Enam narapidana narkoba kabur dari LP Doyo
Elshinta
Sabtu, 28 Desember 2019 - 16:56 WIB |
Enam narapidana narkoba kabur dari LP Doyo
Sumber Foto: https://bit.ly/2Q16dgi

Elshinta.com - Enam narapidana narkoba kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika Doyo, Kabupaten Jayapura, Papua, setelah menjebol teralis kamar tahanannya, Sabtu (28/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT.

"Memang benar ada enam tahanan yang kabur setelah menjebol teralis di kamar tahanannya dengan menggunakan gergaji," kata Kepala LP Narkotika Doyo Basuki Wijoyo di Jayapura, seperti dikutip Antara.

Menurut dia, enam narapidana (napi) yang kabur yaitu Aholia Basna, Bryan Apo warga negara Papua Nugini (PNG), Hendrik Kawara (PNG), Nora Nawipa, Jhon Thomas (PNG), dan Boy Ataha alias Otto Inggiruhi. "Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Jayapura," kata Basuki.

Ia mengatakan, tiga napi warga negara PNG yang kabur itu baru menjalani hukuman sekitar setahun. Masa hukuman yang dijatuhkan kepada mereka 5-7 tahun.

"Sebetulnya ada tujuh napi yang hendak kabur namun seorang napi tidak berhasil kabur karena tali yang digunakan putus. Dari pengakuan napi yang tidak berhasil melarikan diri terungkap gergaji yang digunakan didapat dari warga yang melempar dari luar LP," kata Basuki.

Ia memastikan tidak ada sipir penjara atau petugas yang terlibat. "Dari enam napi yang kabur, dua di antaranya residivis kasus narkoba yakni Bryan Apo (PNG) dan Boy Ataha alias Otto Inggiruhi. Mereka menghuni blok Nuri lantai dasar kamar 2 dengan jumlah penghuni di blok itu seluruhnya 17 orang," katanya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Melawan saat ditangkap, Densus 88 tembak terduga teroris Sukoharjo
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:29 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan terduga teroris MJI alias IA (22) d...
PWI Kaltara kutuk tindakan pembunuhan editor Metro TV
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:39 WIB
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara mengutuk pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo...
Polisi pastikan editor Metro TV tewas dibunuh
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:16 WIB
Polisi memastikan editor Metro TV Yodi Prabowo tewas dibunuh berdasarkan petunjuk kejadian berupa lu...
Polisi kerahkan anjing pelacak untuk ungkap pembunuhan editor Metro TV
Sabtu, 11 Juli 2020 - 15:29 WIB
Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap editor Metro TV Yodi Pr...
305 anak di bawah umur jadi korban eksploitasi dengan iming-iming jadi model
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:56 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak di bawah umur yang dilakukan...
Polisi ungkap jaringan peredaran uang palsu di Bogor
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:56 WIB
Polres Bogor berhasil mengungkap jaringan pencetak dan pengedar uang palsu dalam bentuk dolar dan ru...
Polresta Malang Kota tangkap remaja jaringan pengedar narkoba
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:26 WIB
Satreskoba Polresta Malang Kota menangkap tiga pengedar narkoba di wilayah Kota Malang. Mereka adala...
Kapolda Jambi perintahkan tindak tegas perampok bersenpi
Rabu, 08 Juli 2020 - 12:16 WIB
Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi memerintahkan anggotanya untuk...
Bareskrim Polri ringkus peretas ribuan situs
Selasa, 07 Juli 2020 - 21:13 WIB
Dittipidsiber Bareskrim Polri mengamankan satu orang pelaku berinisial ADC (24). Ia melakukan pereta...
Tanam ganja, 2 tahun panen 4 kali, lalu diciduk polisi 
Senin, 06 Juli 2020 - 19:37 WIB
Berdalih hemat dan tak mampu membeli narkotika jenis ganja, JS (37), warga Desa Taman Ksatrian, Keca...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV