Kapoldasu diharapkan segera ungkap kasus dugaan pembunuhan hakim PN Medan
Elshinta
Selasa, 31 Desember 2019 - 13:26 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kapoldasu diharapkan segera ungkap kasus dugaan pembunuhan hakim PN Medan
Foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kapoldasu yang baru dilantik, Irjen Pol Martuani Sormin diharapkan sesegera mungkin bisa mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap hakim PN Medan Jamaluddin SH,MH, korban yang juga menjabat Humas PN Medan itu ditemukan tewas di lantai jok belakang kemudi mobilnya, Jumat (29/11) di areal perkebunan kelapa sawit Dusun II Namo Bintang Desa Sukadame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Harapan itu disampaikan advokat dikenal kritis asal Medan Hasrul Benny Harahap, Selasa (31/12), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

"Publik masih menantikan pengungkapan kasusnya. Hal itu juga juga merupakan 'PR' bagi Poldasu dan jajarannya agar sesegera mungkin mengungkap kasus kematian hakim Jamaludin tersebut," tegasnya.

Alumnus Fakultas Hukum USU Medan itu juga optimis Kapoldasu yang baru dilantik, Martuani Sormin akan bertindak profesional dan proporsional mengungkap teka-teki seputar kasus kematian hakim Jamuddin.

Termasuk untuk menjawab rumor panas yang sempat berseliwiran di tengah-tengah publik. Di antaranya tentang dugaan adanya 'otak' pelaku tewasnya hakim dikenal humoris tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus perundungan siswa, polisi masih tetapkan dua tersangka
Kamis, 20 Februari 2020 - 06:47 WIB
Polisi masih bersikukuh menetapkan dua orang pelaku masing-masing berinisial Ws dan Rk sebagai pelak...
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas Pengamanan perbatasan Yonif Raider 641/Beruang yang berjaga di Pos Komando taktis kemba...
BNN ungkap peredaran 60.000 ekstasi dan 10 kg sabu-sabu dari Malaysia
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:25 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai Dumai mengungkap peredaran 60.000 pi...
Polisi tangkap pedagang kosmetik ilegal omset miliaran di Depok
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:46 WIB
Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku memproduksi kosmetik ilegal memiliki hasil penjualan menc...
Ngeri, klinik aborsi di Jakpus hancurkan 903 janin dengan bahan kimia
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:46 WIB
Polisi memastikan klinik aborsi di Senen, Jakarta Pusat, membuang 903 janin hasil aborsi ke dalam se...
Polres Bintan gagalkan pengiriman 39 TKI ilegal ke Malaysia
Selasa, 18 Februari 2020 - 06:58 WIB
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan berhasil menggagalkan upaya pengiriman 39 TK...
Perampok bacok penjaga warung di Depok
Sabtu, 15 Februari 2020 - 11:27 WIB
Sebanyak lima perampok dengan penutup wajah dengan helm dan topeng  menyerang Hadi Sunoto (45) seor...
Polisi ungkap klinik aborsi ilegal untung Rp5,5 miliar
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:57 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan praktik aborsi berked...
KPAI minta warganet stop penyebaran video kekerasan terhadap anak
Jumat, 14 Februari 2020 - 16:18 WIB
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta warganet untuk tidak menyebarkan video kekerasan t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)