Jasad bayi dalam kardus gegerkan warga Bekasi
Elshinta
Kamis, 26 Desember 2019 - 08:46 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Jasad bayi dalam kardus gegerkan warga Bekasi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ZqJkWB

Elshinta.com - Jasad bayi masih dengan tali pusat menempel gegerkan warga Jalan Raya Kalimalang, Kampung Cibatu, RT 09 RW 05, Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/12). 

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan warga yang sedang memancing belut di sekitar lokasi, tepatnya di depan Adimix. Jasad dibungkus sehelai kain putih dan dimasukkan ke sebuah kardus. Masih terdapat bercak darah pada mayat bayi laki-laki itu.
 
“Kira-kira jam 12 siang. Lagi mancing, saya lihat kardus ada bercak darahnya gitu. Saya panggil teman saya, sama-sama buka kardusnya. Kaget ada bayi di dalamnya dibungkus kain putih,” kata Nana (42), penemu mayat bayi tersebut, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri. 

Nana bersama temannya kemudian melaporkan penemuan mayat bayi itu ke Polsek Cikarang Selatan. Dari hasil identifikasi yang dilakukan petugas, bayi tersebut diduga sengaja dibuang usai dilahirkan.

“Korban diperkirakan sudah dibuang lebih dari 12 jam setelah dilahirkan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi.

Jasad bayi itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk keperluan visum. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sehelai kain putih, tali tambang warna kuning untuk mengikat kain, dan sebuah kardus coklat.

“Kita juga bekerja sama dengan RT/RW setempat untuk mencari tahu kemungkinan adanya warga yang sedang hamil, tapi tiba-tiba perutnya kempis tanpa ada bayi,” kata AKP Sunardi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas Pengamanan perbatasan Yonif Raider 641/Beruang yang berjaga di Pos Komando taktis kemba...
BNN ungkap peredaran 60.000 ekstasi dan 10 kg sabu-sabu dari Malaysia
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:25 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai Dumai mengungkap peredaran 60.000 pi...
Polisi tangkap pedagang kosmetik ilegal omset miliaran di Depok
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:46 WIB
Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku memproduksi kosmetik ilegal memiliki hasil penjualan menc...
Ngeri, klinik aborsi di Jakpus hancurkan 903 janin dengan bahan kimia
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:46 WIB
Polisi memastikan klinik aborsi di Senen, Jakarta Pusat, membuang 903 janin hasil aborsi ke dalam se...
Polres Bintan gagalkan pengiriman 39 TKI ilegal ke Malaysia
Selasa, 18 Februari 2020 - 06:58 WIB
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan berhasil menggagalkan upaya pengiriman 39 TK...
Perampok bacok penjaga warung di Depok
Sabtu, 15 Februari 2020 - 11:27 WIB
Sebanyak lima perampok dengan penutup wajah dengan helm dan topeng  menyerang Hadi Sunoto (45) seor...
Polisi ungkap klinik aborsi ilegal untung Rp5,5 miliar
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:57 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan praktik aborsi berked...
KPAI minta warganet stop penyebaran video kekerasan terhadap anak
Jumat, 14 Februari 2020 - 16:18 WIB
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta warganet untuk tidak menyebarkan video kekerasan t...
Begal sadis beraksi di Bekasi, polisi buru 3 pelaku
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:47 WIB
Jajaran Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota memburu tiga orang begal yang beraksi di Jalan Bintarajay...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)