Ratusan ribu wisatawan padati objek wisata di Gunung Kidul
Elshinta
Kamis, 26 Desember 2019 - 07:12 WIB |
Ratusan ribu wisatawan padati objek wisata di Gunung Kidul
Sumber Foto: https://bit.ly/2ZpA31l

Elshinta.com - Sebanyak 145.755 wisatawan memadati seluruh objek wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama libur Natal 2019.

Demikian disampaikan Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Partono di Gunung Kidul, Rabu (25/12). 

Partono mengatakan selama lima hari dari Sabtu (21/12) hingga Rabu (25/12), jumlah wisatawan yang berkunjung di seluruh objek wisata sebanyak 145.755 orang.

Adapun rincian kunjungan wisatawan selama libur Natal, yakni Sabtu (21/12) sebanyak 17.234 orang, Minggu (22/12) sebanyak 35.826 orang, Senin (23/12) sebanyak 23.463 orang, Selasa (24/12) sebanyak 30.666 orang dan Rabu (25/12) sebanyak 38.566 orang. "Seluruh objek wisata di Gunung Kidul dikunjungi wisatawan, tapi mayoritas memadati objek wisata pantai," kata Partono.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, jumlah wisatawan di pantai mereta dari Pantai Baron sampai Pok Tunggal. "Wisata pantai Pantai Baron sampai Pok Tunggal sangat banyak dikunjungi wisatawan karena lengkap dengan fasilitas," katanya.

Namun demikian, Partono mengatakan wisata pantai yang ada di sisi barat, di Kecamatan Panggang dan Saptosari tetap banyak dikunjungi wisatawan, seperti di Pantai Ngobaran dan Pantai Gesing. "Berdasarkan data yang masuk, jumlah wisatawan yang masuk sedikitnya 8.000 orang. Meski objek wisata pantai baru, sudah banyak pengunjung yang datang," katanya.

Sementara itu, Koordinator SAR Linmas Wilayah II Gunung Kidul Marjono mengatakan dua pantai yang terlihat tumpukan pengunjung yakni Pantai Ngrawe dan Pantai Kukup.

Kendati kondisi ombak di pantai selatan tergolong landai, namun ia mengimbau wisatawan yang berkunjung ke pantai selalu memperhatikan area rip current. Area ini sangat berbahaya karena terbentuk akibat arus datang tegak lurus garis pantai dan menemui garis pantai yang melengkung. Biasanya, arus ini dapat menyeret seseorang yang sedang berenang di pantai.

"Kami mengimbau kepada wisatawan agar melihat rip current, hendaknya jika ingin berenang tanya dulu sama petugas SAR maupun pedagang sekitar bibir pantai,” imbaunya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budaya patuh terhadap new normal untuk berwisata sehat
Jumat, 18 September 2020 - 14:05 WIB
Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Bali karena pandemi berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali...
PSBB, wisata Kepulauan Seribu ditutup sementara
Kamis, 17 September 2020 - 19:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta resmi menutup sementara wisata di wilaya...
Ancol kembali tutup sementara mulai 14 September
Jumat, 11 September 2020 - 21:47 WIB
Manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan menutup sementara kawasan wisata pantai, Dunia Fantasi (Dufan...
Wisata Candi Bajang Ratu kembali dibuka, wisatawan pun berdatangan
Kamis, 10 September 2020 - 21:56 WIB
Pandemi virus Covid-19 membuat beberapa destinasi wisata terpaksa ditutup sementara. Tidak terkecual...
Disparbud Langkat ajak kerjasama PTPN-2 kembangkan prasarana destinasi wisata
Kamis, 10 September 2020 - 14:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyambangi kantor Di...
Wisman ke Indonesia per Juli 2020 mencapai 159,76 ribu orang
Selasa, 01 September 2020 - 18:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indon...
Bendungan Rentang Majalengka jadi tempat wisata favorit keluarga
Senin, 31 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Salah satu bendungan raksasa yang terletak di kawasan utara Majalengka tepatnya di Dusun Rentang, De...
Tingkatkan daya tarik wisata, Kemenparekraf  gelar gerakan BISA di Lumajang
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:19 WIB
Program Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) yang digulirkan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk ...
Wisatawan tanpa masker dan sakit dilarang masuk Gunung Bromo
Jumat, 28 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugen...
Cara aman berwisata di masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:16 WIB
Wajar bila Anda merasa ingin berjalan-jalan dan berwisata di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AK...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV