Tips sukses bisnis franchise: Jangan jadikan sampingan!
Elshinta
Senin, 23 Desember 2019 - 10:59 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Tips sukses bisnis franchise: Jangan jadikan sampingan!
Ilustrasi. Sumber: istimewa

Elshinta.com - Berbisnis dengan sistem franchise hampir sama dengan berbisnis sendiri. Yaitu Anda perlu bekerja dengan “kedua belah tangan Anda” dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dilansir eMajels, yang membedakan dengan berbisnis sendiri adalah bahwa bisnis milik Anda tersebut memakai brand/merk dan sistem milik franchisor yang sudah punya nama. Nah, karena memakai kekayaan intelektual franchisor (brand dan sistem), sebagai imbalannya anda membayar royalty fee kepada franchisor.

Dari hasil pembayaran royalty, brand yang Anda pakai tersebut akan selalu dijaga dan dipromosikan oleh franchisor, sehingga Anda tidak perlu ikut serta memopulerkan brand yang “dipinjamkan.”

Anda hanya wajib mengikuti aturan main serta ketentuan mengenai tatacara pemakaian brand dan sistem. Anda juga seperti memiliki konsultan bisnis, yaitu franchisor, yang akan selalu membantu memonitor progres kerja Anda.

Hal lain, Anda juga membayar franchise fee (initial fee atau one time fee) ketika bergabung dalam jaringan bisnis franchisor. Franchise fee kira-kira merupakan imbalan atas willingness dari pemilik bisnis awal (franchisor) untuk berbagi “pasar” serta memberikan pelatihan cara menjalankan bisnis yang telah dikuasainya tersebut.

Jadi, bila Anda memilih berbisnis secara franchising, fokus Anda adalah berganti penghasilan. Franchising bukanlah merupakan bisnis sampingan. Bila Anda bermaksud untuk mencari bisnis sampingan, yaitu sebagai penambah penghasilan, maka franchising tidak tepat dijadikan pilihan.

Untuk menambah penghasilan, paling mudah dan relatif aman adalah deposito. Yang mungkin paling berisiko adalah menjadi investor. Tapi Anda tidak perlu ikut bekerja.

Sedangkan dalam franchising, Anda wajib meluangkan waktu dan tenaga. Suksesnya sebuah bisnis yang dijalankan secara franchising adalah karena Andalah operatornya. Anda berbagi peran dengan franchisor. Peran dari franchisor adalah menghilangkan proses “trial and error” dalam berbisnis.

Caranya adalah dengan meminjamkan brand yang selalu dipromosikan dan telah dikenal oleh calon konsumen. Peran lain adalah mengajarkan konsep bisnis yang telah terbukti sukses, meminjamkan bisnis model yang memiliki keunikan tertentu, melatih Anda dan karyawan dengan standar kerja yang jelas prosedur kerjanya. Juga memberikan saran-saran perbaikan.

Sedangkan peran Anda hanyalah menjalankan bisnis secara sungguh-sungguh sesuai dengan apa yang telah diajarkan (dan diperjanjikan) serta mengikuti saran dari franchisor.

Saran lain, pilihlah bisnis yang sesuai minat Anda. Jangan pilih bisnis yang kata orang menguntungkan dan atau cepat kembali modal. Karena, bila bisnis tersebut sesuai dengan minat Anda, lambatnya perkembangan bisnis akan menjadi tantangan yang sangat menarik bagi Anda.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Jumat, 06 Maret 2020 - 09:58 WIB
Pengertian tanpa modal itu maksudnya bisnis awal dijalani dengan biaya yang sangat minim. Demikian m...
Menjalankan bisnis teman, tapi masih ragu? Jangan, ini tips mengatasinya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 10:25 WIB
Berbisnis itu adalah soal kepercayaan baik pada diri Anda maupun pada bisnis tersebut. Jadi Anda mem...
Mau sukses jalankan bisnis franchise? Baca dulu tips ini…
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:46 WIB
Bisnis franchise menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang. Untuk bisa sukses di bisnis ini, baga...
Dibanding bisnis sendiri, berapa persen tingkat keberhasilan bisnis franchising?
Rabu, 12 Februari 2020 - 11:30 WIB
Apakah sebuah bisnis yang dipasarkan secara sistem franchise bisa meraih kesuksesan seperti membuka ...
4 tips menjadi franchisor sukses, apa saja?
Selasa, 11 Februari 2020 - 15:33 WIB
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila usaha Anda hendak di-franchise-kan sehingga tidak m...
Apa sih pertanda bisnis Anda maju? Ini jawabannya...
Jumat, 31 Januari 2020 - 09:55 WIB
Bisnis yang maju dan besar sebenarnya berasal dari kecepatan mengelola pasar yang memungkinkan baik ...
2020, bagaimana prospek bisnis pakaian?
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:48 WIB
Bisnis pakaian memang tak pernah lesu. Para pelaku di industry ini selalu bertumbuh, terlebih di mus...
Jangan waralabakan bisnis, bila Anda belum penuhi syarat ini
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:26 WIB
Syarat bila ingin mewaralabakan usaha adalah bisnis Anda telah “sukses.” Artinya Anda telah paha...
Brand franchise yang Anda pilih baik atau buruk? Selidiki tiga hal ini…
Jumat, 10 Januari 2020 - 11:14 WIB
Konsultan franchise Royandi Junus menjelaskan soal ini. Pertama, pastikan bahwa Anda memang memiliki...
Menjual franchise ke pihak ketiga, bisakah? Ini penjelasannya
Senin, 06 Januari 2020 - 11:06 WIB
Umumnya, bila seorang franchisee ingin menjual bisnis yang sudah dimiliki kepada pihak ketiga, tidak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV