Waspadai hal ini saat banjir agar tak sebabkan Anda sakit
Elshinta
Rabu, 01 Januari 2020 - 18:56 WIB |
Waspadai hal ini saat banjir agar tak sebabkan Anda sakit
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Anda yang menghadapi banjir di awal tahun 2020 ini, ketimbang menggerutu mungkin bisa mewaspadai sejumlah hal termasuk penyakit yang bisa muncul. Anda bisa melakukan upaya pencegahan sehingga risiko sakit bisa turun.

Penyakit yang bisa muncul

Air banjir berisiko tinggi mengandung bakteri, virus, parasit yang bisa menginfeksi mulut, mata dan kulit, menurut dokter dari Johns Hopkins University Center for Health Security, Amesh Adalja, MD seperti dilansir Antara dari laman Health.com.

Cryptosporidium, Giardia, E. coli dan salmonella adalah beberapa contoh bakteri yang terkandung di air banjir dan menyebabkan masalah seperti diare.

Penyakit leptospirosis, salah satu yang juga perlu diwaspadai. Penyakit ini disebarkan oleh urin tikus dan menjadi masalah besar untuk mereka yang kebanjiran.

Ahli kesehatan juga mengingatkan risiko kolera dan demam tifus akibat air banjir yang terkontaminasi bakteri dan hepatitis A yang secara spesifik bisa muncul di wilayah banjir.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan risiko hipotermia terutama pada anak-anak yang terjebak di wilayah banjir dalam periode yang cukup lama, lalu infeksi saluran pernapasan.

Masalah lainnya, banjir bisa mendatangkan nyamuk. Makhluk ini bisa berkembang biak di serpihan atau semua yang bisa menjadi wadah di atas genangan air banjir. Namun, nyamuk-nyamuk ini akan pergi seiring air surut.

Apa yang bisa dilakukan untuk turunkan risiko sakit?

Kalau Anda terlanjur terpapar air banjir, usahakanlah membersihkan organ tubuh dengan air bersih dan sabun secepat yang Anda bisa. Jika tak ada air bersih dan sabun, Anda bisa menggunakan hand sanitizer, seperti disebutkan dalam laman CDC.

Bagi yang memiliki bekas luka belum pulih, sebaiknya tutup luka dengan perban atau penutup luka. Membiarkan luka yang belum pulih terbuka, bisa berisiko memunculkan infeksi.

Kalaupun ingin membiarkannya tetap terbuka, pastikan menjaga kebersihannya. Cuci luka dengan sabun dan air bersih.

Selain itu, jika bisa cuci pakaian yang terkontaminasi air banjir menggunakan air panas dan deterjen sebelum memakainya kembali.

Jika Anda mengalami demam atau tanda-tanda infeksi, segeralah berkonsultasi dengan dokter secepat yang Anda bisa. Lakukan perilaku hidup bersih, pastikan mengonsumsi air yang direbus.

Kalau harus menerobos banjir, sebaiknya lengkapi diri dengan mengenakan sepatu boot karet dan sarung tangan karet. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gangguan tidur yang tidak boleh diabaikan
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:06 WIB
Gangguan tidur adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak secara teratur, sayang...
Sering merasa ingin buang air sampai rumah? Ini kata dokter
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:49 WIB
Apakah Anda termasuk orang yang sering ingin buang air kecil begitu tiba di rumah? Jika ya, ahli kes...
Sistem kesehatan Indonesia dinilai bekerja baik hadapi COVID-19
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:59 WIB
Sistem kesehatan nasional Indonesia sejauh ini sudah bekerja dengan baik menghadapi wabah seperti CO...
Rajin latihan fisik masih bisa kena serangan jantung? Ini penjelasannya
Rabu, 19 Februari 2020 - 16:46 WIB
Meninggalnya selebritas Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) karena serangan jantung memunculkan tanya...
Kota-kota di Tiongkok cari sumbangan darah akibat corona
Rabu, 19 Februari 2020 - 12:35 WIB
Beberapa kota Tiongkok mengumumkan kekurangan persediaan darah untuk keperluan klinik segera terjadi...
Kejari Langkat dan Diskominfo sosialisasi bahaya narkoba di sekolah
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:27 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat  bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Langkat ma...
Tiongkok laporkan 1.749 kasus baru infeksi corona hingga 18 Februari 
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:07 WIB
Tiongkok daratan melaporkan 1.749 kasus baru infeksi corona pada Selasa (18/2), kata Komisi Kesehata...
Jepang siap bantu jika Indonesia berencana pulangkan 78 warganya
Rabu, 19 Februari 2020 - 06:18 WIB
Pemerintah Jepang siap membantu proses pemulangan 78 warga negara Indonesia (WNI) yang berada dalam ...
Dokter: Radioaktif bisa sebabkan kanker
Selasa, 18 Februari 2020 - 11:26 WIB
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam mengatakan zat radioakt...
Yang perlu dilakukan usai selamat dari serangan jantung
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:37 WIB
Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 86 persen orang akan selamat dari serangan jantung pertama. L...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)