar yang merupakan pimpinan KPK perempuan satu-satunya. 

Lili memperoleh 44 suara dalam voting yang digelar oleh Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Lili kemudian dipilih sebagai Wakil Ketua KPK oleh para anggota Komisi III. Ia menjadi wanita kedua yang menduduki posisi pimpinan KPK.

Sebelumnya sudah ada Basaria Pandjaitan yang menjadi Pimpinan KPK 2015-2019. Lili merupakan seorang advokat yang pernah menjadi Komisioner Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dua periode mulai dari 2008-2013 dan 2013-2018. 

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/35IDKkL

Jejak karir
Perempuan kelahiran Bangka Belitung, 9 Februari 1966 pernah mengenyam pendidikan hukum pada jenjang S1 dan S2 di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan. Setelah lulus, Lili mengawali kariernya sebagai Asisten Pembela Umum LBH Medan (1991-1992).

Pekerjaannya adalah mendampingi kaum buruh tani dan nelayan di Kota Medan yang membutuhkan bantuan hukum. Selama memperjuangkan hak-hak dan keadilan untuk kaum tidak mampu, ia pernah dibayar dengan seikat kacang panjang, lima kilo tomat dan sepetak tanah tanpa surat kepemilikan.

Ia kemudian bekerja di Kantor advokat Asamta Paranginangin, SH & Associates (1992-1993), sebagai asisten pengacara. Pada tahun 1994, Lili mulai aktif di Pusat Bantuan dan Penyadaran Hukum Indonesia (Pusbakumi) Medan dan memimpin divisi advokasi dan divisi perburuhan. Kemudian, ia didapuk sebagai Direktur Eksekutif Puskabumi pada 1999-2002. Lili juga pernah menjadi anggota Panwaslu Kota Medan selama 2003 sampai 2004.

Selain menjadi pembela hukum, Lili memiliki pengalaman dalam hal monitoring dan evaluasi Proyek Peningkatan Pembangunan Desa Tertinggal (P3DT) Bappenas, di wilatah Tapanuli Utara, Dairi dan Sidikalang pada tahun 2000.

Karir Lili mulai menanjak saat terpilih menjadi komisoner LPSK periode 2008-2013 yang mendapat tugas menangani Bidang Bantuan, Kompensasi dan Restitusi. Lili pun terpilih kembali menjadi komisioner pada 2013-2018 dan menjabat sebagai Wakil Ketua LPSK sekaligus penanggungjawab Biro Pemenuhan Hak Saksi dan Korban. Di LPSK, Lili juga pernah ikut mendampingi justice collaborator (JC) terkait kasus korupsi Wisma Atlet dan Hambalang, Mindo Rosalina Manulang.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikannya ke KPK pada Maret 2019, Lili tercatat punya harta Rp 781 juta. Soal jumlah harta Lili ini sempat disorot dalam fit and proper test karena sempat tertulis berjumlah Rp 70 juta. Lili mengaku ada kesalahan dalam memasukkan data saat menyerahkan LHKPN kek KPK dan sudah diklarifikasi.
Saat fit and proper test di Komisi III DPR, Lili sempat terlibat debat panas dengan Anggota Komisi III dari Gerindra Desmond J Mahesa soal justice collaborator (JC). Desmond mengawali perdebatan dengan bertanya soal pihak yang berwenang menentukan JC.

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2MdRsEx

 

Pendidikan antikorupsi
Lili bertekat memperluas pendidikan antikorupsi dan akan melanjutkan program-program pencegahan korupsi yang sudah baik di periodenya nanti. Salah satu program yang ingin dilanjutkannya adalah Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) yang selama ini dipopulerkan oleh Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan. Lili juga berencana akan membuat program pendidikan antikorupsi ke masyarakat adat dan penyandang disabilitas.

Rencana Lili yang lain adalah memaksimalkan keberadaan Anti-corruption Learning Center (ACLC) yang menggunakan gedung lama KPK. Ada beberapa hal yang ingin dimaksimalkan Lili lewat keberadaan fasilitas tersebut.

Lili ingin membuat permanen pendidikan antikorupsi ini di tingkat pejabat. Lili berniat  menyentuh aspek selain dari tingkat keluarga, anak-anak, sampai masuk ke instansi, baik yang akan bekerja di swasta maupun pemerintahan.

Selain itu, Lili juga menyatakan setuju dengan rencana revisi UU KPK terutama poin yang tentang pemberian kewenangan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) oleh KPK. Alasannya karena tidak menutup kemungkinan bila ternyata ada bukti lain itu bisa dibuka kembali. Lili juga menyoroti tentang penyadapan harus seizin Dewan Pengawas (Dewas). Menurutnya penyadapan harus izin Dewas tidak pas.

Saat wawancara bersama pansel, Lili sempat menyinggung soal kendala pendampingan saksi-saksi yang diperiksa oleh KPK. Menurutnya harus ada pembaruan MoU antara KPK dengan LPSK terkait perlindungan saksi karena semua bergerak atas nama aturan bukan personal. Selain itu, Lili juga akan melakukan perbaikan sistem terkait perlindungan pegawai KPK secara internal untuk mencegah teror terhadap pegawai KPK. (dari berbagai sumber)


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Era Soekamto, aktif kampanyekan budaya lewat kebaya
Rabu, 29 April 2020 - 06:00 WIB
Dalam pandangan Era Soekamto, sosok Kartini adalah seorang figur wanita yang sangat kritis dan mindf...
 Sosok Niki Zefanya, penyanyi asal Indonesia yang masuk daftar 30 Under 30 Asia dari Forbes
Selasa, 07 April 2020 - 10:53 WIB
Isyana Sarasvati dan Niki Zefanya, masuk dalam daftar bergengsi 30 Under 30 Asia 2020 oleh Forbes. ...
Sosok Pricilia Carla Yules, Miss Indonesia 2020
Jumat, 21 Februari 2020 - 13:54 WIB
Pricilia Carla Yules asal Sulawesi Selatan resmi dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2020 pada malam p...
Zahra Amalina, duta pariwisata spa pertama di Indonesia
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:00 WIB
Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, salah satunya adalah di industri sp...
Sosok Apriyani Rahayu, anak desa yang mengharumkan nama bangsa
Senin, 20 Januari 2020 - 12:53 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses meraih gelar juara di Indon...
Naila Novaranti, wanita pertama Indonesia yang menaklukan tujuh benua dengan terjun payung
Senin, 30 Desember 2019 - 11:55 WIB
Penerjun payung dunia dari Indonesia, Naila Novaranti berhasil menaklukan benua Antartika pada 5 Des...
Profil Albertina Ho, Srikandi Hukum yang menjadi Dewan Pengawas KPK
Senin, 23 Desember 2019 - 12:18 WIB
Dewan pengawas yang terdiri dari lima orang merupakan struktur baru di KPK. Ketua dan anggota dewan ...
Sosok Lili Pintauli Siregar, Pimpinan KPK yang baru
Jumat, 20 Desember 2019 - 17:57 WIB
Presiden Joko Widodo telah melantik lima orang Pimpinan KPK baru untuk periode 2019-2023 pada Jumat,...
Hasniah, perempuan difabel rungu yang mahir merias
Jumat, 06 Desember 2019 - 10:37 WIB
Perempuan memang tidak bisa dipisahkan dari dunia kecantikan. Demikian pula dengan Hasniah. Saat mel...
Profil Emma Sri Martini, Direktur Keuangan Pertamina yang baru
Rabu, 27 November 2019 - 11:14 WIB
Emma Sri Martini resmi ditunjuk menjadi Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) oleh Menteri BUMN, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV