Petir menyambar Musala Waduk Jatiluhur, dua orang meninggal
Elshinta
Sabtu, 28 Desember 2019 - 09:19 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Petir menyambar Musala Waduk Jatiluhur, dua orang meninggal
Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dua jemaah huruz meninggal dunia di kolam apung Zona II Waduk Ir. H Juanda Jatiluhur, Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, akibat tersambar petir, Jumat (27/12). Sementara seorang jemaah lainnya mengalami luka-luka. Semua korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih.

Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Sabtu (28/12) melaporkan, korban meninggal dunia, antara lain Sulryanto (40), warga Riau Rokanhulu; dan Sutejo (54) warga Riau Pekanbaru. Sedangkan korban luka atas nama Hamjah (53), warga Pare-Pare, Sulsel. 

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi saat tujuh jemaah Huruz pimpinan Suryanto yang sebelumnya beri'tikaf di Masjid Al Ikhlas, Kampung Servis, Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, berangkat menggunakan perahu ke Musala Ar Rahman yang berada di Zona II (KJA) waduk Ir H Juanda Jatiluhur. Keberangkatan mereka itu atas undangan dari pemilik kolam terapung yaitu Enjang.

Saat sudah berada di Musala kolam terapung, mereka pun kemudian berkumpul untuk bermusyawarah. Disaat yang bersamaan hujan turun disertai petir. Tiba-tiba saja petir menyambar mereka yang sedang berkumpul. Akibatnya tujuh orang yang berada di dalam musala terpental. 

Dua korban meninggal dunia di lokasi dengan luka bakar pada kepala dan dada. Semua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Bayu Asih, Purwakarta.

Ditambahkan Handreas atas laporan tersebut, anggotanya dari tim identifikasi langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tim pencarian nelayan hilang terhambat gelombang pasang
Senin, 24 Februari 2020 - 08:25 WIB
Tim pencarian nelayan hilang di perairan Laut Rebo pada Minggu malam (23/2), Kabupaten Bangka, Provi...
BPBD Bangka lakukan pencarian nelayan hilang di perairan Laut Rebo
Senin, 24 Februari 2020 - 07:58 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mel...
Satu lagi korban insiden kecelakaan sungai SMPN 1 Turi ditemukan
Minggu, 23 Februari 2020 - 08:13 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan s...
Pemerintah akan santuni keluarga siswa SMPN 1 Turi yang meninggal
Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:41 WIB
Kementerian Sosial akan menyantuni keluarga siswa SMPN 1 Turi yang meninggal dunia akibat kecelakaan...
Polda DIY periksa enam orang terkait insiden ratusan siswa hanyut
Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:15 WIB
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta memeriksa enam orang yang dianggap terlibat dalam kegiatan sus...
Basarnas: Korban meninggal hanyut di Sungai Sempor menjadi 8 orang
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:55 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menyatakan jumlah korban yang ditemuk...
Ganjar sampaikan duka untuk ratusan pelajar SMPN 1 Turi
Sabtu, 22 Februari 2020 - 09:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa nahas yang m...
Polda DIY akan periksa insiden ratusan siswa SMPN 1 Turi hanyut
Sabtu, 22 Februari 2020 - 09:29 WIB
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan pemeriksaan atas insiden hanyut ratusan siswa-s...
Ratusan siswa SMPN 1 Turi terseret banjir Sungai Sempor
Jumat, 21 Februari 2020 - 18:07 WIB
Ratusan siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, ...
Puluhan rumah warga Gunungsitoli rusak akibat puting beliung
Rabu, 19 Februari 2020 - 14:15 WIB
Puluhan rumah warga di Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara rusak akibat terjangan puting beli...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)