Twitter temukan kerentanan keamanan pada aplikasi Android
Elshinta
Minggu, 22 Desember 2019 - 13:49 WIB |
Twitter temukan kerentanan keamanan pada aplikasi Android
Sumber Foto: https://tcrn.ch/2SjcoOf

Elshinta.com - Twitter mengatakan baru-baru ini telah menemukan dan memperbaiki masalah kerentanan keamanan dalam Twitter untuk Andorid.

Celah keamanan tersebut memungkinkan orang lain melihat informasi akun nonpublik atau mengontrol akun pengguna, seperti mengirim cuitan atau pesan langsung.

“Sebelum perbaikan, melalui proses rumit yang melibatkan penyisipan kode berbahaya ke area penyimpanan terbatas pada aplikasi Twitter, orang dengan niatan buruk dapat mengakses informasi (misalnya, Pesan Langsung, Tweet yang dilindungi, informasi lokasi) dari aplikasi,” ujar Twitter di situs web privasi miliknya.

“Kami tidak memiliki bukti bahwa kode jahat dimasukkan ke dalam aplikasi atau bahwa kerentanan ini dieksploitasi, tetapi kami tidak dapat sepenuhnya yakin sehingga kami mengambil langkah ekstra,” lanjut Twitter.

Twitter telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki masalah ini dan secara langsung memberi tahu orang-orang yang mungkin telah terkena dampak dari kerentanan ini, baik melalui aplikasi Twitter, atau melalui email, dengan instruksi khusus untuk menjaga mereka tetap aman.

Instruksi tersebut bervariasi berdasarkan versi Android dan Twitter untuk Android yang digunakan pengguna. Twitter menyarankan agar pengguna segera mengikuti instruksi tersebut.

Pengguna lain dapat memperbarui aplikasi Twitter untuk Android mereka ke versi terbaru. Sementara itu, masalah kerentanan ini tidak memengaruhi apalikasi Twitter untuk iOS.

“Kami mohon maaf atas terjadinya hal ini, dan akan terus menjaga keamanan informasi Anda di Twitter. Anda dapat menghubungi Kantor Perlindungan Data kami untuk meminta informasi mengenai keamanan akun Anda,” tambah Twitter, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp bakal bisa digunakan di empat perangkat sekaligus
Senin, 21 September 2020 - 11:13 WIB
WhatsApp dilaporkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan akun yang sama dapat digunakan...
Trump izinkan TikTok terus beroperasi di AS
Senin, 21 September 2020 - 09:48 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendukung kesepakatan yang akan memungkinkan TikTok untuk teru...
TikTok protes soal ancaman blokir di AS
Sabtu, 19 September 2020 - 15:52 WIB
TikTok dan perusahaan induk ByteDance Ltd meminta pengadilan Amerika Serikat melarang pemerintah neg...
Facebook gabungkan Messenger dan Instagram di aplikasi baru untuk UKM
Jumat, 18 September 2020 - 11:26 WIB
Facebook meluncurkan aplikasi baru yang memungkinkan pemilik usaha kecil mengelola halaman dan profi...
Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Minggu, 06 September 2020 - 14:50 WIB
Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu me...
Enam kerentanan WhatsApp diungkap
Jumat, 04 September 2020 - 16:59 WIB
Layanan pesan milik Facebook, WhatsApp, mengungkap enam kerentanan yang sebelumnya tidak pernah diun...
Google upayakan kinerja Chrome 10 persen lebih cepat
Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:24 WIB
Google meningkatkan kinerja tab di Chrome, dan perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan hingg...
Facebook dan Snap berencana akuisisi saingan TikTok, Dubsmash?
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:08 WIB
Facebook dan pemilik Snapchat, Snap, dilaporkan sempat mengadakan pembicaraan untuk mengakuisisi Dub...
Twitter uji coba pisahkan `retweet` dengan `quote tweet`
Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Twitter sedang melakukan uji coba penghitungan quote tweet yang sebelumnya dikenal dengan retweet de...
Facebook izinkan karyawan bekerja dari rumah hingga Juli 2021
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:54 WIB
Facebook akan mengizinkan karyawan untuk bekerja dari rumah hingga Juli 2021 karena pandemi COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV