Satgas Yonif 411 Kostrad dan Polsek Onggaya gerebek tempat pembuatan miras di Kuler
Elshinta
Senin, 23 Desember 2019 - 18:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Satgas Yonif 411 Kostrad dan Polsek Onggaya gerebek tempat pembuatan miras di Kuler
Satgas Yonif 411 Kostrad dan Polsek Onggaya gerebek tempat pembuatan miras di Kuler. Foto: Puspen TNI/elshinta.com.

Elshinta.com - Dalam kegiatan patroli bersama, Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos Kuler dan Polsek Onggaya melakukan penggrebekan tempat pembuatan minuman keras (miras) lokal jenis Sopi, bertempat di Kampung Kuler, Distrik Nuakenjerai, Kabupaten Merauke.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., di Distrik Eligobel, Merauke, Papua, Minggu (22/12) menyampaikan bahwa Pos Kuler yang dipimpin oleh Danki Satgas Lettu Inf Aprianto Trianggoro Putro, S.T.Han, dan 7 anggotanya dengan Polsek Onggaya yang dipimpin langsung Kapolsek Onggaya Iptu Polikarpus Ulukyanan, beserta 11 orang anggotanya melaksanakan Patroli Bersama.

Dalam patroli bersama yang berlangsung Jumat (20/12) siang, jam 09.00-12.00 WIT, tim partoli gabungan berhasil melakukan penggrebekan di dua tempat pembuatan miras lokal jenis (Sopi) milik warga berinisial YN (45), MK (60), WF (45) dan satu tempat sudah ditinggal kabur pemiliknya.

“Dari hasil patroli bersama yang dilaksanakan dalam rangka menciptakan keamanan dan kenyamanan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, personel gabungan berhasil mengamankan 30 liter Sopi siap jual, 200 liter Sopi dalam proses atau Sagero dan 2 unit alat penyulingan Sopi yang langsung dimusnahkan di tempat,” kata Dansatgas dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (23/12). 

Sementara itu Kapolsek Onggaya Iptu Polikarpus Ulukyanan mengatakan, penggrebekan ini dilakukan sebagai peringatan keras dan langkah cepat dalam mencegah maraknya peredaran miras lokal (sopi) yang memiliki dampak negatif serta dapat mengakibatkan terjadinya keributan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman dari Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang selalu membantu kami dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Distrik Naukenjerai khususnya, ini semua merupakan salah satu wujud sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan diperbatasan RI-PNG,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Tangerang akan berantas peredaran narkoba
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:55 WIB
Terjadi pengendalian narkoba dari dalam lapas, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat prihatin dan me...
Nekat tanam ganja di rumahnya, lelaki ini ditangkap Polrestro Depok
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:14 WIB
RW (30) seorang lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir ditangkap anggota Satres Narkoba...
Polisi sebut kekerasan anak dibawah umur di Buton meningkat
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:57 WIB
Kepolisian Resor Buton, Sulawesi Tenggara menyebut kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di wil...
Polsek Cibinong selidiki kasus curas di toko swalayan
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:35 WIB
Bermula dengan adanya Laporan Polisi dari Masyarakat terkait kejadian tindak pidana curas (pencurian...
Kasus perundungan siswa, polisi masih tetapkan dua tersangka
Kamis, 20 Februari 2020 - 06:47 WIB
Polisi masih bersikukuh menetapkan dua orang pelaku masing-masing berinisial Ws dan Rk sebagai pelak...
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas P